Puan Terima Brevet Kehormatan Hiu Kencana TNI AL

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 28 November 2022
Puan Terima Brevet Kehormatan Hiu Kencana TNI AL

Ketua DPR RI Puan Maharani mendapat kehormatan dari TNI AL (Angkatan Laut). (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mendapat kehormatan dari TNI AL (Angkatan Laut). Puan menerima brevet kehormatan Hiu Kencana dan berarti menjadi salah satu warga kehormatan TNI AL.

Penyerahan brevet Hiu Kencana digelar di Dermaga 100 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (28/11). Brevet Hiu Kencana merupakan lambang kehormatan bagi Satuan Kapal Selam di TNI AL.

Saat tiba di lokasi, Puan disambut oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono. Upacara penyematan brevet dilakukan di dalam kapal selam milik TNI AL, KRI Alugoro-405 yang bersandar di Dermaga 100 Tanjung Priok.

Baca Juga:

TNI AL Kerahkan 14 Kapal Perang Amankan Perairan Bali saat KTT G20

Puan menerima brevet Hiu Kencana TNI AL bersama sejumlah pejabat negara, anggota 1 BPK RI Nyoman Adhi Suryadyana, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, dan Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono.

Sebelum memasuki KRI Alugoro-405, Puan bersama pejabat lain mendapat safety briefing dari perwakilan TNI AL Kolonel Laut Widya Purwanda. Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu menjadi yang pertama masuk ke KRI Alugoro, kemudian disusul pejabat-pejabat lain.

KRI Alugoro-405 kemudian menyelam selama satu jam dengan berlayar di sekitar perairan Jakarta. Penyematan brevet Hiu Kencana kepada Puan dan pejabat lain dilakukan oleh KSAL Laksamana TNI Yudo Margono dalam pelayaran tersebut.

Selain upacara penyematan brevet, pelayaran KRI Alugoro-405 juga diisi dengan pengenalan prajurit TNI awak kapal beserta isi dari kapal selam. Puan mendapat penjelasan apa saja pekerjaan para awal kapal hingga keunggulan dari KRI Alugoro-405 yang memiliki torpedo tersebut.

Tak hanya itu, Puan juga ditunjukkan operasional KRI Alugoro-405 manakala terjadi situasi kedaruratan. Menurutnya, KRI Alugoro-405 merupakan KRI yang cukup lengkap untuk menjaga kedaulatan NKRI.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak KSAL yang sudah mengajak kami untuk bisa melihat keseharian KRI Alugoro-405 beserta dengan awaknya,” kata Puan usai pelayaran.

Meski ruangannya agak sempit, Puan mengaku KRI Alugoro-405 sangat nyaman. Ia pun merasa senang mendapat pengalaman baru dengan menaiki kapal selam yang dibuat atas kerja sama dengan Korea Selatan itu.

“Indonesia negara bebas aktif jadi kita buka peluang kerja sama dengan semua negara yang dapat mendorong disesuaikannya dengan demografi Indonesia,” sebutnya.

“Kami melihat dan berharap kapal ini akan menjadi salah satu KRI Pamungkas bagi TNI AL,” imbuh Puan.

Baca Juga:

PT PAL Dapat Order Perbaiki dan Pasang Rudal di 41 Kapal Perang TNI AL

Mantan Menko PMK itu memastikan DPR akan terus mendukung kemajuan alutsista TNI, termasuk kapal-kapal laut milik TNI AL. Hal ini, kata Puan, mengingat Indonesia merupakan negara maritim atau negara kelautan.

“Sehingga diperlukan lebih banyak lagi kapal-kapal laut yang bisa menjaga NKRI dan tentu saja menjaga jikalau ada hal-hal yang tidak diinginkan mengganggu kedaulatan negara kita,” jelas cucu Proklamator RI Bung Karno tersebut.

Lebih lanjut, Puan menyatakan DPR siap mengawal pemenuhan Minimum Essential Force (MEF) yang merupakan standar kekuatan pokok dan minimum TNI. MEF disebutnya mutlak disiapkan sebagai prasyarat utama terlaksananya efektivitas tugas pokok dan fungsi TNI dalam menghadapi ancaman aktual.

Saat ini, MEF telah memasuki tahap III periode 2019-2024 yang ditargetkan mencapai 70 persen pada akhir 2024. Pemenuhan MEF tahap III berangkat dari pencapaian MEF tahap II periode 2014-2019 yang mencapai sekitar 62 persen dari target sebesar 74,62 persen.

“DPR mendukung tercapainya MEF semaksimal mungkin. Dan kami akan mendorong sebelum 2024, target MEF renstra ketiga akan tercapai,” ungkap Puan.

Sementara itu, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono menyatakan brevet Hiu Kencana diberikan sebagai wujud terima kasih atas kontribusi Puan dan pejabat negara lain dalam membangun TNI AL, khususnya kapal selam.

“Dengan penyematan brevet Hiu Kencana, bapak/ibu telah menjadi warga TNI AL dan ikut bertanggung jawab terhadap kemajuan Angkatan Laut,“ terang KSAL.

Laksamana Yudo pun menyatakan, TNI AL merasa terhormat karena Puan dan pejabat penerima brevet Hiu Kencana lain bersedia ikut merasakan dan menyelami kehidupan pengabdian kapal selam penjaga kedaulatan Indonesia.

“Kapal selam kunci keberhasilan operasi laut sebagai alat intai strategis. Awak kapal selam adalah gambaran prajurit gagah berani, tabah, tidak memikirkan publisitas,” tutupnya. (Pon)

Baca Juga:

TNI AL Kerahkan 12 KRI Amankan Perairan Bali Selama KTT G20

#TNI AL #Puan Maharani
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Listyo Sigit sendiri dilantikan menjadi menjadi Kapolri di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 27 Januari 2021 silam, alias sudah lebih dari 5 tahun menjabat.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Sebanyak 400 personel TNI Angkatan Laut disiapkan menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal induk Giuseppe Garibaldi diserahterimakan dari Italia kepada Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Berita Foto
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Indonesia
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi berangkat dari Italia sejak Senin (24/8). Selama perjalanan itu, Garibaldi dikawal kapal perang dari Angkatan Laut Italia.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Bagikan