Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

RAPBD DKI Jakarta 2015 Mencapai 73 Triliun Lebih

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Senin, 12 Januari 2015
RAPBD DKI Jakarta 2015 Mencapai 73 Triliun Lebih

Sumber Foto: Twitter @basukibtp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Nasional - Rancangan Peraturan Daerah APBD Provinsi DKI Jakarta pada 2015 ini mencapai Rp. 73,08 triliun. Angka APBD DKI ini meningkat 0,24 persen dibandingkan dengan perubahan APBD 2014 yang mencapai sebesar 72,9 triliun.

Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI, Jakarta, Gubernur DKI, Jakarta, Basuki T. Purnama alias Ahok saat menyampaikan pidatonya pada acara Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi DKI, Jakarta, Tahun 2015, di kantor DPRD DKI Jakarta, Senin (12/1).

"Pendapatan daerah sebesar Rp 63,80 triliun, belanja daerah Rp.67,44 triliun, penerimaan pembiayaan Rp. 9,28 miliyar, dan pengeluaran Rp.5,63 triliun," kata Ahok.

Menurut Ahok, pendapatan daerah sebesar 63,80 persen tersebut lebih rendah dari perubahan APBD Tahun 2014 yang mencapai sebesar Rp. 1,24 triliun. Maka dari itu, Ahok mengatakan bahwa komponen pendapatan daerah diharapkan berasal dari pendapat asli daerah sebesar Rp 45,32 triliun, dana penerimaan sebesar Rp 11,40 triliun.

BACA JUGA : Ahok: Perubahan Pajak Progresif Difokuskan pada Kendaraan Bermotor Milik Pribadi

"Dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 7,07 triliun," ujar Ahok.

Lebih lanjut, Ahok memaparkan tentang rencana pendapatan asli daerah diperoleh dari pajak daerah sebesar Rp 38,37 triliun, retribusi daerah Rp 980 miliyar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 900 milyar, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp 5,06 triliun. Untuk dana penerimaan berasal dari bagi hasil pajak sebesar Rp 11,40 trilun, bukan hasil pajak sebesar Rp 275,63 milyar.

"Sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah berasal dari hibah MRT sebesar Rp 4,55 triliun, transfer untuk guru sertifikasi dan non sertifikasi serta dana bos sebesar Rp 2,51 triliun," Pungkasnya. (Hur)

Follow Twitter Kami di @MerahPutihCom

Like Juga Fanpage Kami di MerahPutihCom

 BERITA LAINNYA:

Insiden Pohon Tumbang Kebun Raya Bogor, LIPI Ucapkan Belasungkawa

Valentine Romantis di Bali

#APBD #Gubernur DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Viral Denda Rp 500 Ribu karena Ganjil Genap di Tol, Simak Penjelasan Pramono
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tidak ada aturan baru ganjil genap di jalan tol. Ketentuan tersebut sudah berlaku sejak 2019.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
Viral Denda Rp 500 Ribu karena Ganjil Genap di Tol, Simak Penjelasan Pramono
Indonesia
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus, Gubernur Pramono: Nilai Investasi Mencapai Rp 12,5 Triliun
Rute LRT Velodrome-Manggarai ini akan diperpanjang hingga Dukuh Atas.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus, Gubernur Pramono: Nilai Investasi Mencapai Rp 12,5 Triliun
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Kini Memiliki Wajah Baru yang Nyaman
Jalan Rasuna Said kini menjadi ikon baru yang lebih rapi dan tertata, nyaman bagi kendaraan, pengguna transportasi umum, pejalan kaki, hingga penyandang disabilitas.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Kini Memiliki Wajah Baru yang Nyaman
Indonesia
KPK Dalami Peran Anggota DPR Anwar Sadad dalam Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim
Terbaru, KPK memeriksa enam saksi untuk mendalami pengelolaan dana hingga pelaksanaan kegiatan Pokmas.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
KPK Dalami Peran Anggota DPR Anwar Sadad dalam Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim
Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Indonesia
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
ASN DKI Jakarta kedapatan menggunakan mobil dinas di Puncak Bogor. Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi, BPAD beri teguran dan lakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
Indonesia
Kemendagri Pastikan APBD Cukup Buat Bayar PPPK
Saat ini, Kemendagri mendorong penyehatan fiskal melalui dua jalur, yakni pengendalian belanja pegawai dan penguatan pendapatan daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Kemendagri Pastikan APBD Cukup Buat Bayar PPPK
Indonesia
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Menurut Pramono, keberadaan warga yang tinggal di fasilitas umum, termasuk di pinggir rel maupun tempat pemakaman umum (TPU), menjadi persoalan lama di Jakarta.
Frengky Aruan - Sabtu, 28 Maret 2026
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Indonesia
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Pramono hanya mengingatkan pendatang harus punya kesiapan diri yang bagus dan kemampuan untuk bekerja.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Bagikan