Ragam Manfaat Bermain Catur

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 22 Juni 2022
Ragam Manfaat Bermain Catur

Bermain catur memberikan banyak manfaat. (Foto: Unsplash/Damiano Lingauri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

CATUR bukan sekadar permainan asah otak. Ternyata bermain catur memiliki banyak manfaat untuk kita. Mau itu bermain catur bersama teman, tetangga, sampai calon mertua, seiring berjalannya waktu kamu akan merasakan manfaatnya.

Catur adalah salah satu permainan tertua di dunia yang sudah eksis sekitar abad ke-5 Masehi. Saat itu catur hanya dimainkan oleh para raja dan bangsawan, namun sekarang siapapun bisa memainkannya.

Baca Juga:

Penelitian: Makan Kari Bisa Bantu Cegah Demensia

Seperti dilansir dari The Chess World, manfaat bermain catur tidak hanya sebatas menghilangkan kebosanan saja. Sebab seiring berjalannya waktu, bermain catur akan secara efektif melatih dan mengembangkan dua sisi otak pemainnya.

Ternyata main catur bisa meningkatkan kreativitas. (Foto: Unsplash/Carlos Esteves)

Healthline mengatakan catur dapat memberikan beberapa manfaat pada otak kita, salah satunya ialah meningkatkan kreativitas. Perbanyak jam terbang bermain catur, maka kreativitas kamu akan meningkat.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bermain catur dapat meningkatkan kemampuan seseorang untuk berpikir kreatif dan berbeda. Itu karena saat kamu bermain catur, kamu akan memikirkan berbagai cara untuk mengambil keputusan dalam setiap langkahnya. Misalnya saat kamu mengorbankan benteng demi melindungi raja. Strategi kamu tersebut akan melatih kreativitas kamu dalam mengambil keputusan.

Baca Juga:

Waspada! Alzheimer Juga Bisa Terjadi di Usia Muda, Kenali Tanda-tandanya

Selanjutnya, rutin bermain catur dapat mencegah demensia. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa permainan yang menggunakan ingatan, perhitungan, keterampilan, dan kemampuan berpikir kritis seperti catur dapat membantu mengurangi penurunan kognitif dan menunda demensia.

Main catur juga bisa mencegah demensia.(Foto: Unsplash/Sargu)

Lebih lanjut, bermain catur juga mampu mengobati gejala ADHD. Menurut sebuah studi pada 2016, keluhan anak dengan ADHD atau gangguan mental dapat berkurang dengan bermain catur. Tak hanya itu, catur membantu mengurangi gejala ADHD seperti tidak fokus.

Ingin memiliki ingatan yang baik? Bermain catur dapat mewujudkannya. Bermain catur akan melatih daya ingat seseorang. Hal ini karena setiap bidak memiliki gerakan yang berbeda. Selain itu, pemain catur akan mengingat strategi lawannya yang pada akhirnya meningkatkan daya ingat.

Menurut sebuah penelitian, ditemukan bahwa pemain catur jauh lebih baik dalam mengingat daftar kata yang pernah mereka dengar dari pada orang yang belum pernah memainkannya. (mrf)

Baca Juga:

Waspada! Alzheimer Juga Bisa Terjadi di Usia Muda, Kenali Tanda-tandanya

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Bagikan