Ratusan ATM di Cirebon Masih Mengalami Gangguan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 29 Agustus 2017
Ratusan ATM di Cirebon Masih Mengalami Gangguan

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon Abdul Majid Ikram. (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Akibat gangguan satelit Telkom-1 yang terjadi beberapa hari lalu, ratusan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di wilayah III Cirebon masih belum dapat beroperasi. Adapun wilayah tersebut mencakup Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan, atau Ciayumajakuning.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon Abdul Majid Ikram mengatakan, ada sekira 133 mesin ATM yang hingga saat ini masih terkendala akibat gangguang satelit tersebut.

Majid menyebutkan, dari jumlah tersebut, sebanyak 92 ATM milik Bank Central Asia (BCA), 27 ATM Bank Mandiri, 13 ATM BNI, dan 1 ATM BRI.

"Sampai tadi malam, laporan yang kami terima untuk ATM yang berdampak dari kerusakan satelit milik Telkom-1 di wilayah Ciayumajakuning sebanyak 133 ATM," kata Majid, Selasa (29/8).

Karena itu, Majid mengatakan bahwa pihak bank memperpanjang waktu pelayanan penarikan tunai secara langsung di bank. Jika biasanya penarikan tunai hanya sampai pukul 13.00 WIB, tetapi untuk kali ini dilakukan perpanjangan waktu.

"Ini untuk membantu agar masyarakat melakukan tarik tunai secara manual," kata Majid.

Informasi yang diterima oleh Bank Indonesia, kerusakan yang saat ini dialami oleh satelit milik Telkom, diperkirakan akan selesai diperbaiki pada awal September nanti. "Informasinya gangguan ini sampai tanggal 1 September," kata dia.

Namun, Majid juga menegaskan bahwa hingga saat ini dampak kerusakan satelit tersebut belum begitu besar. Sebab, sejumlah ATM sudah bekerja sama dengan ATM bersama. (*)

Berita ini merupakan laporan dai Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya di: Mesin ATM BCA Di Semua 'Minimarket' Yogyakarta Masih Gangguan

#Satelit Telkom #Cirebon
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Jaringan produsen kosmetik ilegal mengandung merkuri yang dijual melalui sejumlah akun TikTok digerebek Bareskrim di Cirebon, Jawa Barat. Empat orang diamankan, termasuk pemilik akun TikTok.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Profesor BRIN Perkirakan Ukuran Meteor Cirebon 3-5 Meter, Pastikan Tidak Berbahaya
Thomas menegaskan fenomena meteor di Cirebon itu tidak menimbulkan bahaya, apalagi kemungkinan lokasi jatuhnya di Laut Jawa.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Oktober 2025
Profesor BRIN Perkirakan Ukuran Meteor Cirebon 3-5 Meter, Pastikan Tidak Berbahaya
Indonesia
Pastikan Bukan Fenomena Hujan Meteor, BRIN Imbau Warga Cirebon Tidak Perlu Panik
Dentuman keras yang menggegerkan warga Cirebon, Minggu malam (5/10) berasal dari meteor berukuran besar.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Oktober 2025
Pastikan Bukan Fenomena Hujan Meteor, BRIN Imbau Warga Cirebon Tidak Perlu Panik
Indonesia
BRIN Pastikan Meteor yang Lewati Cirebon Jatuh di Laut Jawa
Dentuman keras yang terdengar oleh warga merupakan efek gelombang kejut saat meteor memasuki lapisan atmosfer yang lebih rendah.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Oktober 2025
BRIN Pastikan Meteor yang Lewati Cirebon Jatuh di Laut Jawa
Fun
Meteor Jatuh di Cirebon 5 Oktober 2025: Warga Dengar Dentuman Keras
meteor Warga Cirebon digemparkan cahaya terang dan suara dentuman keras pada Minggu, 5 Oktober 2025. Diduga meteor jatuh, BMKG dan BPBD masih menyelidiki sumber fenomena.
ImanK - Minggu, 05 Oktober 2025
Meteor Jatuh di Cirebon 5 Oktober 2025: Warga Dengar Dentuman Keras
Indonesia
Gagal Kerja di Pabrik Mobil Listrik, Puluhan Warga Cirebon Terlantar Jalan Kaki dari Subang
Awalnya, mereka dijanjikan bekerja di proyek pabrik mobil listrik yang membutuhkan sekitar 30 orang
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Juni 2025
Gagal Kerja di Pabrik Mobil Listrik, Puluhan Warga Cirebon Terlantar Jalan Kaki dari Subang
Indonesia
Imbas Tragedi Gunung Kuda, Cirebon Tanggap Darurat Longsor Hingga 6 Juni
Terbaru, BNPB mengkonfirmasi penemuan satu jenazah korban hari ini
Wisnu Cipto - Senin, 02 Juni 2025
Imbas Tragedi Gunung Kuda, Cirebon Tanggap Darurat Longsor Hingga 6 Juni
Berita
Fakta-Fakta Longsor di Gunung Kuda Cirebon, Aktivitas Tambang Dihentikan
Musibah longsor terjadi di kawasan pertambangan Galian C Gunung Kuda, yang berada di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, pada Jumat, 30 Mei 2025 sekitar pukul 10.00 WIB
ImanK - Jumat, 30 Mei 2025
Fakta-Fakta Longsor di Gunung Kuda Cirebon, Aktivitas Tambang Dihentikan
Indonesia
Mitigasi 10 Titik Rawan Bencana di Jalur Cirebon Selama Mudik Lebaran, KAI Sebar AMUS di Tepi Rel
Sepanjang jalur rel Cirebon terdapat 6 titik rawan banjir dan 4 titik rawan longsor.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Maret 2025
Mitigasi 10 Titik Rawan Bencana di Jalur Cirebon Selama Mudik Lebaran, KAI Sebar AMUS di Tepi Rel
Bagikan