Puan Berharap Idul Adha Hadirkan Kerendahan Hati dan Kepedulian

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 10 Juli 2022
Puan Berharap Idul Adha Hadirkan Kerendahan Hati dan Kepedulian

Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Umat muslim hari ini, Minggu (10/10), merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah. Warga diharapkan dapat merayakan Idul Adha dengan penuh makna, sekalipun pandemi COVID-19 masih ada.

"Gema takbir berkumandang, kini tibalah saatnya kita untuk berbagi," kata Ketua DPR Puan Maharani dalam keterangannya, Sabtu (9/7).

Baca Juga:

Puan Minta Pemerintah Perketat Pengawasan di Tempat Penjualan Hewan Kurban

Puan mengajak umat muslim untuk berserah dan bersyukur di hari yang suci ini dan mensyukuri nikmat yang diberikan Sang Maha Kuasa bisa menjadi salah satu cara dalam memaknai Idul Adha.

"Jadikan Idul Adha sebagai momentum untuk melatih keikhlasan dan ketulusan dalam menjalankan perintah Allah SWT," tuturnya.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini mengatakan, Idul Adha merupakan momen berbagi kepada sesama. Terutama kepada mereka yang membutuhkan.

"Dalam semangat berkurban, mari kita capai kerendahan hati dan kepedulian pada sesama," imbuh mantan Menko PMK itu.

Puan meminta masyarakat untuk mewaspadai penyakit mulut dan kuku (PMK) yang banyak menyerang sapi. Walaupun Pemerintah telah melakukan pengawasan terhadap penjualan hewan kurban, warga diminta tetap melakukan antisipasi.

"Upaya untuk memastikan hewan kurban yang dijual adalah hewan sehat sudah dilakukan. Meski begitu, masyarakat tetap harus waspada dengan merebus daging kurban minimal 30 menit saat dimasak. Ini untuk kebaikan bersama," ujar Puan.

Cucu Proklamator RI Bung Karno itu pun mengucapkan selamat kepada jemaah haji Indonesia yang sudah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci dan seluruh jemaah haji nanti dapat pulang ke Indonesia dengan selamat dan dalam keadaan sehat.

"Ibadah haji tahun ini adalah yang pertama diikuti jemaah haji Indonesia setelah 2 tahun absen akibat pandemi COVID-19. Saya bersyukur jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lancar. InsyaAllah menjadi haji yang mabrur," ungkapnya.

DPR RI sendiri telah melaksanakan fungsi pengawasan pelaksanaan ibadah haji melalui Komisi VIII yang telah menerjunkan tim ke Mekkah dan Madinah. Ada sejumlah catatan dari Komisi VIII terkait pelaksanaan ibadah haji kali ini yang nantinya akan menjadi bahan evaluasi DPR bersama dengan pihak Pemerintah.

"Kemarin ada keluhan soal makanan, pondokan dan lain-lain dari jemaah haji kita. Ini akan menjadi perhatian DPR untuk evaluasi ibadah haji tahun berikutnya. Termasuk soal kuota haji," katanya. (Pon)

Baca Juga:

Cak Imin Tegaskan Idul Adha Tingkatkan Kesalihan Sosial

#Idul Adha #Puan Maharani
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Listyo Sigit sendiri dilantikan menjadi menjadi Kapolri di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 27 Januari 2021 silam, alias sudah lebih dari 5 tahun menjabat.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Bagikan