PSI Desak Pemprov DKI Vaksin Siswa di Sekolah-Sekolah Negeri

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 28 Juli 2021
PSI Desak Pemprov DKI Vaksin Siswa di Sekolah-Sekolah Negeri

Gubernur DKI Anies Baswedan meninjau vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak di MAN 7 Jagakarsa, Jumat (2/7). (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Capaian vaksinasi anak usia 12-17 tahun baru mencapai 48,5 persen. Padahal, vaksinasi COVID-19 di Jakarta ditargetkan tuntas pada akhir Agustus 2021.

Rendahnya capaian vaksin bocah ini, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendesak Pemprov DKI untuk melibatkan Dinas Pendidikan agar segera melakukan vaksinasi di sekolah-sekolah negeri se-Jakarta.

Anggota DPRD DKI Fraksi PSI Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengatakan kerja sama lintas sektor antara Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan seharusnya tidak hanya sekadar berbagi database anak di Jakarta yang menjadi acuan peserta vaksinasi.

Baca Juga:

Sejoli Ini Diciduk Gegara Jual Sertifikat Vaksin COVID-19 Secara Online

Dinas Pendidikan harus diberi wewenang untuk menjadi penyelenggara vaksinasi di sekolah sehingga percepatan vaksinasi anak dapat tercapai.

“Dinas Kesehatan sudah mengaku SDM-nya terbatas dan kewalahan mengejar target masyarakat umum. Bebannya sudah terlalu banyak, tidak mungkin bisa mengejar vaksinasi di 2000-an sekolah negeri di Jakarta,” jelasnya.

Untuk itu, Dinas Pendidikan diminta proaktif menurunkan Satuan Pelaksana (Satlak) untuk mendata dan mendaftarkan peserta vaksinasi anak di wilayah masing-masing, termasuk mengedukasi orang tua murid mengenai pentingnya vaksinasi di masa pandemi ini.

“Jangan hanya mengejar pembelajaran tatap muka, tapi tidak berupaya memberikan perlindungan kepada murid-murid melalui vaksinasi,” tegas Anggara.

Tenaga vaksinator Puskesmas Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara (kanan) menyuntikkan vaksin kepada anak pada Senin (5/7/2021). (ANTARA/ HO-Kominfotik Jakarta Utara)
Tenaga vaksinator Puskesmas Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara (kanan) menyuntikkan vaksin kepada anak pada Senin (5/7/2021). (ANTARA/ HO-Kominfotik Jakarta Utara)

Dinas Kesehatan dapat terlibat pada tahapan penyediaan vaksin dan tenaga kesehatan di hari vaksinasi, namun untuk tahapan non-medis dapat diambil alih oleh Dinas Pendidikan.

“Kami sudah menjalankan ini sejumlah sekolah di Jakarta, ini sangat memungkinkan, tidak bisa semuanya diserahkan ke Dinas Kesehatan saja. Animo sekolah dan murid juga sangat tinggi,” pungkasnya.

Berdasarkan catatan, Dinas Kesehatan DKI pada Selasa (27/7) kemarin, lebih dari 7 juta orang telah mendapatkan vaksin COVID-19 oleh Pemprov DKI.

Rinciannya, total dosis 1 sebanyak 7.209.473 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 2.321.531 orang.

Capaian vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 48,5 persen. Sedangkan warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 86,6 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 25,3 persen.

Baca Juga:

Ingat! Pelaksanaan Vaksinasi di Empat Stasiun Dimulai Pukul 10.00 WIB

Pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 69,1 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 59,3 persen. Sementara Vaksinasi Gotong Royong untuk dosis 1 telah diberikan kepada 151.142 orang dan dosis 2 sebanyak 90.490 orang.

Adapun target vaksinasi di Jakarta yang ditetapkan Presiden Jokowi pada akhir Agustus adalah 7,5 juta penduduk usia 12 tahun ke atas. Sementara, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menetapkan target total 8,8 juta penduduk Jakarta divaksin untuk menciptakan kekebalan komunitas. (Asp)

Baca Juga:

Polda Metro Targetkan Seluruh Warga Jakarta Sudah Divaksin 17 Agustus

#Anies Baswedan #COVID-19 #Vaksinasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Bagikan