Puan Harap LRT Jabodebek Bantu Kurangi Polusi Udara di Ibu Kota

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 31 Agustus 2023
Puan Harap LRT Jabodebek Bantu Kurangi Polusi Udara di Ibu Kota

Undangan menaiki kereta LRT Jabodebek usai diresmikan Presiden Joko Widodo di Stasiun LRT Dukuh Atas, Jakarta, Senin (28/8/2023). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kehadiran transportasi massal Light Rapid Transit (LRT) Jabodebek diyakini dapat mengurangi kemacetan di Ibu Kota Jakarta.

Ketua DPR RI Puan Maharani berharap, kehadiran LRT Jabodebek juga menjadi solusi mengatasi permasalahan pencemaran udara yang tengah menghantui masyarakat saat ini.

"Kami di DPR akan terus mendukung pemerintah untuk mengatasi permasalahan kemacetan dan polusi udara yang cukup mengkhawatirkan. Semoga hadirnya LRT dapat membantu mengurangi polusi udara di Ibu Kota dan sekitarnya," kata Puan dalam keterangannya, Kamis (31/8).

Baca Juga:

Menkes Minta Tiongkok Pinjamkan Alat Pendeteksi Hotspot Polusi

"Tapi tentunya semua ini membutuhkan dukungan dari masyarakat sendiri, untuk mau beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik yang lebih ramah lingkungan,” sambung Puan.

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini menyambut baik atas beroperasi penuh moda transportasi massal LRT Jabodebek. Selain semakin memudahkan masyarakat, moda transportasi umum ini dapat mendukung upaya mengurangi emisi polutan.

"Saya antusias dan mendukung penuh beroperasinya LRT Jabodebek yang diharapkan menjadi awal dari reformasi kualitas pelayanan transportasi publik di Indonesia, khususnya kota Jakarta dan sekitarnya," ujarnya.

Dengan adanya LRT Jabodebek, kata Puan, akan memberikan pilihan transportasi publik bagi masyarakat di daerah penyangga yang menjalani aktivitas hariannya di Jakarta.

Kehadiran LRT dinilai semakin melengkapi transportasi publik lainnya seperti KRL, Trans Jabodebek hingga MRT, yang setiap harinya selalu dipadati penumpang.

"Masyarakat yang setiap harinya mendatangi Ibu Kota untuk bekerja, memerlukan sarana transportasi publik yang memudahkan mereka. Jadi LRT ini bisa menjadi alternatif terutama untuk wilayah yang tidak terjangkau sarana transportasi massal lainnya," ungkapnya.

Baca Juga:

Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Penanggulangan Dampak Polusi Bagi Kesehatan

Di sisi lain, Puan mendorong pemerintah untuk memastikan akses dari dan menuju stasiun LRT ke moda lanjutan lainnya disiapkan dengan baik. Hal tersebut bertujuan untuk menarik minat masyarakat untuk beralih ke moda transportasi massal LRT Jabodetabek.

"Peralihan kendaraan pribadi ke kendaraan umum oleh masyarakat akan sulit jika mereka masih harus berjalan jauh atau berpindah-pindah lokasi perhentian menggunakan beberapa jenis transportasi umum, misalnya dari LRT masih harus lagi menggunakan ojek untuk menjangkau kantor," imbuhnya.

Puan juga mengapresiasi adanya tarif promo yang diberikan pemerintah bagi pengguna LRT Jabodebek dan menilai hal tersebut menjadi langkah promosi yang tepat agar masyarakat beralih ke kendaraan umum.

"Promo tarif angkutan umum adalah salah satu cara menyerap keinginan masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik. Selain itu, akan mengurangi kepadatan pada transportasi publik lainnya," pungkasnya.

Diketahui, LRT Jabodebek secara resmi beroperasi sejak Senin (28/8) lalu setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Adapun moda transportasi massal tersebut melayani masyarakat di 18 stasiun yang menghubungkan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.

Pada awal pengoperasian LRT, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) menetapkan tarif promo sebesar Rp 5.000 dengan tarif maksimal Rp 20 ribu untuk jarak terjauh. Skema tarif ini mulai diberlakukan pada awal bulan Oktober 2023 hingga akhir Februari 2024. (Pon)

Baca Juga:

Menkes bakal Adopsi Cara Tiongkok Atasi Polusi Udara

#LRT #Puan Maharani #Polusi Udara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tekan Polusi Udara, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca Jelang Running Festival dan Konser Ye
Pemprov DKI menggelar modifikasi cuaca menjelang Jakarta Running Festival dan konser Ye.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Tekan Polusi Udara, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca Jelang Running Festival dan Konser Ye
Indonesia
LRT Jakarta Terhubung Sampai Manggarai, KAI Dukung Penyelesaian Akses Langsung ke Stasiun
Penyelesaian fasilitas penghubung langsung antarkeduanya masih dilakukan agar perpindahan pelanggan antarmoda di masa depan dapat semakin mudah.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
LRT Jakarta Terhubung Sampai Manggarai, KAI Dukung Penyelesaian Akses Langsung ke Stasiun
Indonesia
Awas Sesak! Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Tembus Kategori Tidak Sehat, Wajib Pakai Masker
Kualitas udara Jakarta pagi ini berstatus tidak sehat dengan indeks AQI mencapai 177. Segera ketahui bahaya polusi udara dan langkah ampuh melindungi kesehatanmu di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Oktober 2026
Awas Sesak! Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Tembus Kategori Tidak Sehat, Wajib Pakai Masker
Indonesia
Pakai Masker! Kualitas Udara Jakarta Rabu (7/10) Pagi Tidak Sehat, Masuk 5 Besar Terburuk Dunia
Kualitas udara Jakarta pada Rabu (7/10) pagi masuk kategori tidak sehat.
Yusuf Abdillah - Rabu, 07 Oktober 2026
Pakai Masker! Kualitas Udara Jakarta Rabu (7/10) Pagi Tidak Sehat, Masuk 5 Besar Terburuk Dunia
Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Listyo Sigit sendiri dilantikan menjadi menjadi Kapolri di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 27 Januari 2021 silam, alias sudah lebih dari 5 tahun menjabat.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Indonesia
Kualitas Udara Jakarta 26 September 2026: Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia
Jakarta masuk 10 besar sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Hal itu diketahui dari IQAir pada Sabtu (26/9) pagi.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Kualitas Udara Jakarta 26 September 2026: Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia
Indonesia
DPRD DKI Minta Tarif LRT Jakarta Terjangkau dan Terintegrasi Transum Lainnya
Pemerintah tetap perlu menghitung kebutuhan subsidi melalui skema public service obligation (PSO).
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
DPRD DKI Minta Tarif LRT Jakarta Terjangkau dan Terintegrasi Transum Lainnya
Indonesia
Mulai Hari ini Naik LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Dikenai Tarif Rp 5.000
Layanan tarif Rp 8 LRT Jakarta itu telah berlangsung sejak periode 16 hingga 23 September 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Mulai Hari ini Naik LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Dikenai Tarif Rp 5.000
Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Bagikan