Ratusan Brimob Kepung Jakarta, Begini Komentar Anies Baswedan

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 23 April 2019
Ratusan Brimob Kepung Jakarta, Begini Komentar Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan bahwa wilayah DKI Jakarta aman dan tenang pasca pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun terus melakukan koordinasi dengan aparat Kepolisian Polda Metro Jaya.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih

"Begini kita koordinasi terus dengan Kapolda jadi Insya Allah Jakarta tenang aman," kata Anies usai bertemu Jusuf Kalla (JK) di Pendopo Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (23/4)

Namun, yang jadi pertanyaan masyarakat ialah terkait ratusan personel Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri dari berbagai daerah di kerahkan ke wilayah Jakarta.

Menurut Anies, dikerahkannya korps baju coklat itu untuk membuat ibu kota Jakarta menjadi aman dan teduh usai pesta demokrasi lima tahunan itu.

"Aparat keamanan punya pertimbangan-pertimbangannya jadi yang penting adalah semua kegiatan itu tujuannya untuk membuat Jakarta menjadi tenang Teduh aman," tuturnya.

Orang nomor satu di Jakarta itu pun meminta pada warga Jakarta tak perlu khawatir melihat adanya ratusan Brimob yang diterjunkan ke Jakarta.

Brimob/Antaranews
Anggota Brimob. Foto: Antaranews

"Jadi nggak perlu menjadi kekhawatiran Insya Allah aman," ungkapnya.

Seperti diketahui, ratusan anggota Brimob dari berbagai daerah diterjunkan ke Jakarta. Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, diterjunkannya ratusan Brimob ke Jakarta merupakan rangkaian dari pengamanan Pemilu 2019.

"Benar Brimob nusantara dikirim ke Jakarta dalam rangka mengamankan tahapan pemilu, karena kita ketahui bahwa seluruh tahapan pemilu muara akhirnya ada di Jakarta," ujar Dedi di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (23/4). (Asp)

#Anies Baswedan #Brimob
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Brimob Diterjunkan Bubarkan Tawuran Warga di Klender, Senjata Rakitan Ikut Disita
Tawuran antarwarga di Klender, Jakarta Timur, Senin pagi, dibubarkan aparat Brimob dengan gas air mata. Polisi menyita busur, ketapel, dan petasan dari lokasi bentrokan.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Brimob Diterjunkan Bubarkan Tawuran Warga di Klender, Senjata Rakitan Ikut Disita
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Kapolda Metro Peringatkan Anggota Brimob, jangan Arogan dan Sakiti Hati Rakyat
Kehormatan sebagai anggota Polri harus tecermin dalam sikap disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Kapolda Metro Peringatkan Anggota Brimob, jangan Arogan dan Sakiti Hati Rakyat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Demo Polda DIY Imbas Kasus Brimob Maluku, Mabes Polri: Kami Paham Kemarahan Rakyat
Polri menghormati penyampaian pendapat di muka umum sebagai bagian dari mekanisme kontrol terhadap institusi publik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
Demo Polda DIY Imbas Kasus Brimob Maluku, Mabes Polri: Kami Paham Kemarahan Rakyat
Indonesia
Pengamat Minta Brimob Dipensiunkan dari Urusan Sipil, Urus Konflik Berdarah Saja
Peristiwa tragis ini memicu gelombang protes keras, menuntut evaluasi total atas keberadaan pasukan elit di tengah hiruk-pikuk masyarakat sipil
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Februari 2026
Pengamat Minta Brimob Dipensiunkan dari Urusan Sipil, Urus Konflik Berdarah Saja
Indonesia
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Bripda MS terancam 15 tahun penjara setelah menganiaya pelajar MTS hingga tewas di Tual, Maluku. Ia juga bisa dikenakan denda Rp 3 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Indonesia
Kapolri Pecat Bripda MS Usai Siswa MTs Tewas di Tual, DPR: Tak Boleh Ada Impunitas
Kapolri Listyo Sigit pecat Bripda MS usai kasus siswa MTs tewas di Tual. Komisi III DPR minta proses pidana tetap berjalan tanpa impunitas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
Kapolri Pecat Bripda MS Usai Siswa MTs Tewas di Tual, DPR: Tak Boleh Ada Impunitas
Indonesia
Sahroni Minta Atasan Oknum Penganiaya Remaja di Maluku Ikut Diproses, Tanggung Jawab karena Lalai Jaga Anak Buah
Selain menjaga muruah institusi, pemecatan tersebut mempermudah lembaga penegak hukum memproses hukuman pidana Bripda MA.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
Sahroni Minta Atasan Oknum Penganiaya Remaja di Maluku Ikut Diproses, Tanggung Jawab karena Lalai Jaga Anak Buah
Indonesia
Bripda MS Minta Maaf Sambil Gemetar, Alasan Pemukulan Bikin Geleng-Geleng Kepala
Di sisi lain, proses pidana tetap bergulir secara independen sesuai ketentuan hukum berlaku guna memenuhi rasa keadilan publik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Februari 2026
Bripda MS Minta Maaf Sambil Gemetar, Alasan Pemukulan Bikin Geleng-Geleng Kepala
Bagikan