Rapor 100 Hari Kabinet, Kinerja Tim Ekonomi Prabowo Masih Meragukan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 23 Januari 2025
Rapor 100 Hari Kabinet, Kinerja Tim Ekonomi Prabowo Masih Meragukan

Presiden Prabowo Subianto. (Dok. Tim Media Prabowo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintahan Prabowo Subianto bakal memasuki 100 hari kerja akhir Januari ini. Namun, kinerja jajaran tim ekonomi di Kabinet Merah Putih mendapat sorotan tajam.

Direktur Political and Puiblic Policy Studies (P3S) Jerry Massie menganggap pertumbuhan ekonomi Indonesia masih belum maksimal. Dia membandingkan perekonomian Indonesia tertinggal dari Vietnam yang mampu tumbuh hingga 7,09 persen.

Begitu pula Filipina yang perekonomiannnya naik ke level 6,3 persen pada 2024. Sedangkan perekonomian Indonesia pada 2024 di kisaran angka 5,05 persen. “Pertumbuhan ekonomi kita di 2025 bisa saja mentok di 5,1 persen,” kaya Jerry, dalam keterangannya di Jakarta dikutip Kamis (23/1).

Baca juga:

Seluruh Jajaran Kabinet Merah Putih Sudah Lapor LHKPN, Ada Pejabat Baru Punya Harta Rp 5,4 Triliun

Salah satu yang menjadi perhatian Jerry adalah kinerja tim ekonomi Prabowo. Dia mencontohkan nilai tukar rupiah atas Dolar AS yang terus merosot membawa kekhawatiran ekonomi nasional beberapa bulan ke depan. “Nilai tukar rupiah terus terpuruk bahkan masuk kategori terburuk nomor 5 di dunia, ini berbahaya buat ke depan,” tuturnya

Di sisi lain, Jerry mengkritik pemasukan negara yang masih mengandalkan pajak dinilainya tidak cukup untuk menggenjot APBN. Apalagi, lanjut dia, daya beli rakyat makin menurun.

“Tim ekonomi Prabowo tak punya grand strategy dan grand design mencari solution and the way out agar ekonomi kita tumbuh delapan persen seperti harapan dan cita-cita presiden,” tutur Jerry.

Baca juga:

Kontroversi 3 Menteri Selama 100 Hari Pemerintahan Prabowo

Meski mengkritisi kinerja tim ekonomi, Jerry mendukung kebijakan Prabowo yang berfokus pada swasembada pangan, seperti penghentian impor beras dan jagung, serta pencetakan sawah baru di Merauke dan Kalimantan.

Kebijakan ini dianggap Jerry menunjukkan keseriusan untuk mengurangi ketergantungan pada impor pangan. “Nah tinggal kementerian pangan yang ada harus mendukung penuh program tersebut,” tandasnya. (Knu)

#100 Hari Prabowo - Gibran #Ekonomi #Pertumbuhan Ekonomi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jeffrey Hendrik Ditunjuk sebagai Dirut BEI Gantikan Iman Rachman, Stabilitas Pasar Jadi Prioritas
Penunjukan tersebut dilakukan untuk memastikan keberlangsungan operasional bursa di tengah gejolak pasar modal yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Dwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Jeffrey Hendrik Ditunjuk sebagai Dirut BEI Gantikan Iman Rachman, Stabilitas Pasar Jadi Prioritas
Indonesia
Danantara Genjot Reformasi Pasar Modal: Demutualisasi BEI dan Free Float 15 Persen
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Prabowo Subianto dalam merespons dinamika pasar keuangan global dan domestik.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Danantara Genjot Reformasi Pasar Modal: Demutualisasi BEI dan Free Float 15 Persen
Indonesia
Kerja Sama Kemaritiman Indonesia–Inggris Buka 600 Ribu Lapangan Kerja, DPR: Siapkan Pekerja yang Terampil
Kerja sama ini mencakup pembuatan sekitar 1.500 kapal nelayan yang akan diproduksi di dok kapal Inggris dan selanjutnya dirakit di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Kerja Sama Kemaritiman Indonesia–Inggris Buka 600 Ribu Lapangan Kerja, DPR: Siapkan Pekerja yang Terampil
Indonesia
Pidato Presiden Prabowo di WEF 2026: Indonesia Tegas Pilih Perdamaian daripada Kekacauan
Prabowo menekankan Indonesia ingin menjalin hubungan yang baik dan bersahabat dengan semua pihak.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Pidato Presiden Prabowo di WEF 2026: Indonesia Tegas Pilih Perdamaian daripada Kekacauan
Indonesia
Di Davos, Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia sebagai Titik Terang Ekonomi Global
Indonesia berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi di tengah situasi eksternal yang menantang.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Di Davos, Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia sebagai Titik Terang Ekonomi Global
Indonesia
Di World Economic Forum, Prabowo Pede Dengan Kondisi Ekonomi Indonesia
Optimisme Prabowo didasarkan pada bukti bahwa ekonomi Indonesia masih tetap tangguh di tengah ketidakpastian global.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Di World Economic Forum, Prabowo Pede Dengan Kondisi Ekonomi Indonesia
Dunia
Alarm Kebakaran Berbunyi Saat Trump Berada di World Economic Forum 2026
Polisi mengatakan tidak ada korban luka, meskipun petugas damkar, kepolisian, dan ambulans dikerahkan mengingat tingginya tingkat pengamanan acara tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Alarm Kebakaran Berbunyi Saat Trump Berada di World Economic Forum 2026
Indonesia
Presiden Prabowo Paparkan Konsep 'Prabowonomics' di Davos Swiss Hari ini, Buka Strategi Capai Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 8 Persen
Indonesia memanfaatkan WEF Davos sebagai platform strategis untuk menegaskan posisinya sebagai mitra dialog yang kredibel dan kompetitif.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Presiden Prabowo Paparkan Konsep 'Prabowonomics' di Davos Swiss Hari ini, Buka Strategi Capai Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 8 Persen
Indonesia
Presiden Bakal Kenalkan Prabowonomics di World Economic Forum
Dalam paparan tersebut, Presiden Prabowo juga akan membahas mengenai capaian-capaian yang telah diraih Pemerintah dalam satu tahun masa pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Presiden Bakal Kenalkan Prabowonomics di World Economic Forum
Indonesia
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
World Economic Forum merupakan pertemuan tingkat dunia yang rutin digelar tiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Bagikan