PSI DKI Tampung Saran Warga Soal Pendidikan Seksual Sejak Dini

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 04 Mei 2025
PSI DKI Tampung Saran Warga Soal Pendidikan Seksual Sejak Dini

Ketua DPW PSI DKI Jakarta yang juga Wakil Ketua Panitia Khusus Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Elva Farhi Qolbina (DPRD DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta menggelar diskusi kelompok terfokus (FGD) pada hari Sabtu (3/5) bertema 'Penyelenggaraan Pendidikan di DKI Jakarta'.

Acara ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan di dunia pendidikan, termasuk perwakilan dari Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK), Yayasan Cahaya Guru (YCG), Gudskul Studi Kolektif, Forum Guru Pendidikan Agama Kristen Indonesia (FGPAKI), Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Arsanara Development, dan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI).

Ketua DPW PSI DKI Jakarta yang juga Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Elva Farhi Qolbina, menyampaikan bahwa banyak masukan konstruktif dari para peserta. Salah satu poin penting yang mengemuka adalah urgensi pendidikan seksual sejak usia dini.

"Beberapa masukan yang disampaikan peserta sebenarnya sejalan dengan prioritas Fraksi PSI di DPRD. Misalnya, isu pendidikan seksual sejak dini telah menjadi bagian dari platform Fraksi PSI dan berulang kali kami suarakan dalam berbagai rapat," ujar Elva dalam forum tersebut.

Baca juga:

Laporkan! KAI Beri Sanksi Blacklist untuk Pelaku Kekerasan Seksual di Kereta Api, Enggak Bisa Naik Seumur Hidup

Lebih lanjut, Elva menyoroti perlunya peningkatan kompetensi guru-guru bimbingan konseling (BK) di sekolah. Guru BK diharapkan dapat menjadi pendamping yang efektif bagi siswa dalam aspek akademik maupun non-akademik, termasuk kesehatan mental mereka.

Ia mengisahkan pengalamannya bertemu dengan siswa di salah satu sekolah di Jakarta yang mengalami demotivasi belajar akibat ucapan seorang guru BK. Ironisnya, siswa-siswa tersebut justru memilih bekerja sebagai pengemudi ojek daring.

"Anak-anak bercerita bahwa guru BK mereka mengatakan, ‘Untuk apa kalian belajar, kalian tidak akan bisa masuk UI.’ Akibatnya, anak-anak itu kini bekerja sebagai pengemudi ojol," jelasnya.

"Hal ini juga menjadi perhatian Fraksi PSI dalam diskusi dengan pihak eksekutif. Kami mendorong peningkatan kapasitas guru BK dan memastikan mereka menjadi sosok yang nyaman bagi siswa untuk berbagi. Ini juga telah kami suarakan," imbuh Elva.

Baca juga:

Korban Pelecehan Seksual di DPRD DKI Jakarta Ngaku Dicuekin saat Ngadu

Topik lain yang dibahas dalam FGD meliputi pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur pendidikan, seperti gedung sekolah. Selain itu, isu Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan gagasan sekolah swasta gratis sebagai solusi untuk meningkatkan daya tampung siswa di DKI Jakarta turut menjadi perhatian peserta diskusi.

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Justin Adrian Untayana, yang dikenal aktif dalam isu-isu pendidikan di ibu kota, juga hadir dalam acara ini.

Elva menegaskan komitmen Fraksi PSI untuk terus mengawal tugas Pansus Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Mereka akan menyalurkan aspirasi yang disampaikan dalam FGD hingga Raperda tersebut selesai dibahas dan disahkan.

"Suara masyarakat akan selalu kami sampaikan hingga peraturan daerahnya terwujud," pungkasnya.

#Perilaku Seksual #Pendidikan Seksual #PSI
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
RDF Rorotan Masih Bau, PSI Kritik Solusi Pemprov Jakarta Cuma Gimmick
Anggota Fraksi PSI, Josephine Simanjuntak, mengkritik Pemprov Jakarta gagal mengatasi bau menyengat dari fasilitas RDF Rorotan.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
RDF Rorotan Masih Bau, PSI Kritik Solusi Pemprov Jakarta Cuma Gimmick
Indonesia
PSI Tata Struktur Jelang Pemilu 2029, Bidik Sulsel sebagai 'Kandang Gajah'
Konsolidasi struktur penting untuk menyatukan pemahaman kader mengenai arah dan visi partai di masa depan.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
PSI Tata Struktur Jelang Pemilu 2029, Bidik Sulsel sebagai 'Kandang Gajah'
Indonesia
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Faktanya, kedua wilayah itu sudah kuat menjadi kandang PDIP.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Indonesia
Kaesang Minta Struktur PSI Lengkap, DPW DKI: Kami Terus Bekerja Keras
Melengkapi struktur partai tidak semata-mata didesak kebutuhan elektoral, tetapi juga agar PSI Jakarta bisa memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Kaesang Minta Struktur PSI Lengkap, DPW DKI: Kami Terus Bekerja Keras
Indonesia
Mantan Ketua DPW NasDem Rusdi Masse Resmi Merapat Jadi Anak Buah Kaesang di PSI
Rusdi Masse pernah menjadi Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) selama dua periode, dan sempat menduduki Ketua DPD II Partai Golkar di Sidrap. Awal karir politiknya dimulai dari Partai Bintang Reformasi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Mantan Ketua DPW NasDem Rusdi Masse Resmi Merapat Jadi Anak Buah Kaesang di PSI
Indonesia
PSI DPRD DKI Soroti Jalan Rusak Dampak Banjir, Minta Pemprov Bergerak Cepat
Ketua Fraksi PSI DPRD DKI meminta Pemprov DKI melakukan patroli dan perbaikan cepat demi keselamatan pengendara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
PSI DPRD DKI Soroti Jalan Rusak Dampak Banjir, Minta Pemprov Bergerak Cepat
Indonesia
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Anggota DPRD DKI dari PSI menyoroti kondisi Pasar Sunan Giri Pulogadung yang dinilai berbahaya. Pasar Jaya diminta melakukan revitalisasi total.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Indonesia
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Fraksi PSI DPRD DKI menyoroti rencana pembongkaran tiang monorel Rasuna Said yang menelan anggaran Rp 100 miliar dari APBD.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Insiden 3 kali longsor pada Mei sampai Desember 2025 menunjukkan kondisinya sudah pelik.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Bagikan