Puncak Kemarau di Bali Agustus, BMKG: September Bakal Hujan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 31 Agustus 2017
Puncak Kemarau di Bali Agustus, BMKG: September Bakal Hujan

Ilustrasi. (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Data statistik BMKG Bali wilayah Buleleng dan Karangasem diprediksi akan mengalami kekeringan hingga akhir Agustus, dan baru akan turun hujan pada periode September hingga November mendatang.

Kepala Stasiun Klimatologi Provinsi Bali Rahmat mengatakan, pada peta monitoring klimatologi Jembrana menyebutkan bahwa wilayah Buleleng dan Karangasem masuk zona cokelat, tanpa adanya hujan per tanggal 20 Agustus 2017.

"Berdasarkan analisis tersebut, daerah dengan warna cokelat sudah lebih dari 30 hari tidak ada hujan. Sehingga potensi kekeringan secara meteorologis," kata Rahmat.

Daerah zona cokelat itu meliputi kawasan Kubu Kabupaten Karangasem, Kubutambahan, dan Gerokgak di Kabupaten Buleleng dan sebagian daerah Nusa Penida. Musim kemarau di Bali khususnya daerah Bali Utara diperkirakan hingga awal September.

"Sebagai informasi, Agustus ini adalah puncak musim kemarau," tandasnya.

Menurutnya, musim kemarau pada tahun ini tidak separah pada tahun 2015 di mana, terjadi kemarau el Nino yang juga merembet ke Pulau Bali.

Rahmat mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di kawasan Buleleng dan Karangasem untuk dapat menyetok air bersih mulai saat ini. Sebab, diperkirakan kemarau akan terjadi hingga akhir Agustus.

"Untuk masyarakat khususnya daerah yang warna cokelat seperti peta di atas sebaiknya agar menyesuaikan dengan ketersediaan air saat ini," katanya. (*)

Berita ini merupakan laporan dari kontributor Merahputih.com untuk wilayah Bali dan sekitarnya, Raiza Andini. Baca berita terkait Bali lainnya di: Penambak Garam Panen Raya Di Musim Kemarau

#BMKG #Fenomena El Nino
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Titiek Soeharto Minta Mitigasi El Nino Dipercepat demi Lindungi Ketahanan Pangan Nasional
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto meminta mitigasi El Nino dilakukan secara cepat dan terintegrasi guna menjaga produktivitas pertanian, peternakan, dan ketahanan pangan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Titiek Soeharto Minta Mitigasi El Nino Dipercepat demi Lindungi Ketahanan Pangan Nasional
Indonesia
Ancaman El Nino 2026 Nyata, BMKG Beri Peringatan Darurat Puncak Musim Kemarau Bulan Agustus
Puncak musim kemarau sebagian besar terjadi pada Agustus mendatang, meliputi 369 ZOM atau mencakup 48,84 persen luas daratan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
Ancaman El Nino 2026 Nyata, BMKG Beri Peringatan Darurat Puncak Musim Kemarau Bulan Agustus
Indonesia
Cuaca Ekstrem Menggila 3-6 Juli 2026: Potensi Hujan Sepekan ke Depan Mengancam Wilayah Aceh Hingga Papua
Embusan angin kuat ini berpotensi menumbangkan pohon perindang jalan serta merusak struktur bangunan non-permanen
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
Cuaca Ekstrem Menggila 3-6 Juli 2026: Potensi Hujan Sepekan ke Depan Mengancam Wilayah Aceh Hingga Papua
Indonesia
El Nino Berpeluang Capai 98 Persen, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Darurat Karhutla dan Kekeringan
Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin meminta pemerintah segera melakukan mitigasi darurat menghadapi El Nino yang berpeluang mencapai 98 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
El Nino Berpeluang Capai 98 Persen, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Darurat Karhutla dan Kekeringan
Indonesia
BMKG Peringatkan Sejumlah Daerah di Indonesia Hujan Deras dengan Petir dan Angin Kencang Hari Ini
Diprakirakan, sejumlah daerah di Tanah Air akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
BMKG Peringatkan Sejumlah Daerah di Indonesia Hujan Deras dengan Petir dan Angin Kencang Hari Ini
Indonesia
Pulau Jawa Terancam Alami Kekeringan, BMKG Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca
Kekeringan berpeluang terjadi akibat kemarau yang lebih panas-kering di Pulau Jawa.
Frengky Aruan - Selasa, 30 Juni 2026
Pulau Jawa Terancam Alami Kekeringan, BMKG Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca
Indonesia
Peringatan Dini BMKG 30 Juni-2 Juli 2026: Kota-Kota yang Masih Dilanda Hujan Sedang Hingga Sangat Lebat
Masyarakat berada di area terdampak kemarau wajib menjaga kecukupan cairan tubuh guna mengantisipasi suhu menyengat siang hari
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
Peringatan Dini BMKG 30 Juni-2 Juli 2026: Kota-Kota yang Masih Dilanda Hujan Sedang Hingga Sangat Lebat
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa 30 Juni 2026: Jakarta Kompak Cerah Berawan Siang Hari, Sore Mulai Basah
Suhu udara mencapai 34 derajat Celsius berpotensi memicu rasa gerah berlebih saat melakukan mobilisasi siang hari
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa 30 Juni 2026: Jakarta Kompak Cerah Berawan Siang Hari, Sore Mulai Basah
Indonesia
Prakiraan Cuaca Ekstrem Periode 29 Juni-2 Juli 2026, Angin Kencang Siap Landa Jawa Barat Hingga Papua Selatan
Dua kondisi berbeda menuntut langkah antisipasi tepat dari masyarakat berdasarkan karakteristik cuaca wilayah masing-masing
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 Juni 2026
Prakiraan Cuaca Ekstrem Periode 29 Juni-2 Juli 2026, Angin Kencang Siap Landa Jawa Barat Hingga Papua Selatan
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Daftar Kota-Kota yang Bakal Dilanda Hujan Ringan dan Berawan
Payung dan jas hujan menjadi perlengkapan wajib bagi warga luar ruangan guna mengantisipasi perubahan atmosfer mendadak
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 Juni 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Daftar Kota-Kota yang Bakal Dilanda Hujan Ringan dan Berawan
Bagikan