Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Rahasia Peradaban Islam di Pulau Sejuta Masjid

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 04 Juni 2018
Rahasia Peradaban Islam di Pulau Sejuta Masjid

Kubah Masjid. Foto: tanwir.my

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar pameran peradaban Islam dalam rangka memeriahkan bulan Ramadan 2018

Kegiatan yang berlangsung di Aula Masjid Hubbbul Wathan Islamic Center NTB itu, dipamerkan puluhan benda-benda bersejarah koleksi Museum Negeri NTB yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Lombok maupun Sumbawa.

"Koleksi yang kami pamerkan di antaranya mulai dari Alquran tulisan tangan, khotbah idul adha tulisan tangan dalam huruf arab, talqin mayit tulisan tangan dengan huruf arab, turbos (songko) tokoh agama, destar atau surban milik tokoh agama, dan lainnya," kata pemandu Museum Negeri NTB Yunita di arena pameran, Minggu (3/6).

Warga memadati area Pameran Peradaban Islam NTB di Museum
Warga memadati area Pameran Peradaban Islam di Museum Negeri NTB Lombok. Foto: SuaraNTB

Turut dipamerkan juga senjata pusaka berupa pedang dengan rajah ayat-ayat Alquran, dan aneka koleksi kain batik seperti kain batik untuk penutup mayat, kain cipo cila yang digunakan sebagai kerudung masyarakat di Moyo Hilir (Sumbawa) pada saat upacara eneng hujan (minta hujan), kain batik dengan kaligrafi huruf arab untuk ikat kepala, kre alang, songket subahnala, dan lainnya.

Pameran Peradaban Islam Museum Negeri NTB di IC NTB sendiri telah dibuka sejak Jumat (1/6), dan akan berakhir pada Hari Raya Idul Fitri.

"Kita buka pameran mulai jam 09.00 Wita, sampai jam 22.00 Wita. Pengunjung pameran setiap hari rata-rata mencapai 100-an orang, dengan waktu kunjungan terbanyak pada malam hari. Biasanya mulai ramai sebelum sholat tarawih dan setelah sholat tarawih," kata Yunita, dilansir Antara.

Tak hanya menginformasikan asal muasal penyebaran agama Islam di NTB, juga disebutkan perkembangan peradaban Islam NTB di masa kini. Para tokoh agama Islam NTB dalam melanjutkan syiar agama Islam para pendahulunya, mereka tak segan menuntut ilmu agama secara langsung di pusat sumber ilmu agama Islam di Timur Tengah.

Nahdlatul Wathan

Tak hanya berdakwah, para tokoh agama Islam NTB itu juga sebagian mendirikan organisasi-organisasi Islam sebagai wadah untuk menyampaikan ketauhidannya. Salah satu organisasi Islam yang sangat terkenal dan terbesar di NTB adalah Nahdlatul Wathan (NW), yang didirikan TGKH M Zaenuddin Abdul Madjid.

nw
TGKH M Zaenuddin Abdul Madjid pendiri Nahdlatul Wathan (NW). Foto: Youtube

Banyaknya pondok-pondok pesantren yang berdiri di NTB, sekaligus menunjukkan perkembangan agama Islam di NTB. Saat ini terdapat sekitar 300-an pondok pesantren di NTB, dengan para santri yang belajar agama tak hanya dari dalam daerah NTB saja, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.

Peradaban agama Islam yang jelas nampak di NTB saat ini, seperti Pulau Lombok yang mendapatkan julukan sebagai "Pulau Seribu Masjid". Masjid-masjid yang dibangun sekarang ini mayoritas arsitekturnya bergaya Timur Tengah.

NW
Pesantren di bawah Nahdlatul Wathan (NW). Foto: SyariefCorner

Banyaknya masjid dengan arsitektur modern tersebut, sekaligus menggambarkan semangat religius masyarakat NTB. Terlebih setelah dibangunnya Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB yang megah di pusat kota Mataram.

Peradaban Islam NTB lainnya juga tampak jelas dalam pemerintahan, dengan slogan-slogan dan branding pembangunan baik provinsi maupun kabupaten/kota NTB yang tak lepas dari nilai-nilai Islam. Seperti kota Mataram dengan motonya Mataram Maju, Religius dan Berbudaya. (*)

#Ramadan #NTB #Sejarah Islam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR Desak Polda NTB Usut Tuntas
Polda NTB harus segera mengusut tuntas perkara ini dan membongkar potensi pembiaran serta kelalaian sistemik dalam tata kelola lembaga pendidikan tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR Desak Polda NTB Usut Tuntas
Indonesia
WNA Prancis Tuduh Kapolda NTB Beking Bisnis Narkoba, Pengadilan Buka Opsi Mediasi
Pengadilan Negeri Mataram membuka opsi mediasi dalam kasus WNA Prancis Ludovic Roche yang didakwa mencemarkan nama baik Kapolda NTB lewat unggahan video di media sosial.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
WNA Prancis Tuduh Kapolda NTB Beking Bisnis Narkoba, Pengadilan Buka Opsi Mediasi
Indonesia
Masjid Ibnu Abbas, Saksi Bisu Jejak Dakwah Rasulullah di Kota Taif
Masjid Ibnu Abbas di Taif menjadi saksi bisu dakwah Rasulullah SAW saat ditolak penduduk setempat. Kini, masjid bersejarah ini menjadi pusat ibadah dan kajian Islam.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Masjid Ibnu Abbas, Saksi Bisu Jejak Dakwah Rasulullah di Kota Taif
Indonesia
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Indonesia
Jaksa Bilang Eks Kapolres Bima Terima Rp 150 Juta per 1 Kg Sabu, Polda: Kita Dalami, Itu Baru Omongan
Polda NTB mendalami dugaan aliran dana Rp150 juta per kilogram sabu yang menyeret mantan Kapolres Bima Kota. Jaksa minta kasus dikembangkan ke tindak pidana pencucian uang.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Jaksa Bilang Eks Kapolres Bima Terima Rp 150 Juta per 1 Kg Sabu, Polda: Kita Dalami, Itu Baru Omongan
Fashion
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Ramadan Runway berhasil mencatatkan omzet sebesar Rp 7,9 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Indonesia
Maknai Idulfitri 2026, MUI Tekankan Pentingnya Hidup Efisien
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhammad Cholil Nafis, mengajak umat Islam menjaga kebersamaan dan nilai-nilai yang telah dibangun selama Ramadan
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Maknai Idulfitri 2026, MUI Tekankan Pentingnya Hidup Efisien
Fashion
Sentuhan Etnik Jadi Tren Baru Identitas Modest Wear di Hari Raya
Tren modest wear kini tak hanya berkembang secara global, tetapi juga semakin menguatkan akar lokalnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Sentuhan Etnik Jadi Tren Baru Identitas Modest Wear di Hari Raya
Indonesia
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Selain itu, Amati Lelungan memberi kesempatan bagi alam untuk memulihkan keseimbangan, dan Amati Lelanguan mendorong kejernihan batin dengan melepaskan hiburan duniawi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Indonesia
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Sebelum one way nasional ini diberlakukan, polisi lebih dulu membersihkan lajur dan rest area.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Bagikan