PSI Belum Berhasil Lepas dari 'Kutukan Survei' Partai Nol Koma

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 28 Maret 2019
 PSI Belum Berhasil Lepas dari 'Kutukan Survei' Partai Nol Koma

Logo PSI. Foto: Net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) masih belum berhasil keluar dari label partai nol koma dalam survei terbaru Centre for Strategic and International Studies (CSIS)

CSIS melansir PSI termasuk dalam daftar 9 partai yang berpotensi tidak mampu menembus ambang batas parlemen 4 persen di Pemilu 2019. Bahkan, partai besutan Grace Natalie itu masuk dalam jajaran 6 partai dengan tingkat elektabitas di bawah 1 persen.

"PSI 0,5 persen," kata Peneliti CSIS Arya Fernande dalam pemaparan hasil survei CSIS di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (28/3).

survei CSIS
Peneliti CSIS Arya Fernandez memaparkan hasil survei terbaru lembaga tersebut di Jakarta, Kamis. (ANT)

Arya menjabarkan 5 partai nol koma lainnya meliputi Hanura 0,8 persen, PBB 0,4 persen, PKPI 0,2 persen, Garuda 0,1 persen dan Berkarya 0,1 persen. Adapun tiga partai lainnya yang terancam tidak masuk parlemen, PPP 3 persen, PAN 2,5 persen, dan Perindo 1,1 persen.

Meski demikian, Arya mengaku masih terbuka peluang bagi partai-partai itu untuk menggenjot elektabilitasnya meskipun tipis. "Perubahan dukungan pemilih dan perolehan suara partai terutama di partai menengah dan kecil, diperkirakan masih mungkin terjadi," imbuh dia.

Survei CSIS terbaru itu dilakukan sejak 15-22 Maret 2019 dengan menggunakan metode "multistage random sampling", melibatkan 1960 orang responden di 34 provinsi.

Proses wawancara dilakukan secara tatap muka dengan pewawancara yang telah mengikuti proses pelatihan oleh koordinator Provinsi. Margin of error sebesar 2,21 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie. (MP/Rizki Fitrianto)

Untuk diketahui, PSI kerap dicap sebagai partai nol koma meskipun banyak menarik perhatian publik sebagai partai baru. Hingga kini baru survei Charta Politika 1-9 Maret 2019 menunjukkan PSI sebagai partai politik pendatang baru dengan elektabilitas tertinggi, dengan pencapaian elektabilitas 1,5 persen. Sebaliknya dalam survei Litbang Kompas, PSI lagi-lagi berada di kisaran nol koma, dengan tingkat elektabilitas 0,9 persen. (Knu)

#PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Ia menyebut ini menjadi hal yang positif bagi kerja-kerja politik di Dapil Jateng 5 khususnya di Solo dan Jawa Tengah
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bagikan