Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Prinsa Mandagie Siap Kembali ke Industri Musik

Febrian AdiFebrian Adi - Jumat, 03 Februari 2023
Prinsa Mandagie Siap Kembali ke Industri Musik

Prinsa Mandagie kembali ke industri musik dengan karya terbaru. (Foto: Dok/Fafa Records)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENDENGAR nama Prinsa Mandagie mungkin yang teringat adalah lagu Sahabat Dulu yang menjadi OST dari film Layangan Putus. Sejak mengeluarkan lagu tersebut, Prinsa pun mulai surut dan terdengar kabarnya dalam industri musik Indonesia.

Beberapa tahun berlalu sampai akhirnya Prinsa Mandagi memutuskan untuk kembali ke industri musik Indonesia, dengan karya teranyar berjudul Ternyata Berpisah Lebih Indah yang akan rilis pada 8 Februari 2023 mendatang.

Baca juga:

Perjalanan 'TULUS Tur Manusia 2023' Dimulai

Selain itu, Prinsa juga dikabarkan tengah menggaet para musisi kenamaan Indonesia dalam rilisan terbaru lainnya. Nama-nama musisi tersebu di antaranya Tohpati, Marco Stefiano, Ari Aru, Dimas Wibisana hingga Ungu. Dirinya juga tengah menyiapkan album debut untuk menjadi bukti keseriusan dirinya untuk selalu menghasilkan karya-karya terbaik di Indonesia.

Sebelumnya pada single Sahabat Dulu yang dibawakan oleh Prinsa Mandagie cukup menuai kesuksesan. Lagu tersebut juga membuat dirinya mendapatkan piala bergengsi di Anugerah Musik Indonesia 2022 kemarin dalam kategori ‘Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik’.

Pada kategori ini, Prinsa ikut bersain dengan nominator musisi hebat lain, seperti Brisia Jodie, Budi Doremi, UN1TY, Kotak hingga Rossa. Menjadi salah satu peraih piala AMI Awards 2022 menjadi pemicu Prinsa untuk terus berfokus dan semakin serius mengembangkan karier musiknya.

Baca juga:

Rahmania Astrini Lepas Double Single

Prinsa Mandagie sendiri mulai meniti karier di dunia tarik suara saat mengikuti ajang Indonesia Idol Musim X pada 2019 silam. “Iya waktu di Indonesia Idol ini sebenarnya untuk ikutan pun aku agak malu-malu karena memang sainganku benar-benar bagus banget,” ungkapnya seperti dikutip dari Antara Januari 2022.

Wanita kelahiran 1998 ini bahkan tak menyangka bahwa dirinya bisa lolos di Top 23 dari sekian banyak pendaftar saat itu. Namun sayangnya, perjuangan Prinsa di Indonesia Idol harus terhenti sampai tahap Showcase karena saat itu ia jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Hingga akhirnya terpaksa mundur dari ajang Indonesia Idol.

“Aku enggak menyangka bisa lolos sampai Top 23 gitu, walaupun akhirnya aku harus mundur karena aku sakit gitu. Tapi, itu awal mula terjun ke industri musik,” tambah Prinsa. (far)

Baca juga:

Livingroom Kembali dengan Single 'Stupid'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan