Provinsi NTT Gencar Cari Lahan Sawah Baru

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 04 Maret 2017
Provinsi NTT Gencar Cari Lahan Sawah Baru

Pembukaan lahan baru (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bekerja sama dengan Politeknik dan Politani Universitas Nusa Cendana Kupang mengidentifikasi lahan untuk pembukaan sawah baru musim tanam 2018.

Identifikasi lahan ini dilakukan di semua kabupaten di provinsi ini, kata Kepala Bidang Penyuluhan dan Prasarana Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTT Umbu Wanda kepada Antara di Kupang, Sabtu.

Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan upaya pemerintah NTT memperluas areal persawahan di wilayah itu untuk mendukung ketahanan pangan.

"Pemerintah NTT sudah bekerja sama dengan Politeknik dan Politani Undana untuk melakukan survei identifikasi desain (SID) di seluruh kabupaten di NTT untuk kepentingan penambahan areal tanam pada musim tanam 2017/2018," katanya.

Survei itu, kata dia, di antaranya berkaitan dengan kelayakan tanah untuk persawahan, status kepemilikan tanah, dan yang paling penting adalah lokasi tersebut harus berada di sekitar sumber air.

Lahan sawah

Lahan sawah (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

"Jadi ada tiga poin penting yang disurvei dan di desain yaitu apakah tanahnya layak untuk jadi persawahan, kepemilikan lahan dan juga sumber air," katanya.

Dia mengatakan hasil survei dan desain ini nantinya akan diserahkan kepada TNI, untuk dilakukan persiapan lahan sebelum musim tanam.

Artinya, sebelum MT, lahan baru itu sudah disiapkan oleh TNI untuk ditanami, katanya menambahkan.

Mengenai target, dia mengatakan Pemerintah NTT menargetkan menambahkan areal persawahan seluas 7.500 hektare pada musim tanam 2018.

Saat ini, NTT memiliki lahan persawahan seluas 200 ribu hektare, tersebar di sejumlah kabupaten di NTT.

Sumber: ANTARA

#Pertanian #Nusa Tenggara Timur (NTT) #Musim Hujan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
BMKG memprediksi musim hujan Jawa Tengah 2026-2027 dimulai November. El Nino kuat dan IOD positif diperkirakan membuat musim hujan mundur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
Indonesia
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Musim hujan datang terlambat dan terjadi lebih singkat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Indonesia
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
BMKG mencatat lebih dari 61 persen wilayah Indonesia masih kemarau. Bantul mengalami 131 hari tanpa hujan, musim hujan diprediksi mulai November-Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
Indonesia
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada November-Desember 2026. Awalnya tak serentak dan sejumlah daerah diprediksi terlambat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
Indonesia
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Meskipun kedatangannya terlambat, akumulasi curah hujan pada 510 ZOM atau 69,76 persen luas daratan Indonesia diprediksi berada pada kategori normal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Indonesia
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
AirNav Indonesia menutup Bandara Wunopito, Lewoleba, NTT, 8–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Gunung Lewotolok. Kolom abu mencapai 800 meter
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
Indonesia
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Pemkab Nagekeo, NTT, memangkas masa tanggap darurat gempa dari 90 hari menjadi 30 hari. Status darurat berlaku 15 Agustus–13 September 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Indonesia
Puluhan Paket Bantuan JHL Foundation Jadi Berkat untuk Suster Lansia Korban Gempa di Sikka
Bantuan JHL Foundation terasa istimewa karena pertama yang diterima langsung komunitas mereka setelah terdampak gempa.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Puluhan Paket Bantuan JHL Foundation Jadi Berkat untuk Suster Lansia Korban Gempa di Sikka
Merah Putih Kasih
Hari Kelima, JHL Foundation Menembus Pelosok Flores hingga Tengah Malam
Sejak pagi hingga hampir tengah malam, tim JHL Foundation menyusuri jalan-jalan Flores, masuk ke kampung-kampung dan wilayah pelosok yang terdampak gempa untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Hari Kelima, JHL Foundation Menembus Pelosok Flores hingga Tengah Malam
Merah Putih Kasih
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Sebanyak 60 warga lanjut usia (lansia) di Desa Ranggatalo dan Lia Beke, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, menerima bantuan dari JHL Foundation Yayasan Merah Putih Peduli Kasih, Selasa (25/8).
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Bagikan