Headline

Puluhan Pekerja Dibantai KKB Papua, Bukti Pembangunan Infrastruktur Penuh Risiko

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 04 Desember 2018
Puluhan Pekerja Dibantai KKB Papua, Bukti Pembangunan Infrastruktur Penuh Risiko

Jubir TKN KIK yang juga politisi Partai Perindo Arya Sinulingga memberikan keterangan pers di Posko Cemara, Kamis (8/11) (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf turut berdukacita atas meninggalnya puluhan pekerja yang menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Hal tersebut disampaikan Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga saat jumpa pers di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Selasa (4/12).

Peristiwa ini, kata Arya membuktikan beratnya tantangan dan risiko pemerintah dalam membangun infrastruktur terutama di wilayah terpencil Indonesia.

"Orang sering sekali, pihak lain sering sekali meremehkan yang namanya pembangunan infrastruktur di indonesia. Hari ini kita disadarkan bahwa membangun indonesia itu tidak mudah. Membangun indonesia itu tidak mudah," ucap Arya.

Bayangkan saja, korban merupakan pekerja, mereka bekerja membangun Indonesia, bekerja membangun Papua, bekerja membangun keterbelakangan di Papua, jauh dari keluarga di tengah hutan dan terpencil, tapi menjadi korban kebrutalan KKB.

Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf Arya Sinulingga
Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga (Foto: Ist)

"Orang dengan mudah mengatakan pembangunan infrastruktur 'itu sejak jaman dulu' Hari ini kita disadarkan puluhan orang mati terbunuh. Berat betul membangun Indonesai. Dan itu tidak gampang. Dan kita sadar membangun infrastruktur itu tidak gampang," kata dia.

Namun demikian, Politisi Perindo itu meyakini Pemerintahan Jokowi akan terus berkomitmen membangun Indonesia apapun tantangannya.

Di kesempatan yang sama, TKN meminta, pihak keamanan untuk menangkap orang yang telah melakukan pembunuhan terhadap pekerja agar hukum ditegakkan.

"Selamat jalan para pejuang pembangunan di Papua. Mereka adalah para pejuang yang kita harus hargai, mereka telah berjuang membuka Indonesia dari keterbelakangannya dan dari keterpencilannya," pungkas Arya Sinulingga.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: MUI Sesalkan Maraknya Sikap Saling Hujat Jelang Pilpres 2019

#Kelompok Bersenjata #Organisasi Papua Merdeka #Proyek Infrastruktur #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Bank Jakarta dan PT SMI menyiapkan Rp 2,11 triliun untuk membantu tujuh proyek infrastruktur.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, DPR: Tegaskan Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil
Negara wajib menjamin keamanan warga sipil yang bekerja di wilayah rawan konflik.

Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, DPR: Tegaskan Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil
Indonesia
Gerombolan Pembunuhan Pilot AS di Papua Masih Diburu, Diduga Kelompok Elkius Kobak
TPNPB-OPM menyerang pesawat AMA Air di Yahukimo, menewaskan pilot AS Nicholas Goselin. TNI evakuasi jenazah dan buru kelompok pimpinan Elkius Kobak. AS pantau situasi.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Gerombolan Pembunuhan Pilot AS di Papua Masih Diburu, Diduga Kelompok Elkius Kobak
Indonesia
Polisi Kejar Pelaku Pembakaran Pesawat yang Dipiloti WNA Amerika Serikat di Papua
Satgas Ops Damai Cartenz segera melakukan investigasi awal serta berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk memastikan kebenaran peristiwa tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Polisi Kejar Pelaku Pembakaran Pesawat yang Dipiloti WNA Amerika Serikat di Papua
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
KKB Papua Kocar-kacir, Satgas Cartenz 2026 Ungkap Peran Meno Kogoya Dalam Rentetan Penembakan Pesawat
Selain Meno, Satgas juga mengungkap identitas tiga pelaku lainnya, yakni Kotor Payage alias Kotoran Giban, Enage Heluka, dan Homi Heluka.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Maret 2026
KKB Papua Kocar-kacir, Satgas Cartenz 2026 Ungkap Peran Meno Kogoya Dalam Rentetan Penembakan Pesawat
Indonesia
Bau Got Menyengat di Kalideres, Pemkot Jabar Salahkan PAM Jaya
Genangan air got berwarna hitam dan berbau menyengat di Jalan Satu Maret, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, menimbulkan keresahan warga.
Wisnu Cipto - Selasa, 03 Maret 2026
Bau Got Menyengat di Kalideres, Pemkot Jabar Salahkan PAM Jaya
Indonesia
Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo, Terlibat Penembakan TNI
Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo, Papua. KKB ini terlibat kasus penembakan Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo, Terlibat Penembakan TNI
Bagikan