Reaksi KPU saat Caleg Nasdem yang ‘Kalahkan’Victor Laiskodat Mendadak Mundur

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 13 Maret 2024
Reaksi KPU saat Caleg Nasdem yang ‘Kalahkan’Victor Laiskodat Mendadak Mundur

August Mellaz. (Foto: dok KPU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hasil rekapitulasi perolehan suara Pileg 2024 menunjukan perolehan suara Caleg partai Nasdem dapil NTT Ratu Wulla Talu mengungguli rekan se-partainya Victor Laiskodat, yakni 76.331 suara.

Sementara itu, mantan Gubernur NTT itu mengumpulkan 65.359 suara atau terpaut 10.972 suara dari Ratu Wulla Talu.

Baca juga:

23 Nama Caleg PKS dari Jakarta yang Jadi Anggota Dewan

Namun, Ratu Wulla Talu mendadak mundur dari pencalonannya. Hal ini terungkap dari saksi Partai Nasdem saat rapat pleno rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024 di KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/3).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menindaklanjuti surat pengunduran diri itu.

Anggota KPU August Mellaz menjelaskan bahwa surat yang ditujukan kepada Ketua KPU itu akan dikaji terlebih dahulu, sementara proses rekapitulasi nasional tetap berjalan.

"Surat itu ditujukan kepada Ketua KPU tentu akan kami kaji, tetapi tidak dalam rangka mengubah posisi pleno rekap," ujar Mellaz saat dijumpai wartawan di Jakarta, Rabu (13/3).

Menurut dia, KPU bertugas memastikan bahwa hasil pemilu di satu provinsi yang merupakan rekapitulasi berjenjang dari tingkat kecamatan sampai tingkat provinsi untuk kemudian dihitung di tingkat nasional.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA] Caleg Gagal Antre di Rumah Sakit Jiwa

Mellaz menjelaskan bahwa seluruh proses perhitungan suara dapat diakses oleh publik, sehingga masyarakat dapat melihat secara langsung dan diawasi sejumlah pihak meliputi Bawaslu dan saksi dari peserta pemilu baik Pilpres ataupun Pileg.

"Nanti akan semua kehitung dan itu disaksikan oleh saksi dari partai politik, dari peserta pemilu termasuk juga pengawas pemilu," terangnya.

Ia menambahkan bahwa rekapitulasi suara nasional disiarkan secara langsung, sehingga dapat langsung dilihat oleh publik.

Apabila ada masalah dalam perhitungan suara di level daerah, maka masyarakat dapat melihat penyelesaiannya melalui prosedur yang ditetapkan.

"Soal dinamikanya kemudian karena ini live streaming ya tentu bisa diketahui oleh publik. Publik paling tidak akhirnya tahu ini proses bisa sampai dilakukan disclosure, bahkan hingga TPS ketika memang ada prosedur yang disampaikan dan itu melalui Bawaslu," sambungnya. (knu)

Baca juga:

Fraksi NasDem Tolak Gubernur Jakarta Ditunjuk oleh Presiden

#Pemilu 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Aturan Baru, ASN Wajib Pakai Baju Biru Muda Khas Prabowo saat Kampanye Pilpres 2024
Kemenag Kabupaten Jombang menegaskan informasi mengenai aturan pakaian dinas ASN berwarna biru muda merupakan hoaks.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Aturan Baru, ASN Wajib Pakai Baju Biru Muda Khas Prabowo saat Kampanye Pilpres 2024
Indonesia
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
DKPP mengungkap 31 perkara politik uang selama Pemilu dan Pilkada 2024. Hal itu diungkapkan Anggota Dewan DKPP, Ratna Dewi Pettatolo.
Soffi Amira - Jumat, 21 November 2025
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
Indonesia
Surat Suara Bekas Pemilu 2024 Laku Dijual Rp 210 Juta dalam Lelang Daring
Seluruh hasil lelang surat suara bekas itu akan disetor ke Kas Negara.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Maret 2025
Surat Suara Bekas Pemilu 2024 Laku Dijual Rp 210 Juta dalam Lelang Daring
Indonesia
DKPP akan Luncurkan IKEPP 24 Oktober 2024
IKEPP adalah instrumen pengukuran untuk memetakan secara kuantitatif dan kualitatif kepatuhan Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP).
Dwi Astarini - Rabu, 09 Oktober 2024
DKPP akan Luncurkan IKEPP 24 Oktober 2024
Indonesia
Artis Jadi Ketua Tim Sukses Pilkada Hanya Buat Naikkan Popularitas
Para artis yang menjadi ketua timses sebaiknya harus mengerti harapan dan cita-cita masyarakat daerah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 September 2024
Artis Jadi Ketua Tim Sukses Pilkada Hanya Buat Naikkan Popularitas
Berita Foto
Suka Cita Rayakan Pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2024-2029
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Nasdem Fatimah Tania Nadira Alatas berfoto bersama keluarga usai mengikuti Rapat Paripurna pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta masa jabatan 2024-2029 di Gedung DPRD Jakarta, Senin (26/8/2024).
Didik Setiawan - Senin, 26 Agustus 2024
Suka Cita Rayakan Pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2024-2029
Indonesia
Puan Sebut Pemilu 2024 Harus Menjadi Koreksi
"Rakyat tidak dapat disalahkan atas pilihannya, apa pun yang mendasari pertimbangannya," urai Puan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Agustus 2024
 Puan Sebut Pemilu 2024 Harus Menjadi Koreksi
Indonesia
Puan Sesalkan Rakyat tidak Pernah Benar-Benar Berkuasa
Konstitusi Indonesia telah meletakkan prinsip dasar berdemokrasi yaitu bahwa kedaulatan harusnya berada di tangan rakyat.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Agustus 2024
Puan Sesalkan Rakyat tidak Pernah Benar-Benar Berkuasa
Indonesia
Jamin Keselamatan Petugas Ad Hoc di Pilkada, Pemprov DKI Diminta Gandeng BPJS
Mereka perlu diberikan jaminan keselamatan kerja berupa dana santunan kematian hingga beasiswa untuk dua orang anak.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juli 2024
Jamin Keselamatan Petugas Ad Hoc di Pilkada, Pemprov DKI Diminta Gandeng BPJS
Indonesia
Tak Setorkan LHKPN, 6.969 Caleg Terpilih Pemilu 2024 Berpotensi Gagal Dilantik
Batas waktu untuk caleg terpilih melaporkan harta kekayaannya 21 hari sebelum pelantikan pada 1 Oktober 2024.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juli 2024
Tak Setorkan LHKPN, 6.969 Caleg Terpilih Pemilu 2024 Berpotensi Gagal Dilantik
Bagikan