Ratusan Orang Terdampak Gempa Bekasi, 37 Rumah Rusak di Karawang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Agustus 2025
Ratusan Orang Terdampak Gempa Bekasi, 37 Rumah Rusak di Karawang

Ilustrasi: Satu unit bangunan musala di Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi roboh akibat gempa bumi berkekuatan magnitodo 4,9 pada Rabu petang. (ANTARA/Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat lima kali gempa bumi terjadi di sejumlah daerah di Jawa Barat dalam sehari pada Rabu (20/8.

Getaran gempa itu dirasakan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat, Purwakarta, hingga Kabupaten Bekasi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebutkan puluhan rumah rusak di lima kecamatan akibat terdampak gempa berkekuatan magnitudo 4,9 di Kabupaten Bekasi pada Rabu (20/8) malam.

"Sejumlah bangunan rumah, puskesmas, dan kantor pemerintah yang ada di lima kecamatan mengalami kerusakan," kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang Feri Muharram di Karawang, Kamis (21/8).

Baca juga:

Pramono Pastikan tak Ada Korban Jiwa akibat Gempa Bekasi, Rabu (20/8) Malam

Sesuai dengan pendataan dan laporan di lapangan, lima kecamatan yang terdampak gempa antara lain Kecamatan Tegalwaru (Desa Kutamaneuh, Kutalanggeng dan Desa Cintawargi). Kemudian di Kecamatan Pangkalan (Desa Ciptasari dan Cintaasih), Telukjambe Barat (Desa Wanakerta, Mulyajaya dan Parungsari).

Selanjutnya di Kecamatan Ciampel (Desa Parungmulya) dan Kecamatan Klari (Desa Curug).

Ia mengatakan, sebanyak 37 rumah di lima kecamatan sekitar Karawang mengalami kerusakan akibat gempa tersebut. Selain itu empat fasilitas umum dan sarana pemerintah juga dilaporkan rusak.

"Dilaporkan, ada 101 jiwa terdampak gempa," katanya.

Gempa berkekuatan magnitudo 4,9 terjadi di Kabupaten Bekasi pada pukul 19.54 WIB dengan pusat gempa di darat, 19 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi, pada kedalaman 10 kilometer.

BMKG menyebutkan gempa dangkal itu dipicu oleh aktivitas sesar naik busur belakang Jawa Barat (West Java back arc thrust).

Setelah itu dua gempa susulan kembali terjadi di Bekasi, masing-masing dengan magnitudo 2,1 pada kedalaman 10 kilometer dan magnitudo 2 di kedalaman 3 kilometer.

Selain di Bekasi BMKG juga mencatat gempa susulan di Kabupaten Purwakarta dengan kekuatan magnitudo 1,8 pada kedalaman 33 kilometer pada pukul 20.16 WIB.

#Gempa Bumi #Gempa #BMKG
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kawasan Puncak Bogor Terus Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
Petugas Bendung Katulampa terus melakukan pemantauan debit air Sungai Ciliwung seiring masih berlangsungnya hujan di wilayah hulu.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 24 Januari 2026
Kawasan Puncak Bogor Terus Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
Indonesia
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat yang Bakal Mengguyur Jabodetabek Sepekan ke Depan
Bahkan hingga Jumat (23/1) sore pukul 15.00 WIB, intensitas hujan masih berada di angka yang cukup mengkhawatirkan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat yang Bakal Mengguyur Jabodetabek Sepekan ke Depan
Indonesia
Bibit Siklon Tropis 91S Muncul di Dekat NTB, Pertanda Apa?
BMKG mencatat sedikitnya ada enam faktor utama yang membuat Bibit 91S ini begitu berbahaya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Bibit Siklon Tropis 91S Muncul di Dekat NTB, Pertanda Apa?
Indonesia
Modifikasi Cuaca Jangan Cuma Fokus di Jakarta, Daerah Kiri-kanannya Juga Dong
Gubernur Jakarta Pramono Anung meminta agar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tidak hanya dilakukan di wilayah Jakarta, tetapi juga diperluas ke daerah penyangga
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Modifikasi Cuaca Jangan Cuma Fokus di Jakarta, Daerah Kiri-kanannya Juga Dong
Indonesia
Puluhan Ton Garam Ditabur di Langit untuk 'Pancing' Awan ke Arah Laut, Cegah Hujan Deras di Jabodetabek
Operasi ini dilakukan BMKG bersama dengan BPBD DKI Jakarta dan TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Puluhan Ton Garam Ditabur di Langit untuk 'Pancing' Awan ke Arah Laut, Cegah Hujan Deras di Jabodetabek
Indonesia
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, serta angin kencang, puting beliung, maupun hujan es, di seluruh 29 kabupaten dan sembilan kota di Jawa Timur, kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Kepuluan Nias hingga 4 Meter pada 22-24 Januari
BMKG mengingatkan kepada nelayan yang menggunakan perahu agar waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Kepuluan Nias hingga 4 Meter pada 22-24 Januari
Indonesia
BMKG Peringatkan Hujan Deras Disertai Petir di Hampir Seluruh Wilayah Indonesia Beberapa Hari Mendatang
BMKG menyebut sebagian wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari ringan hingga hujan yang disertai petir.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
BMKG Peringatkan Hujan Deras Disertai Petir di Hampir Seluruh Wilayah Indonesia Beberapa Hari Mendatang
Indonesia
17 Kecamatan Dilanda Banjir, Pemkab Bekasi Minta BNPB Lanjutkan Modifikasi Cuaca
Modifikasi sebagai upaya pengendalian sekaligus mengurangi tekanan di wilayah terdampak banjir
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
17 Kecamatan Dilanda Banjir, Pemkab Bekasi Minta BNPB Lanjutkan Modifikasi Cuaca
Indonesia
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di 8 Kawasan Pantura Jateng
BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, genangan, dan tanah longsor
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di 8 Kawasan Pantura Jateng
Bagikan