PEMPROV DKI Jakarta memulai masa transisi, Senin (12/10). Dua pekan sebalumnya, Ibu Kota ada dalam masa PSBB total setelah Gubernur Anies Baswedan menarik rem darurat karena adanya lonjakan pasien COVID-19. Di masa transisi ini, sejumlah mal dan tempat perbelanjaan mulai dibuka. Selain itu, tempat makan pun diperbolehkan melayani pembeli yang makan di tempat.
Hal itu tentunya merupakan kabar baik bagi bisnis. Kamu pun pasti menyambut baik hal ini karena jadi kesempatan untuk bisa kembali belanja di mal. Meskipun demikian, ketika mulai berbelanja lagi ke supermarket atau toko-toko, kamu tetap harus menerapkan protokol kesehatan.
BACA JUGA:
Cari Jodoh di Tengah Pandemi Corona Lebih Aman dan Minim Risiko
Seperti dilansir Cnet.com, sebelum berbelanja, kamu harus memastikan sudah membuat daftar barang-barang yang ingin dibeli. Tidak hanya itu, kamu juga perlu membersihkan kereta atau keranjang belanja. Alternatif lainnya, kamu bisa digantikan dengan penggunaan sarung tangan sekali pakai. Selain memakai sarung tangan, usahakan untuk membayar dengan metode nontunai untuk menghindari menyentuh uang secara langsung.
Tips lainnya ialah usahakan datang ke pusat perbelanjaan di luar jam kerja untuk menghindari keramaian. Ingatlah untuk selalu membersihkan diri setelah kembali dari luar rumah.
Namun, bagaimana ketika kamu ingin berbelanja di toko pakaian dan mencobanya? Apakah baju-baju itu tidak berisiko virus yang menempel?
Dikutip HuffPost, sebenarnya kain tidak dapat menyimpan virus terlalu lama. Namun, karena virus ini terbilang baru dan masih banyak hal yang perlu diperbarui, tidak ada yang tahu secara jelas apaka mencoba baju berbahaya atau tidak. Beberapa toko di Amerika meminimalisasi adanya virus-virus tersebut di toko pakaian dengan menyemprotkan disinfektan secara teratur. Pilihan lainnya ialah menyediakan layanan antar-jemput untuk orang-orang yang masih takut untuk keluar rumah.
Tidak hanya menjaga kebersihan diri, tetapi kamu juga perlu memperhatikan toko yang ingin dituju. Seperti melihat kembali keadaan di sana, apakah ramai, dan bagaimana prosedur untuk tetap menjaga sterilisasi tempat dari virus-virus. Selain itu, perhatikan juga sirkulasi ruangan tersebut, apakah tertutup atau memiliki ventilasi yang baik. Sebaiknya jangan terlalu lama menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan agar terhindar dari risiko penularan.(Ren)
BACA JUGA: