Puan Respons soal Megawati yang Sempat Tolak RUU TNI
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri (MP/Ponco)
MerahPutih.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani menanggapi soal Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang sempat menolak Revisi Undang-Undang (RUU) TNI.
Ketua DPR RI ini menyebut penolakan itu disampaikan Megawati sebelum RUU TNI dibahas secara resmi.
"Ya, itu kan sebelum kita bahas bersama dan hasilnya seperti apa," kata Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/3).
Ia menekankan fraksi PDIP ingin memastikan RUU TNI tidak menghidupkan lagi dwifungsi ABRI. Kehadiran PDIP, kata dia, justru untuk meluruskan semua hal yang tak sesuai keinginan rakyat.
"Kehadiran PDI justru untuk meluruskan jika kemudian ada hal-hal yang kemudian tidak sesuai dengan apa yang kemudian kami anggap itu tidak sesuai," ujarnya.
Puan menambahkan pimpinan DPR dan Komisi I sudah menjelaskan mengenai RUU TNI. Menurutnya, tidak ada pasal yang perlu dikhawatirkan kembali ke era Orde Baru.
Baca juga:
DPR Bagikan Draf Revisi UU TNI, Ingin Pastikan Hanya 3 Pasal Yang Diubah
"Tadi kan dalam konferensi pers sudah disebarkan hasil dari Panja yang akan diputuskan," tandasnya.
Sebelumnya, Megawati menolak RUU TNI dan Polri. Hal itu lantaran revisi kedua UU tersebut tidak sesuai ketentuan TAP MPR RI VI/MPR/2000 tentang Pemisahan TNI dan Polri.
Penolakan itu disampaikan Megawati saat menjadi pembicara pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Perindo di iNews Tower, Jakarta, Selasa 30 Juli 2024, lalu.
"Nanti kalau saya ngomong gini, (nanti ada yang bilang) 'Bu Mega enggak setuju', ya enggak setuju lah yang RUU TNI-Polri gitu," ujar Megawati. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Hadiri Zayed Award 2026, Megawati Peringatkan Bahaya AI Tanpa Regulasi
Megawati Paparkan Sikap Politik ke Prabowo Pada Putra Mahkota Abu Dhabi
Megawati Ingatkan Perempuan Jangan Terjebak Dilema Palsu Cita-Cita Vs Rumah
Di Forum Zayed Award, Megawati Buka Rahasia Redam Konflik Ambon-Poso Lewat Empati Perempuan
Kenangan Megawati Pada Istri Mantan Kapolri Hoegeng, Selamat Jalan Tante Meri
Pidato Ketua DPR Puan Maharani dalam Rapat Paripurna DPR Perdana Tahun 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS