Headline

PT Freeport Ungsikan Keluarga Karyawan dari Tembagapura, Ada Apa?

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 24 November 2017
PT Freeport Ungsikan Keluarga Karyawan dari Tembagapura, Ada Apa?

Sejumlah kendaraan yang mengangkut karyawan PT Freeport melakukan konvoi ketika meninggalkan terminal Gorong-gorong di Timika, Mimika, Papua (ANTARA FOTO/Jeremias Rahadat)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - PT Freeport Indonesia melalui juru bicaranya Riza Pratama menyampaikan keputusan mengungsikan keluarga karyawan dari Distrik Tembagapura. Keluarga karyawan yang diungsikan didominasi warga Amerika Serikat.

Keputusan mengungsikan keluarga karyawan diambil PT Freeport menyusul teror penembakan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata di wilayah Mimika, Papua.

"Kami tidak mau nanti terjadi apa-apa, apalagi jika itu terjadi pada anak-anak, atau keluarga karyawan lainnya. Kami panjangkan libur sekolah sementara, supaya keadaan lebih steril dan kondusif," kata Riza Pratama di Timika, Jumat (24/11).

Riza Pratama mengungkapkan keluarga karyawan warga Amerika Serikat yang diprioritaskan sebab sering menjadi sasaran teror. Apalagi belakangan ini terjadi beberapa kali aksi penembakan menyasar kawasan yang tak jauh dari pusat perumahan dan perkantoran PT Freeport Indonesia di Mile 68, Kota Tembagapura.

Pada Kamis (16/11) lalu, Pos keamanan Palapa 239 di Tembagapura, diberondong tembakan oleh kelompok bersenjata. Pada hari yang sama, kendaraan patroli PT Freeport juga diberondong tembakan di tikungan Mile 67.

Tidak hanya itu, aksi penembakan beruntun ikut menyasar kendaraan operasional yang dikemudian seorang karyawan PT Freeport di Mile 69, satu mile melewati kawasan perkotaan Tembagapura.

Pascaancaman teror penembakan beruntun tersebut, sejumlah karyawan mengaku dalam situasi mencekam dan meminta segera dievakuasi bersama keluarga mereka dari Tembagapura.

"Yang ada keluarganya di Kuala Kencana itu akan kembali sementara ke Kuala Kencana. Sementara yang tidak punya keluarga di Timika itu pulang dulu ke daerahnya sampai situasi kembali kondusif. Ini dalam bentuk libur bagi anak sekolah, jika nanti setelah keadaan aman, mereka kembali lagi," kata Riza Pratama sebagaimana dilansir Antara.

Sementara itu, Riza memastikan operasi perusahaan selama terjadinya aksi penembakan beruntun hampir dua bulan terakhir, tidak berdampak pada produksi perusahaan.

"(Produksi tetap berjalan) sebenarnya bukan karena kami mengejar produksi, tetapi kebetulan kejadian dekat rumah karyawan. Keselamatan karyawan tetap menjadi prioritas utama kami," ucapnya.

Meski begitu, Riza tak menampik jika ada perubahan sistem mobilisasi karyawan dari tempat kerja. Karyawan tidak lagi bebas bepergian tanpa pengawalan aparat keamanan bersenjata lengkap.

"Sekarang tidak bisa bepergian seperti biasa secara bebas, misalnya tadinya karyawan bisa pulang dengan cepat, dia harus tunggu bus untuk konvoi dulu. Itu memang ada gangguan," pungkas Riza Pratama.(*)

#PT. Freeport #Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) #Mimika
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polri Buru 8 Orang yang Diduga Pelaku
Polisi kini sudah mengantongi ciri-ciri pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polri Buru 8 Orang yang Diduga Pelaku
Indonesia
Tiga Pegawai Pertanian Tewas Ditembak di Papua, DPR Sebut Keamanan Harus Jadi Fokus
Keamanan bagi pekerja di sektor-sektor strategis perlu menjadi perhatian pemerintah.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tiga Pegawai Pertanian Tewas Ditembak di Papua, DPR Sebut Keamanan Harus Jadi Fokus
Indonesia
Viral Video KKB Papua Ejek Keluarga ASN Jayawijaya Lewat HP Usai Tembak Mati Korban
Kasus penembakan ASN Jayawijaya oleh KKB kembali memakan korban jiwa. Parahnya, viral video pelaku membajak HP korban dan mengejek keluarga demi pengakuan merdeka. Cek kronologi lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 11 September 2026
Viral Video KKB Papua Ejek Keluarga ASN Jayawijaya Lewat HP Usai Tembak Mati Korban
Indonesia
Jenazah Pegawai Dinas Pertanian Ditembak KKB Diterbangkan ke Kupang, Pelaku Penembakan Kelompok Nduga
Dari hasil penyelidikan sementara, diduga pelaku penembakan adalah KKB kelompok Nduga. Namun, siapa yang melakukan penembakan masih didalami.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
Jenazah Pegawai Dinas Pertanian Ditembak KKB Diterbangkan ke Kupang, Pelaku Penembakan Kelompok Nduga
Dunia
3 Pegawai Pertanian Meninggal Akibat Serangan KKB, Warga Sipil Paling Rentan Alami Kekerasan
Ketiga korban merupakan warga sipil yang tengah menjalankan tugas untuk membawa bantuan ternak kepada masyarakat di pedalaman Papua
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
3 Pegawai Pertanian Meninggal Akibat Serangan KKB, Warga Sipil Paling Rentan Alami Kekerasan
Indonesia
Polisi Temukan Simbol Bintang Kejora saat Penangkapan Anggota KKB Papua
Ditangkap terkait dengan perkara dugaan percobaan pembunuhan terhadap Antonius Padang di Distrik Ilaga pada 2023.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
 Polisi Temukan Simbol Bintang Kejora saat Penangkapan Anggota KKB Papua
Bagikan