Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Ramah Difabel, Gubernur Anies Ganti JPO Bundaran HI dengan Pelican Crossing

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 24 Juli 2018
Ramah Difabel, Gubernur Anies Ganti JPO Bundaran HI dengan Pelican Crossing

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengganti JPO Bundaran HI dengan pelican crossing agar lebih ramah terhadap kaum difabel. Pembuatan pelican crossing tersebut akan memakan biaya sekitar Rp100 juta.

"Anggarannya nanti dicek lagi, tapi kira-kira diperlukan sekitar Rp 100 juta. Ada 4 titik di situ kan, ada tengahnya, ada island itu, ada trotoar tengah yang dulu dipakai untuk pembatas jalan sekaligus tempat transit TransJakarta, itu yang terkait dengan pelican crossing," kata Anies di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (24/7).

Proses pengerjaan pelican crossing sedang dalam survei Dinas Perhubungan dan Bina Marga DKI Jakarta. Direncanakan akan ada dua pelican crossing dan pengerjaannya dimulai pada pekan depan.

"Sekarang kita akan membuatnya Jadi dua, jadi nanti akan ada satu lagi di sini ujung utara Thamrin dan Ujung Selatan Jalan Thamrin," tutur Anies.

Ilustrasi pelican crossing
Ilustrasi pelican crossing (Foto: regate,uk)

Ia pun menilai dengan adanya pelican crossing mampu membuat masyarakat jadi lebih mudah menyeberang, terlebih bagi kaum difabel.

"Ini digunakan memudahkan bagi warga terutama yang memiliki kebutuhan khusus baik ibu mengandung, orang tua maupun penyandang disabilitas, "ungkapnya.

Menurut Anies, pelican crossing merupakan fasilitas sementara. Untuk penyeberangan permanen nantinya akan dibuatkan penyeberangan bawah tanah.

"Oh ya nanti kalau sudah selesai jembatan bawah tanah, maka pelican crossing ini tak lagi diaktifkan. Jadi ini kami menggunakan pelican crossing karena jembatan bawah tanah yang disiapkan oleh MRT belum bisa digunakan sekarang," ujar Anies.

Gubernur Anies sebelumnya mengatakan pembongkaran JPO di Bundaran HI dilakukan karena dua alasan. Pertama, JPO itu menghalangi Patung Selamat Datang jika dilihat dari arah Monas.

"Kedua, tidak ramah dengan penyandang disabilitas, bagi yang menyandang kursi roda atau berkebutuhan khusus, ibu yang mengandung dan orang tua. Karena itu pelican crossing akan jauh lebih ramah dengan penyandang disabilitas. Itu dua alasan utama kita akan copot," pungkas Anies.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Terungkap Alasan Kapitra Ampera Pilih Nyaleg dari PDI Perjuangan

#Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) #Gubernur DKI Jakarta #Anies Baswedan #Bundaran HI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
JPO Tendean Diganti Pelican Crossing Sementara, Sudah Bisa Digunakan Pejalan Kaki
JPO Tendean diganti pelican crossing untuk sementara. Kini, fasilitas tersebut sudah bisa digunakan pejalan kaki.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
JPO Tendean Diganti Pelican Crossing Sementara, Sudah Bisa Digunakan Pejalan Kaki
Indonesia
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bentrokan di Matraman tidak boleh dikaitkan dengan isu suku atau etnis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Indonesia
Polisi Sopir Alphard Arogan di HI Cuma Minjam, Dulunya Punya Dokter Dibeli Temannya
Mobil Alphard yang dikendarai polisi di Bundaran HI bukan milik Polri, melainkan pinjaman dari warga sipil. Awalnya mobil itu milik dokter, kini menunggak pajak dan gunakan pelat palsu.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Polisi Sopir Alphard Arogan di HI Cuma Minjam, Dulunya Punya Dokter Dibeli Temannya
Indonesia
3 Polisi Polda Jabar Terlibat Cekcok Alphard Bundaran HI ke Tetap Diseret ke Sidang Etik
Alphard, Polda Jabar, cekcok Bundaran HI, kode etik Polri, Propam, Ipda DG, Bripka BS, Briptu RPW, satpam MRT, Fiktor Harefa
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
3 Polisi Polda Jabar Terlibat Cekcok Alphard Bundaran HI ke Tetap Diseret ke Sidang Etik
Indonesia
Cekcok Alphard di Bundaran HI, Dishub Evaluasi Waktu Setop Pelican Crossing HI 20 Detik di Jam Sibuk
Dishub DKI Jakarta buka suara soal insiden Alphard di Bundaran HI. Durasi pelican crossing 20 detik akan dievaluasi khususnya di jam lalu lintas sibuk
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Cekcok Alphard di Bundaran HI, Dishub Evaluasi Waktu Setop Pelican Crossing HI 20 Detik di Jam Sibuk
Indonesia
Sopir Alphard yang Terobos Lampu Merah di Bundaran HI Ditilang, Pelat Nomor Tak Sesuai Peruntukan
Sopir Toyota Alphard yang menerobos lampu merah zebra cross di Bundaran HI ditilang. Polisi juga menemukan pelat nomor tak sesuai peruntukan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Sopir Alphard yang Terobos Lampu Merah di Bundaran HI Ditilang, Pelat Nomor Tak Sesuai Peruntukan
Indonesia
Legislator PSI Minta Polda Metro Buka Identitas Pemilik Alphard yang Terlibat Cekcok Satpam Bundaran HI
Ada dugaan pemakaian pelat nomor palsu oleh kendaraan Alphard yang berada di tengah-tengah insiden ini.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Legislator PSI Minta Polda Metro Buka Identitas Pemilik Alphard yang Terlibat Cekcok Satpam Bundaran HI
Indonesia
Satpam HI yang Sempat Cekcok dengan Mobil Alphard sudah kembali Bekerja
Sang satpam memastikan hari ini ia telah kembali bekerja di area tempat kerjanya di kawasan Bundaran HI.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Satpam HI yang Sempat Cekcok dengan Mobil Alphard sudah kembali Bekerja
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Satpam Penjaga Penyeberangan di HI tak Dipecat, Sopir Alphard Harus Disanksi
Hasil rekaman kamera pengawas milik Pemprov DKI di lokasi menunjukkan satpam tersebut justru menjalankan tugas dengan baik.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Gubernur Pramono Minta Satpam Penjaga Penyeberangan di HI tak Dipecat, Sopir Alphard Harus Disanksi
Indonesia
Pelat Nomor Alphard Viral di Bundaran HI Ternyata Palsu, Pengemudi Bakal Dipanggil
Polda Metro Jaya mengungkapkan, bahwa pelat nomor Toyota Alphard viral di Bundaran HI palsu.
Soffi Amira - Jumat, 24 Juli 2026
Pelat Nomor Alphard Viral di Bundaran HI Ternyata Palsu, Pengemudi Bakal Dipanggil
Bagikan