Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Rampok Minimarket di Bali, Warga Amerika Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 16 Juni 2017
Rampok Minimarket di Bali, Warga Amerika Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Ilustrasi. (MP/Alfi Ramadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Jaksa menuntut Paul Anthony Hoffam (57), warga negara Amerika Serikat selama 2,5 tahun penjara karena merampok minimarket di Kuta, Bali, dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (15/6).

"Terdakwa terbukti bersalah melakukan pencurian dengan kekerasan atau dengan ancaman kekerasan terhadap orang lain dan melanggar Pasal 365 Jo Pasal 65 Ayat 1 KUHP," kata Jaksa Penuntut Umum Fitria Chandrawati di Denpasar.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Gde Ginarsa itu, JPU mengungkapkan hal memberatkan tuntutan terdakwa karena telah meresahkan masyarakat dan terdakwa sudah menikmati hasil perbuatannya.

Sedangkan hal yang meringankan terdakwa bersikap sopan selama proses persidangan dan tidak pernah dihukum.

Mendengar tuntutan jaksa itu, terdakwa melalui penasehat hukumnya mengajukan pembelaan atau pledoi pada sidang pekan depan.

Dalam dakwaan disebutkan terdakwa melakukan aksinya di empat lokasi berbeda pada Februari 2016 Pukul 01.43 Wita dan berhasil mengambil uang puluhan juta rupiah.

Dalam aksinya, terdakwa menggunakan sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi DK 6640 DK menyambangi toko minimarket pada 8 Februari 2017 untuk membeli air mineral, saat hendak membayar dan kasir membuka laci uang terdakwa langsung menodongkan pisau kepada penjaga minimarket.

Di dalam toko itu, terdakwa berhasil menggasak uang Rp8,7 juta dan mengambil dua botol minuman keras, yakni Black Label seharga Rp1,4 juta dan Red Label seharga Rp900 ribu.

Tidak hanya di tempat itu, terdakwa juga melancarkan aksinya dengan modus yang sama pada 9 Februari 2017, pukul 02.30 Wita kembali melancarkan aksinya merampok di minimarket di Sunset Road, Kuta dan berhasil mengambil uang sebesar Rp176 ribu.

Kemudian terdakwa kembali melakukan aksinya pada 14 Februari 2017 disebuah Toko Circle K di Jl. Drupadi, Seminyak, Kuta dan merampok uang ditoko itu sebesar Rp800 ribu.

Aksi terakhir terdakwa dilakukan kembali di sebuah minimarket Jalan Kayu Aya, Seminyak, Kuta yang berhasil menrampok uang di toko itu sebesar Rp11 juta.

Namun aksi terdakwa berhasil dilumpuhkan setelah polisi Polsek Kuta dengan menangkap terdakwa di Jalan Camplung Tanduk, Seminyak, Kuta, pada 16 Februari 2017, pukul 01.00 Wita.

Sumber: ANTARA

#Bali #Perampokan #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Selat Hormuz Panas Lagi, Serangan Balasan Iran Hantam Pangkalan Militer AS di 3 Negara Arab
Iran melalui IRGC meluncurkan serangan balasan ke pangkalan militer AS di Yordania, Bahrain, dan Kuwait. Serangan ini menyasar silo rudal, sistem Patriot, radar FPS, hingga pusat komando drone
Wisnu Cipto - 14 menit lalu
Selat Hormuz Panas Lagi, Serangan Balasan Iran Hantam Pangkalan Militer AS di 3 Negara Arab
Indonesia
Setelah Serang Pangkalan BBM AS di Oman, Ledakan Landa Wilayah Iran Selatan
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islami (IRGC) Iran mengklaim telah menyerang pusat dukungan logistik dan platform pengisian bahan bakar yang melayani kapal induk Amerika Serikat di Pelabuhan Duqm di Oman
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Setelah Serang Pangkalan BBM AS di Oman, Ledakan Landa Wilayah Iran Selatan
Dunia
Iran Mulai Gelar Fase Ke-3 Serangan Balasan Atas Agresi AS, Pelabuhan Duqm di Oman Jadi Target
Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mengatakan bahwa membalas kematian ayah sekaligus pendahulunya, Ali Khamenei, merupakan tuntutan bangsa dan pasti harus dilakukan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Iran Mulai Gelar Fase Ke-3 Serangan Balasan Atas Agresi AS, Pelabuhan Duqm di Oman Jadi Target
Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Indonesia
Serangan AS Dalam 2 Hari ke Iran Tewaskan 14 Orang dan Melukai 78 Lainnya
Eskalasi dimulai setelah Amerika Serikat menuduh Iran menyerang tiga kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Serangan AS Dalam 2 Hari ke Iran Tewaskan 14 Orang dan Melukai 78 Lainnya
Indonesia
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Kebutuhan terhadap teknologi ini muncul berangkat dari PR Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan masalah sampah dengan cepat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Olahraga
Spanyol Tantangan Selanjutnya Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Belgia menang telak 4-1 atas tuan rumah AS di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Charles De Ketelaere cetak dua gol, Lukaku tutup pesta. Belgia akan menghadapi Spanyol di perempat final.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Spanyol Tantangan Selanjutnya Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Olahraga
Amerika Serikat Jadi Pecundang di Rumah Sendiri, Belgia Mengamuk Cetak Empat Gol Menuju Perempat Final
Memasuki paruh kedua, masuknya Giovanni Reyna sempat menghidupkan kreativitas serangan anak asuh berjuluk The Stars & Stripes
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 Juli 2026
Amerika Serikat Jadi Pecundang di Rumah Sendiri, Belgia Mengamuk Cetak Empat Gol Menuju Perempat Final
Indonesia
Puluhan Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas di Amerika Serika, Ratusan Orang Masuk UGD
Di New York, tercatat lebih dari 378 orang telah mendatangi instalasi gawat darurat (IGD) karena keluhan penyakit terkait gelombang panas
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Puluhan Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas di Amerika Serika, Ratusan Orang Masuk UGD
Bagikan