Teknologi

PULSE, Kalung Buatan NASA yang Bantu Mencegahmu Menyentuh Wajah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 05 Juli 2020
PULSE, Kalung Buatan NASA yang Bantu Mencegahmu Menyentuh Wajah

Kalung PULSE buatan NASA untuk mencegah menyentuh wajah. (Foto: slashgear.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SERING menyentuh wajah? Lihat apa yang NASA buat. Sejak adanya COVID-19, orang-orang diingatkan untuk tidak sering-sering menyentuh wajah. Hal ini untuk menghindari penularan virus tersebut. Droplets dari virus Corona dapat masuk ke tubuh melalui mata, mulut, dan hidung.

Kamu tidak pernah tahu pasti apakah tangan yang kamu gunakan untuk segala hal tertempel droplets atau dahak dari virus Corona.

Oleh karenanya, kamu harus berhati-hati saat menyentuh bagian wajahmu. Biasanya kamu menyentuh wajahmu karena mengucek mata atau menggosok hidungmu yang gatal.

Baca juga:

Papan Karton Selebritas, Cara Unik Universitas Sunway Malaysia Terapkan ‘Social Distancing’

Urusan menggosok hidung mungkin biasa terbantu dengan pemakaian masker. Namun, bagian mengucek mata agak tricky. Karena terbiasa saat gatal, mengantuk, atau sekadar meyentuh daerah sekitar mata masih menjadi hal yang sulit dilakukan. Tidak seperti hidung atau mulut, kamu tidak memiliki pelindung mata, kecuali memang menggunakan kacamata.

PULSE, Kalung Buatan NASA yang Bantu Mencegahmu Menyentuh Wajah
Kalung PULSE yang mengingatkan untuk tidak menyetuh wajah. (Foto: techeblog)

Berangkat dari situ, Lembaga antariksa Amerika Serikat (NASA) membuat kalung yang dapat mengingatkan kalau kamu tanpa sadar hampir menyentuh wajahmu. Kalung ini tidak dijual, karena NASA tidak memiliki bisnis seperti toko yang menjual barang-barangnya. Lalu, bagaimana cara mendapatkannya?

Bagian dari NASA, Jet Propulsion Lab (JPL) memberikan dokumen yang berisikan rancangan hingga bahan-bahan yang dibutuhkan kalung ini. Nama dari kalung ini adalah PULSE, yang didesain dalam bentuk buah kalung.

Baca juga:

Apakah Aman Berenang di Tengah Pandemi Virus Corona?

Jadi, kalung ini merupakan desain yang akan dibuat oleh kamu sendiri. Kamu membutukan 3D Printing, alat solder, beberapa kabel, baterai koin, dan beberapa bahan lainnya untuk membuat kalung ini.

PULSE, Kalung Buatan NASA yang Bantu Mencegahmu Menyentuh Wajah
Jet Propulsion Lab membuat PULSE yang dapat dibuat sendiri. (Foto: nowthisnews)

Cara kerja dari kalung ini adalah ketika kamu memakainya akan ada getaran untuk mengingatkanmu. Saat tangan kita terangkat ke dekat wajah, PULSE akan aktif dan bergetar.

Aksesori ini dapat aktif saat tangan berjarak 12 inci dari kalung tersebut. Tentunya, saat bergetar kita akan terkejut dan ingat untuk tidak menyentuh wajah.

NASA mengatakan PULSE tidak sulit untuk dirakit, bahkan oleh orang biasa. Mereka sengaja mendesain PULSE menjadi kalung 3D yang mudah untuk dirakit. Selain itu, kalung ini juga tidak membutuhkan biaya yang besar

.

Nah untuk kamu yang masih suka menyentuh wajah, PULSE bisa jadi solusi. Sayangnya, kamu membutuhkan 3D printer, yang sedikit ditemukan di Indonesia. Apa mungkin ada alternatif cara lain? Karena kalung DIY ini juga bisa dibuat mengandalkan kreativitasmu. (may)

Baca juga:

Sudah Ada Corona Sejak Tahun 1957

#NASA #Virus Corona #Kalung
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.

Berita Terkait

ShowBiz
NASA Ungkap Kru Artemis III, Siap Balik ke Bulan
Kru yang dijadwalkan meluncur paling cepat pada akhir 2027 itu terdiri dari tiga astronaut NASA dan satu astronaut Badan Antariksa Eropa (ESA).
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
 NASA Ungkap Kru Artemis III, Siap Balik ke Bulan
Tekno
Your Name in Landsat NASA: Begini Cara Buat Nama dari Satelit yang Viral
Your Name in Landsat NASA viral! Simak cara membuat nama dari citra satelit Landsat lengkap dengan langkah mudah dan penjelasannya.
ImanK - Jumat, 24 April 2026
Your Name in Landsat NASA: Begini Cara Buat Nama dari Satelit yang Viral
Dunia
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Astronaut Artemis II kembali dengan selamat ke Bumi. Kapsul Orion mendarat sempurna di Samudra Pasifik dekat lepas pantai San Diego, Amerika Serikat.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Dunia
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan
Mereka memiliki jauh lebih banyak foto dan lebih banyak cerita untuk dibagikan kepada dunia saat mereka bersiap kembali ke bumi.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Fun
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi
Interstellar comet 3I/ATLAS milik NASA melintas dekat Bumi. Berasal dari luar tata surya dan diperkirakan berusia hingga 7 miliar tahun.
ImanK - Minggu, 21 Desember 2025
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi
Dunia
NASA Larang Warga Negara China Kerja di Program Antariksa, Antisipasi Tindakan Spionase
Beberapa kasus dugaan spionase yang melibatkan warga negara China juga muncul belakangan ini di AS.
Dwi Astarini - Kamis, 11 September 2025
NASA Larang Warga Negara China Kerja di Program Antariksa, Antisipasi Tindakan Spionase
Fun
Terjebak 9 Bulan di ISS, Dua Astronaut NASA Akhirnya Pulang ke Bumi
Dua astronaut NASA akhirnya kembali ke bumi dengan selamat.
Ikhsan Aryo Digdo - Selasa, 18 Maret 2025
Terjebak 9 Bulan di ISS, Dua Astronaut NASA Akhirnya Pulang ke Bumi
Fun
SpaceX Kirim Kru Baru ke ISS, Butch dan Suni Segera Pulang setelah 9 Bulan
SpaceX Kirim Kru Baru ke ISS untuk menjalankan misi.
Ikhsan Aryo Digdo - Sabtu, 15 Maret 2025
SpaceX Kirim Kru Baru ke ISS, Butch dan Suni Segera Pulang setelah 9 Bulan
Bagikan