PSSI Diminta Undang FIFA untuk Terlibat Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 04 Oktober 2022
PSSI Diminta Undang FIFA untuk Terlibat Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Anggota DPR RI Said Abdullah. (Foto: DPR RI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kericuhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang yang menyebabkan ratusan orang meninggal, membuat keprihatinan dan duka di Indonesia.

Anggota DPR RI, Said Abdullah meminta Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dan Kepolisian Republik Indonesia untuk mengundang Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) menginvestigasi tragedi Kanjuruhan Malang pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam.

Baca Juga:

Kemenag Minta Umat Islam Gelar Salat Ghaib Bagi Korban Tragedi Kanjuruhan

Langkah tersebut dinilai Said penting untuk menjaga kredibilitas investigasi dan sepakbola Indonesia di mata dunia.

“Turut duka yang mendalam terhadap para korban, baik yang meninggal maupun yang menjalani perawatan kesehatan. Kiranya pihak penyelenggara pertandingan, PSSI, Kemenpora, Pemda setempat dan masyarakat bergotong royong memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal, sekaligus bantuan pengobatan terhadap korban yang sedang dirawat di rumah sakit,” kata Said Abdullah melalui rilis yang diterima,Senin (3/10).

Menurutnya, Ketua Badan Anggaran DPR RI itu, tragedi pilu di Stadion Kanjuruhan, 1 Oktober 2022 ini benar-benar memukul gelanggang sepak bola nasional. Bahkan menjadi deretan tragedi kemanusiaan terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.

“Karenanya, kita patut malu, dan harus introspeksi mendalam,” ucapnya.

Sehubungan dengan itu, dia mengusulkan agar Liga 1 dihentikan sementara hingga FIFA selesai melakukan investigasi dan mengeluarkan rekomendasi. Hal ini semata-mata untuk menjaga kredibilitas kompetisi sepakbola yang ada di Tanah Air.

“Penyelenggaraan kompetisi sepakbola profesional di Tanah Air kedepan tidak hanya mementingkan aspek bisnis, tetapi juga kepatuhan terhadap keseluruhan aturan FIFA dari semua pihak, agar tragedi memilukan seperti di Stadion Kanjuruhan Malang tidak terulang kembali,” tegas politisi asal Jawa Timur itu.

Lebih lanjut, Said mengusulkan, bila nanti liga kembali bergulir, maka PSSI harus melakukan audit pelaksanaan setiap pertandingan sepakbola, saat mulai digelar hingga pertandingan selesai.

Baca Juga:

Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Diberi Layanan Psikososial

“Dan menghentikan pertandingan bila ada ketidakpatuhan terhadap peraturan FIFA. Langkah preventif ini untuk menghindarkan tragedi pilu di Kanjuruhan terulang kembali,” kata Legislator asal Sumenep, Madura ini.

Meskipun urusan teknis sepakbola menjadi wewenang penuh PSSI, perlu kiranya Kemenpora ikut memberikan pengawasan untuk membantu PSSI, atau mengingatkan PSSI terhadap kemungkinan ketidakpatuhan penyelenggaraan pertandingan oleh pihak penyelenggara.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu juga menyampaikan ucapan turut berduka atas meninggalnya 157 pendukung Arema Malang dalam insiden mengenaskan seusai Arema Malang kalah 2-3 Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu 1 Oktober 2022.

Dia juga menyayangkan peristiwa ini terjadi di tengah kebanggan rakyat Indonesia pada prestasi Timnas Indonesia yang berhasil mengalahkan Timnas Curacao.

Negara ini menempati peringkat FIFA lebih baik dari Indonesia yaitu di posisi 84 dunia.Selain itu, prestasi Timnas U-17 juga menakjubkan di kualifikasi Piala Asia U-17.

“Semoga urun pikir atas tragedi pilu di Kanjuruhan dapat memberi pertimbangan yang produktif bagi seluruh pihak untuk kemajuan sepak bola nasional dan kita mengheningkan cipta disertai dengan ketulusan doa bagi yang meninggal, kesembuhan bagi yang dalam perawatan dan kesabaran serta ketabahan dan keikhlasan bagi keluarga yang sanak saudaranya meninggal dalam tragedi memilukan ini,” pungkas Said Abdullah. (*)

Baca Juga:

Kompolnas Awasi Kinerja Tim Investigasi Polri Usut Tragedi Kanjuruhan

#PSSI #Kemenpora #FIFA #Tim Investigasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Timnas Indonesia Imbang 0-0 Vs Malaysia, Apa Kata Erick Thohir?
Erick Thohir mengapresiasi perjuangan Timnas Indonesia yang menahan Malaysia 0-0 dengan 10 pemain dan meminta Garuda fokus menghadapi Bangladesh.
Frengky Aruan - Selasa, 29 September 2026
Timnas Indonesia Imbang 0-0 Vs Malaysia, Apa Kata Erick Thohir?
Indonesia
Ada Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion SUGBK, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Sementara apabila kepadatan terjadi di Gatot Subroto, pengalihan dapat dilakukan melalui kawasan Semanggi maupun Slipi–Petamburan, menyesuaikan arah kendaraan dan situasi lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Ada Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion SUGBK, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Olahraga
Premier League hingga Serie A Kompak Desak Reformasi FIFA, Posisi Gianni Infantino Terancam
Premier League hingga Serie A kompak mendesak adanya reformasi FIFA. Gianni Infantino kini makin terancam.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Premier League hingga Serie A Kompak Desak Reformasi FIFA, Posisi Gianni Infantino Terancam
Olahraga
Erick Thohir Bongkar Kesiapan Penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Tinggal Sedikit Lagi!
Erick Thohir meninjau Stadion Si Jalak Harupat jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Branding mencapai 80 persen dan kualitas lapangan yang disetujui FIFA dinilai layak.
Frengky Aruan - Kamis, 24 September 2026
Erick Thohir Bongkar Kesiapan Penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Tinggal Sedikit Lagi!
Olahraga
Kick Off FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Lawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno
Turnamen ini akan berlangsung di Indonesia dan Hong Kong pada 24 September hingga 5 Oktober 2026. 14 tim akan ambil bagian dalam edisi perdana FIFA ASEAN Cup.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Kick Off FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Lawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno
Indonesia
Pengamanan Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Dibagi 4 Ring
Pertandingan tersebut terbuka untuk masyarakat umum dengan kapasitas sekitar 27.122 tempat duduk sehingga masyarakat dapat menyaksikan pertandingan secara langsung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Pengamanan Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Dibagi 4 Ring
Olahraga
FIFA ASEAN Cup 2026 Digelar di Indonesia, Polri Siapkan Pengamanan untuk Gianni Infantino
FIFA Asean Cup 2026 bakal digelar 25 September-5 Oktober 2026. Presiden FIFA, Gianni Infantino, bakal hadir di Indonesia.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Digelar di Indonesia, Polri Siapkan Pengamanan untuk Gianni Infantino
Indonesia
Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung, Polri Kerahkan 5.641 Personel
Polri mengerahkan 5.641 personel untuk mengamankan rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung, Polri Kerahkan 5.641 Personel
Olahraga
Jadwal Lengkap Pertarungan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung
Indonesia terpilih sebagai tuan rumah untuk Divisi 1, dengan Grup A dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Grup B digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Jadwal Lengkap Pertarungan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung
Olahraga
Timnas Vietnam Berpotensi Tampil Pincang, Sejumlah Andalan Termasuk Nguyen Xuan Son Meragukan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Sejumlah pemain kunci Timnas Vietnam mengalami cedera dan persoalan kebugaran jelgn FIFA ASEAN Cup 2026.
Frengky Aruan - Selasa, 15 September 2026
Timnas Vietnam Berpotensi Tampil Pincang, Sejumlah Andalan Termasuk Nguyen Xuan Son Meragukan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Bagikan