Ratusan Aparat Gabungan Diturunkan Awasi Prokes di Pasar Tanah Abang

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 02 Mei 2021
Ratusan Aparat Gabungan Diturunkan Awasi Prokes di Pasar Tanah Abang

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi. Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 963 personel gabungan Polri, TNI hingga Satpol PP diturunkan untuk menindak kerumunan warga yang mengabaikan protokol kesehatan di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi mengatakan, pihaknya bakal tegas melaksanakan penegekan Protokol Kesehatan di tempat strategis.

Baca Juga

Polisi Dirikan Posko Pengamanan Cegah Kerumunan di Pasar Tanah Abang

"Kedua tempat itu yakni Pasar Tanah Abang dan Thamrin City," kata Hengki di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/5).

Hengki melanjutkan, penegakan disiplin perlu untuk menyelamatkan masyarakat dari ancaman COVID-19 yang belum berkurang. Apalagi, lonjakan kasus terus saja terjadi.

"Keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi," sebut Hengki.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi. Foto: MP/Kanu

Ia mengingatkan, meski penambahan kasus di DKI menurun di bawah seribu, namun jangan membuat warga jadi lengah.

"Jangan mengendur supaya angkanya jauh lebih," jelas Hengki.

Sementara itu, Sekda Provini DKI, Marullah Matali menyebut, masyarakat sejatinya tidak dilarang untuk berbelanja. Mengingat sebentar lagi bakal memasuki Hari Raya Lebaran. Namun, aparat diminta tegas jika masyarakat mulai tak patuh .

"Jika situasi di lapangan melebihi kapasitas segera lakukan peneguran dengan cara yang humanis," jelas Marullah.

Ia mencontohkan, kapasitas pengunjung pada saat viral di Pasar Tanah Abang mencapai 200 persen. "Itu melebihi kapasitas maka diharapkan rekan kejadian ini tidak terulang kembali," terang Marullah.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya membentuk posko pengamanan di Tanah Abang.

"Di pos itu kita siapkan masker, kita ketatkan patroli bersama di situ untuk menghindari kerumunan," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Langkah terakhir yang diambil petugas untuk mencegah terjadinya kerumunan di lokasi adalah dengan memprioritaskan masyarakat pembeli dengan kuota grosiran di lokasi tersebut.

"Lalu yang pembelanja untuk pribadi kita urai di pasar khusus yang bukan jual grosiran," tutur Yusri.

Yusri pun meminta masyarakat yang berbelanja di Pasar Tanah Abang untuk tetap mentaati protokol kesehatan. Dia menyebut perputaran roda ekonomi di lokasi dan penerapan prokes harus tetap berjalan seiringan.

"Jaga jarak, pakai masker dan tidak berkerumun harus selalu diterapkan," imbau Yusri.

Kerumunan masyarakat terlihat memadati Pusat Grosir Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (1/5/2021). ANTARA/ HO-Polda Metro Jaya

Sekedar informasi, Sabtu (1/5) Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, ramai didatangi pengunjung. Para pengunjung tersebut berbelanja sambil berdesak-desakan tanpa jaga jarak.

Di blok A dan Blok B Pasar Tanah Abang, Jakpus, para pengunjung terlihat berdesak-desakan. Mereka berbelanja dalam rangka persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri. (Knu)

Baca Juga

Pengunjung Pasar Tanah Abang Membludak, Pemprov DKI Terjunkan Satgas COVID-19

#Polres Jakarta Pusat #Pasar Tanah Abang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Jelang Lebaran 1447 H, Warga Berburu Busana Muslim di Pasar Tanah Abang
Warga memilih berbagai busana muslim untuk merayakan Lebaran 2026 di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 18 Maret 2026
Jelang Lebaran 1447 H, Warga Berburu Busana Muslim di Pasar Tanah Abang
Indonesia
Pramono Ingin Tanah Abang Kembali Ramai, Dukung UMKM Tekstil
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ingin Pasar Tanah Abang kembali ramai. Pemprov DKI mendorong UMKM tekstil dan modest fashion menjelang Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Maret 2026
Pramono Ingin Tanah Abang Kembali Ramai, Dukung UMKM Tekstil
Berita Foto
Warga Berburu Kurma untuk Takjil Berbuka Puasa Ramadan 1447 H di Pasar Tanah Abang
Pembeli memilih buah kurma di salah toko kurma kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (3/3/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 04 Maret 2026
Warga Berburu Kurma untuk Takjil Berbuka Puasa Ramadan 1447 H di Pasar Tanah Abang
Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Pengemudi Toyota Calya yang lawan arah di Gunung Sahari, diketahui menggunakan pelat nomor palsu. Hasil tes urine pun negatif.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Indonesia
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Calya yang ugal-ugalan di Gunung Sahari, telah dijadikan tersangka. Ia juga terancam penjara empat tahun.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Indonesia
Rano Bereskan Jukir di Tanah Abang, 3 Hari Jadi Lebih Tertib
Pemprov DKI Jakarta bersama kepolisian dan TNI telah menindaklanjuti kasus ini dengan menangkap pelaku dan melakukan pembinaan.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Rano Bereskan Jukir di Tanah Abang, 3 Hari Jadi Lebih Tertib
Indonesia
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Kapolres Jakpus mengakui kasus es gabus terjadi karena aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa terlalu terburu-buru tanpa berkoordinasi dengan pihak berkompeten.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Indonesia
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan baru guna menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Indonesia
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Polisi menetapkan Dirut Terra Drone sebagai tersangka kebakaran yang menewaskan 22 orang. Kebakaran dipicu tumpukan baterai Li-Po di gudang lantai satu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Indonesia
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Kebakaran gedung Terra Drone terjadi pukul 12.43 WIB, Selasa (9/12) lalu. Penyebab kebakaran disebutkan akibat meledaknya baterai drone di salah satu lantai.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Desember 2025
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Bagikan