Rambu Kebencanaan Aceh Rusak dan Hilang Dicuri
Rambu kebencanaan. (Foto: budidayadarma.com)
MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh menyatakan banyak rambu kebencanaan di ibu kota Provinsi Aceh tersebut rusak dan hilang.
"Hasil pantauan kami, banyak rambu kebencanaan rusak dan hilang diambil orang tidak dikenal. Ini tentu memprihatinkan kami," kata Kepala BPBD Kota Banda Aceh Fadhil di Banda Aceh, Jumat (4/1).
Fadhil menyebutkan rambu-rambu kebencanaan tersebut seperti rambu jalur evakuasi, rambu tanda tsunami, dan lainnya. Rambu-rambu kebencanaan tersebut jumlahnya mencapai ratusan buah.
Menurut dia, rambu-rambu tersebut dipasang dengan anggaran dari pemerintah kota, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat. Rambu tersebut sebagai panduan ketika terjadi bencana.
"Mereka yang merusak maupun mengambil rambu-rambu tersebut menunjukkan dia sosok yang tidak peduli terhadap mitigasi bencana," kata Fadhil.
Fadhil mengimbau, masyarakat harus mengerti bahwa Banda Aceh merupakan wilayah rawan bencana. Puluhan gampong atau desa di lima kecamatan termasuk wilayah risiko tinggi rawan bencana.
Rambu-rambu yang dipasang tersebut, kata dia, dipasang untuk membantu masyarakat menyelamatkan diri ketika terjadi bencana, terutama tsunami.
Oleh karena itu, kata Fadhil, BPBD Kota Banda Aceh mengimbau dan mengajak masyarakat menjaga rambu-rambu kebencanaan tersebut karena keberadaannya penting bagi masyarakat.
"Ini tantangan bagaimana membangun masyarakat tangguh bencana. Karena itu, kami mengajak masyarakat menjaga apa yang sudah dipasang sebagai pedoman evakuasi ketika terjadi bencana," katanya.
Bagikan
Berita Terkait
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Warga Bekasi Terutama di Wilayah Rawan Banjir Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Jakarta Dikepung Hujan Ekstrem, Pasukan Biru Siaga untuk 'Perang' Lawan Genangan di 5 Wilayah DKI
Cilandak Timur Terendam, BPBD Siaga Tempur Evakuasi Ratusan Jiwa di Jalan NIS
Kenyang Belum Seberapa, Plafon Sudah Menyapa: Siswa SD Ketiban Langit-Langit Saat Santap MBG
Update Banjir Jakarta Hari Ini: Pasar Minggu Dikepung Air 95 Sentimeter, 4 Ruas Jalan di Jakut Terendam
Arahan Gubernur Khofifah, BPBD Jatim Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga Akhir Januari
Pemkot Tangerang Selatan Tetapkan Darurat Sampah, Menumpuk di Jalan
Permukiman Warga Tidak Terdampak Banjir Lahar Hujan Gunung Semeru
Jepang Cabut Imbauan Megaquake, Minta Warga Tetap Waspada Sepekan setelah Gempa Magnitudo 7,5