Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

PTPN dan Pupuk Indonesia Perkuat Komitmen Capai Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 23 September 2024
PTPN dan Pupuk Indonesia Perkuat Komitmen Capai Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Pelaku Usaha (Kiri), Handoko Hendroyono (tengah), Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia, Panji W. Ruky; Direktur Utama PTPN III, Mohammad Abdul Ghani. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III tegaskan komitmen untuk mendukung swasembada pangan Indonesia. Dalam lima tahun ke depan, PTPN III akan memfokuskan usaha pada lima komoditi utama yang dianggap strategis untuk mencapai kemandirian pangan.

Direktur Utama PTPN III Mohammad Abdul Ghani mengungkapkan, lima komoditi tersebut adalah kelapa sawit, gula, kopi, teh, dan karet.

"Kami menargetkan swasembada gula pada tahun 2028, yang akan mengurangi ketergantungan pada impor dan menghemat devisa negara," ujar Mohammad Abdul Ghani dalam acara Media Briefing Penguatan BUMN Menuju Indonesia Emas dengan tema ‘Road Map BUMN Menuju Ketahanan Pangan’ di Sarinah, Jakarta, Kamis (23/9).

Komoditi kelapa sawit akan difokuskan untuk mendukung produksi minyak makan dan biodiesel, sementara kopi dan teh akan dikembangkan untuk meningkatkan ekspor.

Ghani juga mencatat bahwa selama empat tahun terakhir, PTPN III telah berhasil mengumpulkan pendapatan hingga Rp 15 triliun, berkat dukungan dari pemerintah dan manajemen yang solid.

"Kami berterima kasih kepada Pak Erick Thohir dan jajaran pemerintah yang telah mendukung langkah-langkah kami dalam mengatasi masalah operasional dan keuangan di masa lalu," ujarnya.

Baca juga:

Petani Senang Alokasi Pupuk Subsidi Ditambah Jelang Musim Tanam 2

Dalam pandangannya, swasembada gula tidak hanya akan berdampak pada ketersediaan produk di pasar, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani.

"Kami berharap pendapatan petani tebu dapat meningkat satu setengah kali lipat dalam empat tahun ke depan, sehingga mereka dapat menikmati hasil kerja keras mereka secara lebih baik," tambahnya.

Ghani menekankan pentingnya fokus pada pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. "Dengan menciptakan lapangan kerja dan memastikan pendapatan petani meningkat, kami percaya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih baik," katanya.

Hal tersebut diamini pihak Pupuk Indonesia. Sejak memulai transformasi pada tahun 2019, Pupuk Indonesia telah berhasil meningkatkan kinerja perusahaan secara signifikan, yang dikatakan menunjang produktivitas petani.

"Pada tahun 2019, laba kami sekitar Rp3,4 triliun, dan pada tahun 2022 sudah mencapai Rp6,3 triliun, hampir dua kali lipat," kata Direktur Transformasi Bisnis PT Pupuk Indonesia, Panji W. Ruky.

Baca juga:

Hanya Petani Anggota RDKK Penggarap 9 Komoditas Ini yang dapat Pupuk Subsidi

Selain itu, Pupuk Indonesia juga berhasil menyediakan 9,5 juta ton pupuk subsidi, baik urea maupun NPK, yang sangat penting untuk mendukung produktivitas petani.

Sebagai salah satu perusahaan pupuk terbesar di Asia Pasifik, Pupuk Indonesia memiliki tugas penting untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pupuk di Indonesia.

"Kami fokus pada ketahanan pangan melalui dua hal utama, yaitu memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pupuk," ujar Panji.

Baca juga:

Indonesia Gaet BUMN Luar Negeri Penuhi Kebutuhan Pupuk NPK

Ia menekankan pentingnya subsidi pupuk bagi petani, terutama pada komoditas tanaman pangan seperti padi, jagung, dan tebu. Menurutnya, tanpa subsidi, biaya pupuk bisa mencapai 23 persen dari total biaya produksi, sementara dengan subsidi biaya tersebut bisa ditekan hingga 9 persen.

Pengurangan subsidi atau kenaikan harga pupuk, lanjut Panji, dapat berdampak pada pengurangan volume penggunaan pupuk, yang pada akhirnya menurunkan produktivitas tanaman pangan hingga 0,5 ton per hektar. Penurunan produktivitas ini bisa berdampak pada ketergantungan impor beras. (Asp)

#BUMN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Bongkar Rencana BUMN PT PAL, Pindad, PTDI Mau Dijual ke Asing: Saya Larang!
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen menjaga BUMN pertahanan dari kepemilikan asing. PT PAL, PT Pindad, dan PTDI dibangkitkan dengan tata kelola bersih dan transparan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Prabowo Bongkar Rencana BUMN PT PAL, Pindad, PTDI Mau Dijual ke Asing: Saya Larang!
Indonesia
Danantara Dalami Dugaan Fraud di PT Pos Indonesia, DPR Minta Kasus Diusut Tuntas
Komisi VI DPR mendukung langkah Danantara mengusut dugaan rekayasa laporan keuangan dan fraud di PT Pos Indonesia serta mendorong reformasi tata kelola BUMN.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Danantara Dalami Dugaan Fraud di PT Pos Indonesia, DPR Minta Kasus Diusut Tuntas
Indonesia
Danantara Merger 4 BUMN di Bawah Mandiri Manajemen Investasi, Terbesar di Indonesia
Danantara menggabungkan empat perusahaan asset management BUMN menjadi satu entitas di bawah Mandiri Manajemen Investasi. Konsolidasi ini membentuk perusahaan asset management terbesar di Indonesia.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026
Danantara Merger 4 BUMN di Bawah Mandiri Manajemen Investasi, Terbesar di Indonesia
Indonesia
PT KAI Bukukan Keuntungan Rp 2,28 Triliun, Kas Dari Pelanggan Rp 28,59 Triliun
Dari sisi posisi keuangan, total aset KAI Group mencapai Rp 105,43 triliun, naik 8,58% dibandingkan 2024 sebesar Rp 97,10 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
PT KAI Bukukan Keuntungan Rp 2,28 Triliun, Kas Dari Pelanggan Rp 28,59 Triliun
Indonesia
Dirut Daud Joseph Tiba-Tiba Mundur Saat Lagi Tranformasi, PT Pos Jamin Tidak Goyang
Direktur Utama PT Pos Indonesia, Daud Joseph, mundur mendadak setelah tiga bulan menjabat. PT Pos memastikan operasional dan agenda transformasi tetap berjalan normal.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Dirut Daud Joseph Tiba-Tiba Mundur Saat Lagi Tranformasi, PT Pos Jamin Tidak Goyang
Indonesia
Baru 3 Bulan Menjabat, Dirut BUMN PT Pos Daud Joseph Mendadak Mundur karena Alasan Pribadi
Daud Joseph sebelumnya menjabat Direktur Operasional dan Keselamatan Transjakarta, sebelum ditunjuk menduduki posisi orang nomor satu di PT Pos sejak pertengahan Maret 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Baru 3 Bulan Menjabat, Dirut BUMN PT Pos Daud Joseph Mendadak Mundur karena Alasan Pribadi
Indonesia
7 BUMN Logistik Melebur Jadi 1 di Bawah Bendera Multi Terminal Indonesia
ujuh BUMN logistik resmi melebur menjadi satu entitas di bawah PT Multi Terminal Indonesia. Konsolidasi ini diharapkan memperkuat efisiensi dan integrasi logistik nasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
7 BUMN Logistik Melebur Jadi 1 di Bawah Bendera Multi Terminal Indonesia
Indonesia
Gelontorkan Rp 281 Triliun ke Bank BUMN, Dana Harus Disalurkan ke Kredit Produktif
Pertumbuhan kredit belum merata. Kredit korporasi meningkat 15,51 persen, sedangkan kredit UMKM hanya tumbuh 0,16 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Gelontorkan Rp 281 Triliun ke Bank BUMN, Dana Harus Disalurkan ke Kredit Produktif
Indonesia
Pemerintah Kembali Gelontorkan Dana SAL Rp 281 Triliun ke Bank BUMN, Siapkan Dana Standby Rp 100 triliun
Pemerintah sempat menarik dana SAL sebesar Rp 110 triliun pada Juni 2026 dari total penempatan dana sebelumnya yang tersisa Rp 281 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Pemerintah Kembali Gelontorkan Dana SAL Rp 281 Triliun ke Bank BUMN, Siapkan Dana Standby Rp 100 triliun
Indonesia
Seluruh Hotel BUMN Resmi Digabungkan ke InJourney
Sebanyak 45 hotel yang tersebar di beberapa BUMN telah melakukan penandatanganan Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) pada Jumat (26/6)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Seluruh Hotel BUMN Resmi Digabungkan ke InJourney
Bagikan