Proyeksi 5 Tahun Ke Depan, Stasiun Tanah Abang Layani hingga 300 Ribu Penumpang Per Hari

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 30 Juni 2025
Proyeksi 5 Tahun Ke Depan, Stasiun Tanah Abang Layani hingga 300 Ribu Penumpang Per Hari

KAI Commuter Resmi Operasikan Peron Jalur 2 Stasiun Tanah Abang Baru

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - KAI Commuter telah mengoperasikan bangunan baru di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu, 29 Juni 2025. Sebagai salah satu stasiun transit tersibuk di Jabodetabek, pengembangan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat urban yang semakin tinggi.

Berdasarkan proyeksi KAI lima tahun ke depan, Stasiun Tanah Abang diperkirakan akan melayani hingga 300.000 pengguna Commuter Line per hari. Saat ini, rata-rata volume penumpang harian mencapai sekitar 215.395 orang, terdiri dari 48.478 penumpang naik, 45.823 penumpang turun, dan 121.094 penumpang transit setiap harinya.

"Angka ini menunjukkan bahwa kapasitas eksisting stasiun yang maksimal hanya 150.000 penumpang per hari sudah tidak lagi memadai," ungkap Vice President Public Relations KAI Anne Purba, Senin (30/6).

Tanah Abang merupakan titik transit penting di Jakarta yang melayani dua lintas utama Commuter Line, yakni Lintas Bekasi/Cikarang dan Lintas Rangkasbitung. Pembenahan menyeluruh menjadi langkah strategis untuk mengurangi kepadatan dan memastikan kenyamanan pelanggan di stasiun ini.

Pada 2024, total perjalanan Commuter Line yang melewati Tanah Abang berjumlah 467 perjalanan per hari, terdiri dari 262 perjalanan Lintas Bekasi dan 205 Lintas Rangkasbitung.

"Tahun ini, 2025, KAI Commuter menambah frekuensi menjadi 485 perjalanan per hari, yakni 281 lintas Bekasi dan 204 lintas Rangkasbitung. Peningkatan ini dilakukan untuk mengakomodasi lonjakan pengguna yang terus terjadi setiap tahunnya," tambah Anne.

Baca juga:

KAI Commuter Resmi Operasikan Peron Jalur 2 Stasiun Tanah Abang Baru

Lonjakan tersebut juga tercermin dari tren peningkatan jumlah pengguna pada masing-masing lintas. Pada Lintas Bekasi/Cikarang, jumlah pengguna naik dari 71.636.443 orang pada 2023 menjadi 84.426.385 orang pada 2024, atau tumbuh sebesar 17,8 persen.

Sementara itu, Lintas Serpong/Rangkasbitung mencatat kenaikan dari 62.085.471 orang pada 2023 menjadi 69.999.362 orang pada 2024, atau tumbuh sebesar 12,7 persen. Selama periode Januari hingga Mei 2025, kedua lintas tersebut telah melayani total 64.719.958 pengguna, terdiri dari 33.494.440 penumpang di Lintas Bekasi/Cikarang dan 31.225.518 penumpang di Lintas Serpong/Rangkasbitung.

Data ini menegaskan semakin tingginya mobilitas masyarakat di koridor-koridor utama penyangga Ibu Kota.

Rata-rata volume penumpang pada Mei 2025 menunjukkan intensitas tinggi baik pada hari kerja maupun akhir pekan. Weekday mencatat penumpang naik 48.478 orang dan turun 45.823 orang, sedangkan pada weekend, volume naik 35.016 orang dan turun 33.834 orang. Penumpang transit pun sangat dominan, mencapai 121.094 orang per hari pada weekday dan 113.474 orang per hari pada weekend.

Berdasarkan Feasibility Study, peningkatan kapasitas dilakukan melalui pembangunan stasiun baru yang mampu menampung hingga 300.000 penumpang per hari. Hal ini mencakup penambahan jalur aktif dari 4 menjadi 6, serta penambahan jumlah peron dari 2 menjadi 4. Proyek ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), KAI, KAI Commuter, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Modernisasi ini mencakup beragam pekerjaan fisik dan teknis yang ditangani oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), meliputi perluasan bangunan stasiun, pembangunan concourse baru menuju Peron 3 dan 4, penambahan jalur aktif dan peron, pengembangan sistem sintel dan LAA, pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jatibaru.

Lalu tahapan pekerjaan yang dimulai sejak Februari 2025 dan berlanjut hingga akhir tahun dengan aktivasi gedung baru, pembukaan gate tambahan, serta penguatan sistem operasional dan infrastruktur pendukung.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pelebaran Jalan Taman Jatibaru–Citarum, pembangunan JPO Kantor Dinas Teknis, serta pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) di sekitar stasiun.

KAI menangani penataan area parkir dan sistem e-ticketing, pengembangan plaza dan halaman stasiun, termasuk penyediaan kanopi dan fasilitas integrasi antarmoda.

"Pekerjaan pengembangan ini juga mempertimbangkan aspek inklusivitas. Gedung baru Stasiun Tanah Abang telah dilengkapi lift, eskalator, dan guiding block untuk menunjang aksesibilitas penyandang disabilitas," ujar Anne.

Modernisasi Stasiun Tanah Abang adalah wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan KAI untuk menciptakan sistem mobilitas perkotaan yang aman, nyaman, inklusif, dan berkelanjutan.

"Dengan peningkatan ini, KAI tidak hanya menyiapkan fasilitas untuk mengantisipasi lonjakan volume pengguna, tetapi juga menghadirkan layanan yang lebih efisien, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan. Tanah Abang akan menjadi model stasiun transit masa depan," tutup Anne. (Asp)

#Stasiun Tanah Abang #PT KAI Commuter Jabodetabek #Commuter Line
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Berita Foto
Libur Akhir Pekan, Warga Piknik Sambil Menikmati Lalu Lalang KRL di Taman Tanah Kusir
Sejumlah warga menikmati waktu sore dengan berpiknik sambil menyaksikan KRL Commuter Line melintas di taman kawasan Tanah Kusir, Sabtu (30/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 30 Mei 2026
Libur Akhir Pekan, Warga Piknik Sambil Menikmati Lalu Lalang KRL di Taman Tanah Kusir
Indonesia
2 Commuter Line Tujuan Rangkasbitun Dilempar, Bikin Kaca Jendela dan Pintu Retak
Kejadian kedua terjadi pada Commuter Line Rangkasbitung No. 1783 tujuan Stasiun Tanah Abang di lintas Kebayoran – Palmerah sekitar pukul 19.44 WIB, yang mengakibatkan 2 kaca pecah di bagian pintu dan jendela.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
2 Commuter Line Tujuan Rangkasbitun Dilempar, Bikin Kaca Jendela dan Pintu Retak
Berita Foto
Rencana KAI Commuter Operasikan KRL 12 Gerbong di Jalur Green Line pada Tahun 2027
Rangkaian KRL Commuter Line jalur Green Line yakni Tanah Abang-Rangkasbitung melintas di Kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (14/5/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 14 Mei 2026
Rencana KAI Commuter Operasikan KRL 12 Gerbong di Jalur Green Line pada Tahun 2027
Indonesia
KRL Rute Serpong-Tanah Abang Gangguan Mesin Pagi ini, KAI Siapkan Kereta Alternatif
Saat ini, layanan KRL jurusan Tanah Abang masih dapat melintas, tapi terdapat keterlambatan.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
KRL Rute Serpong-Tanah Abang Gangguan Mesin Pagi ini, KAI Siapkan Kereta Alternatif
Indonesia
Perempuan Berjibaku di Kereta Commuter Line, di Antara Desakan dan Harapan
Setiap hari, perempuan harus berhadapan dengan kondisi kereta yang padat, ruang gerak yang terbatas, dan situasi yang tidak selalu nyaman.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Perempuan Berjibaku di Kereta Commuter Line, di Antara Desakan dan Harapan
Berita Foto
Wacana Pemasangan Kamera ETLE di Perlintasan Sebidang Fokus Pencegahan
Rangkaian KRL Commuter Line melintas di Perlintasan Sebidang Kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 06 Mei 2026
Wacana Pemasangan Kamera ETLE di Perlintasan Sebidang Fokus Pencegahan
Indonesia
KRL Rangkasbitung Alami Gangguan, KAI Commuter Upayakan Normalisasi Antrean Penumpang
Perjalanan dinyatakan aman kembali untuk dilintasi dengan kecepatan terbatas mulai pukul 20.06 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
KRL Rangkasbitung Alami Gangguan, KAI Commuter Upayakan Normalisasi Antrean Penumpang
Berita Foto
Operasional Perkeretaapian Pulih, Ketepatan Waktu KA Jarak Jauh dan KRL Berangsur Normal
Sejumlah penumpang menunggu kedatangan rangkaian KRL Comuter Line Jabodetabek di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (2/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 02 Mei 2026
Operasional Perkeretaapian Pulih, Ketepatan Waktu KA Jarak Jauh dan KRL Berangsur Normal
Foto Essay
Swadaya Warga Jaga Perlintasan Sebidang Khusus Motor di Tebet Timur Dalam Jakarta
Warga menjaga palang perlintasan sebidang saat KRL Comuter Line melintas di Jalan Tebet Timur Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 02 Mei 2026
Swadaya Warga Jaga Perlintasan Sebidang Khusus Motor di Tebet Timur Dalam Jakarta
Berita Foto
Stasiun Bekasi Timur Kembali Normal, Aktivitas Penumpang KRL Jabodetabek Pulih
Suasana penumpang KRL Jabodetabek saat keluar pintu tiket otomatis di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 30 April 2026
Stasiun Bekasi Timur Kembali Normal, Aktivitas Penumpang KRL Jabodetabek Pulih
Bagikan