Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Rahara Ajak Pendengar Kembali ke Era 90an Lewat Lagu 'Bilamana'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 09 Maret 2022
Rahara Ajak Pendengar Kembali ke Era 90an Lewat Lagu 'Bilamana'

Rahara kembali merilis single setelah debut pada Januari 2022. (Foto: Instagram/@raharabersua)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH melakukan debutnya dengan merilis lagu berjudul Lengkara pada Januari lalu, grup band Rahara yang beranggotakan Aldo Zulham, Kemal Maharsa, Agi Anggadarma, dan Kevin Pahlevi, kembali merilis single terbaru berjudul Bilamana dengan nuansa balada ala 90an.

Bilamana menceritakan kisah sepasang kekasih yang sedang menjalani hubungan jarak jauh. Mereka berpegang teguh pada janji, harapan, dan rasa cinta untuk tetap bertahan.

Baca juga:

Terima Kasih dan Harapan Coldiac untuk Orangtua di Single 'Kilau'

View this post on Instagram

A post shared by RAHARA (@raharabersua)

Rahara mengatakan, lagu tersebut terinspirasi dari beberapa cerita orang-orang di sekitar mereka yang terpaksa menjalani hubungan jarak jauh akibat pandemi.

“Keadaan tadi mungkin memaksa kita harus ekstra-realistis dan menjadi terpisah dengan beberapa orang yang kita sayangi untuk sementara,” kata Rahara melalui keterangan resmi yang dilansir laman ANTARA, Selasa (8/3).

Mengenai nuansa lagu era 90-an yang disematkan dalam lagu tersebut, Rahara mengatakan hal itu karena kecintaan mereka terhadap musik pop di era tersebut.

"Kita terdorong untuk menghadirkan pop di era itu karena masing-masing dari anggota Rahara pun sangat cinta dengan musik pop band Indonesia di era 90-an dan 2000-an awal. Itulah kenapa, kami memutuskan untuk memasukkan nuansa itu di lagu ini,” kata mereka.

Baca juga:

Playlist 'Women of Indonesia', Cara Spotify Rayakan Hari Perempuan Internasional

Proses pembuatan lagu Bilamana turut dibantu oleh Rio Alief yang menambahkan instrumen drum pada lagu. Rahara berharap, lagu tersebut menjadi awal untuk menarik banyak perhatian terutama bagi pendengar yang menyukai lagu-lagu balada.

"Mudah-mudahan bagi mereka yang juga merindukan bunyi musik dari grup band pop era 90-an dan 2000-an awal bisa merasakan nostalgia bersama saat mendengarkan lagu ini,” ujar mereka.

Mengenai video klip Bilamana, Rahara mengtaakan mereka menggunakan handycam yang dirilis tahun 1996 untuk seluruh pengambilan gambar. Walau menggunakan alat yang telah berumur lebih dari 20 tahun, namun Rahara mengaku puas dengan hasil yang didapatkan.

Video musik Bilamana digarap bersama Aldo sebagai director dan Mas Yog sebagai editor, director, sekaligus DOP. Rahara juga menggandeng Hasyakyla Utami untuk membintangi video musik mereka.

Lagu Bilamana dari Rahara saat ini sudah bisa didengarakan di seluruh platform streaming digital di seluruh Indonesia. Video musik untuk lagu tersebut juga sudah bisa dinikmati di YouTube. (*)

Baca juga:

Idgitaf akan Gelar Konser Mini Album 'Semoga Sembuh'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan