Prodem Minta Presiden Jokowi Evaluasi Menteri Rini

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 06 Agustus 2019
Prodem Minta Presiden Jokowi Evaluasi Menteri Rini

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno. Foto: Kemen BUMN

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekjen Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) Satyo Purwanto meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengevaluasi Menteri BUMN Rini Soemarno terkait blackout atau pemadaman listrik massal di sebagian Pulau Jawa pada Minggu 4 Agustus 2019.

"Dengan kejadian listrik padam sepulau Jawa, ini kan jadi akumulasi lagi, ya, untuk soal pengelolaan BUMN ini dibawah menteri Rini Soemarno itu," kata Satyo saat dihubungi wartawan, Selasa (6/8).

Baca Juga: DPR Minta PLN Jelaskan ke Masyarakat Penyebab Pemadaman Listrik

Sekjen Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) Satyo Purwanto
Sekjen Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) Satyo Purwanto

Satyo menyebut, pemadaman listrik massal bukan hanya soal urusan teknis. Menurutnya, hal tersebut terjadi lantaran salah kelola yang dilakukan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), di bawah naungan Kementerian BUMN yang dipimpin Rini Soemarno.

"Presiden kan bisa menilai kinerja anak buahnya, kalau terlalu banyak kasus di BUMN dan sangat merugikan, buat apa begitu, dilama-lamakan untuk dipertahankan," tegas Satyo.

Baca Juga: Jokowi: Pemadaman Listrik Rusak Reputasi PLN, Masyarakat Dirugikan

Oleh sebab itu, Satyo mendesak Presiden Jokowi untuk segera mengevaluasi Rini. Menurut dia, Rini harus dievaluasi sebelum Jokowi dilantik sebagai Presiden RI pada Oktober 2019.

"Enggak usah nunggu sampai pelantikan presiden di Oktober nanti, iya, karena BUMN ini kan pertama soal bisnis negara yang hitungannya itu hari, maksudnya transaksi perhari," pungkasnya.

Seperti diketahui, pada Minggu (4/8) siang WIB, terjadi pemadaman listrik yang berlangsung di sebagian Pulau Jawa hingga malam hari.

Baca Juga: Pemadaman Listrik Rugikan UKM dan Rusak Investasi

Matinya listrik disebabkan akibat gangguan yang terjadi pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV, yang mengakibatkan transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan dan diikuti trip seluruh pembangkit di sisi tengah dan barat Jawa.

Menteri Rini
Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Baca Juga: Saking Geramnya, Jokowi Sampai Salah Sebut Data Tahun Mati Lampu Terparah

Gangguan ini mengakibatkan aliran listrik di Jabodetabek, sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah mengalami pemadaman. Selain itu terjadinya gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV mengakibatkan padamnya sejumlah Area Jawa Barat. (Pon)

#Menteri BUMN #Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno #PLN
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Anak Usaha PLN Bakal Dirampingkan Dari 44 Entitas Jadi 23 Entitas
Pembahasan juga menyoroti langkah-langkah penguatan sistem kelistrikan pascagangguan yang terjadi di Sumatera.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Anak Usaha PLN Bakal Dirampingkan Dari 44 Entitas Jadi 23 Entitas
Indonesia
Blackout Sumatera Beri Pukulan Telak, DPR Desak PLN Bereskan Skema Ganti Rugi untuk Pelanggan
Pemadaman total sejak Jumat (22/5) malam itu memukul telak sektor rumah tangga dan pelaku UMKM.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Blackout Sumatera Beri Pukulan Telak, DPR Desak PLN Bereskan Skema Ganti Rugi untuk Pelanggan
Indonesia
Blackout di Sumatra, Waka Komisi III DPR Dorong Investigasi Total meski tak Ada Sabotase
Berbagai sektor usaha, pekerjaan, hingga layanan publik disebut ikut terdampak akibat padamnya aliran listrik di sejumlah daerah. 

Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Blackout di Sumatra, Waka Komisi III DPR Dorong Investigasi Total meski tak Ada Sabotase
Indonesia
Polisi Salahkan Cuaca Buruk sebagai Penyebab Mati Listrik di Sumatra
Gangguan mengakibatkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatra dan memicu ketidakstabilan frekuensi serta tegangan listrik.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Polisi Salahkan Cuaca Buruk sebagai Penyebab Mati Listrik di Sumatra
Indonesia
Mati Listrik Sumatra, Konsumen Merugi, YLKI Minta PLN Tanggung Jawab
Gangguan kelistrikan tentu menyebabkan kerugian, baik dari PLN maupun masyarakat sebagai konsumen.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Mati Listrik Sumatra, Konsumen Merugi, YLKI Minta PLN Tanggung Jawab
Indonesia
Blackout Sumatra, Bareskrim Perkirakan karena Gesekan Kabel Kena Angin dan Panas
Ada tiga kemungkinan penyebab teknis yang sedang didalami tim Puslabfor Polri terkait dengan putusnya kabel tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Blackout Sumatra, Bareskrim Perkirakan karena Gesekan Kabel Kena Angin dan Panas
Indonesia
Polisi Selidiki Mati Listrik Massal di Sumatra, Gangguan Diduga Berawal dari Jambi
Bareskrim Polri menyelidiki insiden mati listrik massal di Sumatra. Gangguan itu diduga berawal dari Jambi.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Polisi Selidiki Mati Listrik Massal di Sumatra, Gangguan Diduga Berawal dari Jambi
Indonesia
Kementerian ESDM dan PLN Investigasi Mati Lampu Massal di Sumatra, 13,1 Juta Pelanggan Terdampak
Pemadaman listrik massal di Sumatra telah berdampak pada 13,1 juta orang. Kementerian ESDM dan PLN pun sedang mengusut kasus tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Kementerian ESDM dan PLN Investigasi Mati Lampu Massal di Sumatra, 13,1 Juta Pelanggan Terdampak
Indonesia
Pemadaman Listrik Massal Landa Sumatra, PLN Ungkap Penyebabnya
Pemadaman listrik massal terjadi di beberapa kota Sumatra, Jumat (22/5). PLN pun mengungkapkan penyebabnya.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
Pemadaman Listrik Massal Landa Sumatra, PLN Ungkap Penyebabnya
Indonesia
PLN Klaim 100 Persen Listrik di Jakarta sudah Pulih setelah Padam Siang Tadi
Sebanyak 95 persen listrik sudah pulih pada 12.23 WIB siang tadi, sekitar 5 persen sisanya baru kembali pulih pada pukul 15.05 WIB.
Dwi Astarini - Kamis, 23 April 2026
PLN Klaim 100 Persen Listrik di Jakarta sudah Pulih setelah Padam Siang Tadi
Bagikan