Profil Mari Elka Pangestu: Menteri Era SBY yang Menjadi Utusan Khusus Presiden Prabowo

ImanKImanK - Rabu, 23 Oktober 2024
Profil Mari Elka Pangestu: Menteri Era SBY yang Menjadi Utusan Khusus Presiden Prabowo

Mari Elka Pangestu ekonom yang masuk Kabinet Merah Putih, pemerintahan Prabowo-Gibran. Foto Youtube

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mari Elka Pangestu adalah seorang ekonom dan akademisi terkemuka di Indonesia.

Ia baru-baru ini dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto untuk bidang Perdagangan Internasional dan Kerjasama Multilateral Kabinet Merah Putih pada 22 Oktober 2024, di Istana Negara.

Mari dikenal sebagai sosok yang memiliki pengalaman luas dalam perekonomian dan telah mengisi berbagai posisi penting di pemerintahan.

Baca juga:

Profil Ace Hasan Syadzily, Anak Pondok Pimpin Lemhannas

Profil Mari Elka Pangestu

Profil Mari Elka Pangestu
Mari Elka Pangestu Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto untuk bidang Perdagangan Internasional dan Kerjasama Multilateral. Foto Instagram

Baca juga:

Profil Rini Widyantini, Menteri PANRB Perempuan Pertama dari PNS Karier

Biodata Singkat

  • Nama: Mari Elka Pangestu
  • Tanggal Lahir: 23 Oktober 1956
  • Kebangsaan: Indonesia
  • Pendidikan:
    • Sarjana Ekonomi, Australian National University
    • Doktor Ekonomi, University of California, Davis
  • Pekerjaan: Ekonom, Dosen, Pengambil Kebijakan
  • Keluarga: Suami, Adi Harsono (m. 1990); dua anak

Karir di Pemerintahan

Mari Elka Pangestu adalah Menteri Perdagangan Indonesia ke-26, menjabat dari tahun 2004 hingga 2011 pada masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ia juga merupakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ke-10 dari tahun 2011 hingga 2014. Tidak hanya itu, Mari pernah menjabat sebagai Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah antara 2008 dan 2009.

Dengan rekam jejak yang mengesankan, Mari menjadi wanita keturunan Tionghoa-Indonesia pertama yang menjabat sebagai menteri di Indonesia, membuka jalan bagi lebih banyak keterwakilan di posisi kepemimpinan.

Mari juga pernah menjabat sebagai anggota Dewan Direksi di Centre for Strategic & International Studies (CSIS) di Jakarta. Selain itu, ia ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengawas di International Food Policy Research Institute (IFPRI) yang berlokasi di Washington DC.

Baca juga:

Profil Meutya Hafid: Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia Kabinet Merah Putih

Putri dari ekonom terkemuka Indonesia, J. Panglaykim, ini juga aktif sebagai penasihat untuk Komisi Global, menangani isu-isu global dan transformasi geopolitik di bidang Energi Terbarukan di International Renewable Energy Agency (IRENA) di Abu Dhabi.

Pengalaman di Bank Dunia

Dari tahun 2020 hingga 2023, Mari menjabat sebagai Direktur Pelaksana Kebijakan Pembangunan dan Kemitraan di Bank Dunia.

Selama periode ini, ia sering memberikan masukan kepada Presiden Joko Widodo terkait kebijakan ekonomi, berkolaborasi dengan ekonom lainnya untuk menciptakan strategi yang efektif bagi pembangunan Indonesia.

Kontribusi dan Penghargaan

Mari Elka Pangestu diakui karena pendekatan pragmatisnya dalam pembuatan kebijakan serta pemahaman mendalam mengenai dinamika ekonomi. Keahliannya dalam perdagangan internasional dan ekonomi pembangunan telah mengantarkannya kepada penghargaan baik di dalam negeri maupun internasional.

Baca juga:

Profil Teddy Indra Wijaya, Ajudan Prabowo yang Kini Jadi Seskab

Dengan dedikasi dan pengalaman yang kaya, Mari terus berperan aktif dalam membentuk kebijakan ekonomi dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun global.

Mari Elka Pangestu merupakan sosok yang inspiratif dan menjadi teladan bagi generasi muda di Indonesia, menunjukkan bahwa dengan pendidikan dan dedikasi, seseorang dapat berkontribusi besar terhadap masyarakat dan negara.

#Mari Elka Pangestu #Ekonom #Kabinet Merah Putih #Gibran Rakabuming #Presiden Prabowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ekonom Ingatkan Risiko Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Tanpa Model Bisnis
Ekonom Universitas Brawijaya Noval Adib menilai pembangunan Koperasi Desa Merah Putih perlu dibarengi model bisnis, tata kelola, dan SDM agar tidak menjadi beban operasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Ekonom Ingatkan Risiko Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Tanpa Model Bisnis
Berita Foto
Presiden Prabowo Pimpin HUT Ke-80 Bhayangkara, Teguhkan Sinergi Polri untuk Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menginspeksi pasukan pada upacara HUT Ke-80 Bhayangkara di Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 01 Juli 2026
Presiden Prabowo Pimpin HUT Ke-80 Bhayangkara, Teguhkan Sinergi Polri untuk Indonesia
Indonesia
Presiden Prabowo Puji Polri, tak Pernah Ada Insiden Teroris selama Pemerintahannya
Prabowo mengatakan bahwa tantangan di masa depan masih banyak. Ada masalah kemiskinan yang merupakan akibat dari korupsi hingga kejahatan penyelundupan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Presiden Prabowo Puji Polri, tak Pernah Ada Insiden Teroris selama Pemerintahannya
Indonesia
Prabowo Dapat Medali Kehormatan, Dinilai Berjasa Mendukung Tugas Kepolisian
Pemberian medali itu juga sebagai bentuk apresiasi atas jasa yang luar biasa terhadap kemajuan Polri.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Prabowo Dapat Medali Kehormatan, Dinilai Berjasa Mendukung Tugas Kepolisian
Indonesia
Presiden Prabowo Ingatkan Polisi: jangan Kriminalisasi dan tak Boleh Hukum Tajam Kebawah
Prabowo menekankan hukum harus jadi pelindung rakyat dan tak boleh tajam ke bawah dan lemah ke atas.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Presiden Prabowo Ingatkan  Polisi: jangan Kriminalisasi dan tak Boleh Hukum Tajam Kebawah
Indonesia
Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, DPR Ingatkan jangan hanya Jadi Pajangan
Pelibatan kalangan akademisi dalam proses pembangunan dan perumusan kebijakan merupakan langkah positif.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, DPR Ingatkan jangan hanya Jadi Pajangan
Indonesia
DEN Sebut Fundamental Ekonomi RI masih Kuat meski Rupiah Melemah
Pembahasan juga menitikberatkan pada koordinasi kebijakan fiskal dan moneter.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
DEN Sebut Fundamental Ekonomi RI masih Kuat meski Rupiah Melemah
Indonesia
Presiden Prabowo Perkuat Riset Nasional, Tambah Anggaran Rp 4 Triliun
Arahan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem riset yang lebih terintegrasi dan mampu menjawab berbagai tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Presiden Prabowo Perkuat Riset Nasional, Tambah Anggaran Rp 4 Triliun
Indonesia
KSP Dudung Benarkan Presiden Prabowo, Sebut Ada Pihak yang Membayari Demo
Langkah selanjutnya yakni memastikan penanganannya dilakukan sesuai mekanisme hukum yang berlaku
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
KSP Dudung Benarkan Presiden Prabowo, Sebut Ada Pihak yang Membayari Demo
Indonesia
Presiden Prabowo Dinilai Terlalu Fokus MBG, Pengamat Ingatkan Janji Bereskan Program Kerja Lainnya
Tekanan ekonomi yang dirasakan sebagian masyarakat saat ini cukup besar.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Presiden Prabowo Dinilai Terlalu Fokus MBG, Pengamat Ingatkan Janji Bereskan Program Kerja Lainnya
Bagikan