MerahPutih.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tidak akan menonaktifkan Direktur Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Djaka Budhi Utama, meski namanya muncul dalam dakwaan kasus dugaan korupsi impor barang tiruan yang melibatkan perusahaan Blueray Cargo milik terdakwa John Field.
“Sampai clear di sana seperti apa. Prosesnya kan baru mulai. Namanya baru muncul, masa langsung berhenti. Kita lihat sampai jelas seperti apa kasus itu, baru kita akan ambil tindakan,” kata Menkeu Purbaya di Jakarta, Kamis (7/5).
Baca juga:
Tanggapi Ancaman Dibekukan Menkeu, Dirjen Bea Cukai: Bentuk Koreksi
Purbaya menegaskan anak buahnya akan menghormati proses hukum yang berjalan. Dia menambahkan Kemenkeu juga menyiapkan pendampingan hukum untuk Djaka Budhi Utama jika diperlukan.
“Kalau Pak Djaka misalnya dipanggil, segala macam, ada pendampingan juga. Bukan intervensi,” tandas orang nomor satu di Kemenkeu itu.
Sikap Bea Cukai
Sementara itu, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menyatakan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah terkait masuknya nama orang nomor satu di institusi mereka dalam dakwaan kasus dugaan suap dan gratifikasi dari Blueray Cargo.
Baca juga:
Bos Blueray Cargo Didakwa Suap Pejabat Bea Cukai Rp 63 M, Plus Kasih Hadiah Mobil
“Karena perkara ini sudah masuk ke tahap persidangan, untuk menghormati dan menjaga independensi proses tersebut, kami tidak berkomentar mengenai substansi perkara,” kata Kasubdit Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo dalam keterangan tertulis, dikutip Antara.
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan
Kasus dugaan korupasi yang melibatkan pejabat Bea Cukai ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 4 Februari 2026 di lingkungan DJBC. Dari 17 orang yang diamankan, enam ditetapkan sebagai tersangka, termasuk pejabat Bea Cukai dan pemilik Blueray Cargo, John Field.
Nama Djaka Budhi Utama kemudian muncul dalam dakwaan KPK. Djaka Budi bersama terdakwa Rizal, Sisprian Subiaksono, dan Orlando Hamonangan disebut ikut bertemu dengan pengusaha-pengusaha kargo di salah satu hotel di Jakarta pada Juli 2025. Salah satu pengusaha yang hadir John Field pemilik Blueray Cargo. (*)