Rawan Tumbang, 10 Ribu Lebih Pohon di Jakarta Pusat Dipangkas

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 07 November 2024
Rawan Tumbang, 10 Ribu Lebih Pohon di Jakarta Pusat Dipangkas

Pemangkasan pohon rawan tumbang di Jakarta Pusat. ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Pusat.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejak Januari hingga pekan pertama November 2024, sebanyak 10.885 pohon di Jakarta Pusat (Jakpus) telah dipangkas untuk mengantisipasi tumbang saat hujan.

Pemangkasan pohon dilakukan secara rutin tergantung kondisi pohon yang terdiri atas tiga kategori. Yakni, pangkas ringan (merapikan), sedang (banyak cabang yang dipotong), dan berat (memotong ketinggian dan cabang yang dikhawatirkan tumbang).

"Kami terus melakukan pengawasan bila di lingkungan sekitarnya ada pohon yang dikhawatirkan tumbang seperti batang keropos, pohon sudah kering/mati, posisi pohon miring lebih dari 30 derajat," kata Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan (Tamhut) Jakpus Mila Ananda, kepada media Jakarta, Kamis (7/11).

Baca juga:

Angkot JakLinko Tertimpa Pohon Tumbang di Cakung

Mila menjabarkan dari 10.885 pohon dipangkas terdiri dari pangkas ringan sebanyak 1.884 pohon, pangkas sedang 6.807 pohon dan pangkas berat 2.128 pohon serta 66 pohon dilakukan penebangan. "Sejak Januari hingga pekan pertama November yang dipangkas sebanyak itu," imbuh pejabat Pemprov DKI itu.

Total laporan pohon tumbang atau sempal di Jakpus sepanjang tahun lalu sebanyak 162 dengan rincian 97 pohon sempal dan 65 pohon tumbang.

Sedangkan dilansir Antara, sepanjang Januari-1 November 2024 terdapat laporan pohon tumbang sebanyak 273 kasus di Jakarta Pusat, dengan rincian pohon sempal 153 dan tumbang 121.

Ratusan pohon tumbang itu tersebar di Menteng 67 pohon, Tanah Abang (67), Gambir (40), Sawah Besar (25), Cempaka Putih (23), Kemayoran (20), Senen (16) dan Johar Baru (15). (*)

#Pohon Tumbang #Musim Hujan #Jakarta Pusat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
BMKG memprediksi musim hujan Jawa Tengah 2026-2027 dimulai November. El Nino kuat dan IOD positif diperkirakan membuat musim hujan mundur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
Indonesia
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Musim hujan datang terlambat dan terjadi lebih singkat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Indonesia
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
BMKG mencatat lebih dari 61 persen wilayah Indonesia masih kemarau. Bantul mengalami 131 hari tanpa hujan, musim hujan diprediksi mulai November-Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
Indonesia
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada November-Desember 2026. Awalnya tak serentak dan sejumlah daerah diprediksi terlambat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
Indonesia
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Meskipun kedatangannya terlambat, akumulasi curah hujan pada 510 ZOM atau 69,76 persen luas daratan Indonesia diprediksi berada pada kategori normal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Indonesia
Akhirnya, Akses Jalan Lematang Cideng Jakarta Pusat Dibuka Setelah 15 Tahun Diportal
Akses Jalan Lematang RW 02, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat dibuka kembali setelah 15 tahun tertutup pagar.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Akhirnya, Akses Jalan Lematang Cideng Jakarta Pusat Dibuka Setelah 15 Tahun Diportal
Indonesia
Belasan Kasus Narkoba Terbongkar dalam Sebulan di Jakarta Pusat, 35 Ribu Orang Terselamatkan
Selama Juni 2026 itu, Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat menangani 12 perkara narkotika dengan total 15 tersangka.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Belasan Kasus Narkoba Terbongkar dalam Sebulan di Jakarta Pusat, 35 Ribu Orang Terselamatkan
Dunia
Teknologi AI Jadi Solusi Deteksi Risiko Tumbang Pohon Sakura Tua di Jepang
Sistem AI saat ini fokus mengevaluasi resiko tumbang pohon zelkova dan sakura
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Teknologi AI Jadi Solusi Deteksi Risiko Tumbang Pohon Sakura Tua di Jepang
Indonesia
Wali Kota Jakpus Respons Warga yang Tolak Relokasi Sekretariat RW akibat Dapur MBG
Arifin akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Wali Kota Jakpus Respons Warga yang Tolak Relokasi Sekretariat RW akibat Dapur MBG
Indonesia
Hujan Ringan Masih Akan Mengguyur Sebagian Wilayah Jakarta di Selasa (28/4)
Hujan dengan intensitas ringan menurunkan air kurang dari 1-5 mm (milimeter) per jam. Sedangkan hujan sedang membawa 5-10 mm air per jam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 April 2026
Hujan Ringan Masih Akan Mengguyur Sebagian Wilayah Jakarta di Selasa (28/4)
Bagikan