Pria Ini Sulap Bank Bangkrut Jadi Bank ber-Aset Rp. 7,7 Triliun

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 03 Juli 2021
Pria Ini Sulap Bank Bangkrut Jadi Bank ber-Aset Rp. 7,7 Triliun

Alex P Chandra (Tengah) (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Alex P Chandra atau sering dipanggil APC, dikenal sebagai sosok dibalik kesuksesan brand BPR Lestari yang kini sudah ‘Go National’. Namun, siapa sangka ternyata Alex harus mempertaruhkan seluruh modal dan karir untuk membeli bank yg nyaris bangkrut.

"BPR Sri Artha Lestari waktu itu asetnya cuma Rp 300 juta. Kredit macetnya hampir 70 persen," kata Alex dalam keterangannya, Sabtu (3/7).

Baca Juga

Bank DKI Realisasikan Kredit DP 0 Rupiah Sebesar Rp 198,8 Miliar



Langkah nekat Alex bersama dua rekannya ini ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Empat tahun pertama, ternyata menjadi tahun yang penuh dengan perjuangan. Saat itu, belum ada transaksi bahkan lowongan pekerjaan pun tak digubris.

"Cari nasabah susah, cari karyawan juga enggak ada yang mau kerja sama saya," ujarnya.

Alex mengaku sangat sulit untuk membangun kepercayaan masyarakat. “Ya yang pertama percaya sama saya baru keluarga dan relasi aja. Susah cari nasabahnya”, ujar Alex mengenang awal perjuangan membangun bank yang berpusat di Kota Denpasar ini.



Momentum kebangkitan Alex muncul di tahun 2003 ketika ada seorang nasabah yang memercayakan untuk menaruh deposito sebesar 25 juta. "I see the light at the end of the tunnel," kenangnya.

Keuletan Alex membawa angin segar, dua tahun berselang tepatnya di tahun 2005, BPR Lestari berhasil menembus asset Rp. 54 Miliar dan meraih predikat Local Champion di Bali.

Kini, memasuki usia yang ke 22 tahun, di bawah naungan Lestari Group, BPR Lestari telah mengepakkan sayapnya di seluruh Pulau Jawa dan Bali dengan total aset 7,7 Triliun.

BPR Lestari mampu menepis stigma masyarakat umum bahwa BPR adalah bank gurem. Dengan penuh inovasi dan adaptasi teknologi, BPR Lestari hadir di tengah kota dan menawarkan produk serta fasilitas yang mampu bersaing dengan bank-bank besar.

Baca Juga

Produk Perbankan Digital Bank DKI Kian Diminati Masyarakat



“Krisis pasti ada terus, ya kayak sekarang ini. Kita lagi proses menembus badai pandemi yang sudah lebih dari setahun ini. Tapi justru masa-masa ini kita justru lebih produktif dengan inovasi dan produk digital yang sudah diluncurkan," ujar Alex.

Kedepan ia berharap BPR Lestari bisa setara dengan Bank Besar ternama di Indonesia, "Kita punya mimpi besar, supaya BPR juga nanti dianggap setara dengan bank-bank umum lainnya. Nanti saya kasih tahu rencananya," pungkasnya. (Pon)

#Bank
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Diminta Hati-Hati Soal Data Pribadi Saat Pembukaan 200 Juta Rekening Warga
DPR akan terus memantau pelaksanaan kebijakan tersebut, termasuk bagaimana pemerintah dan perbankan mengeksekusi pembukaan rekening secara massal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Pemerintah Diminta Hati-Hati Soal Data Pribadi Saat Pembukaan 200 Juta Rekening Warga
Indonesia
200 Juta Warga Bakal Dikasih Rekening Dengan Saldo Awal Rp 50 Ribu
Rencana pembukaan rekening, akan dilakukan secara bertahap. Diharapkan kebijakan ini dapat dimulai sebelum akhir 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
200 Juta Warga Bakal Dikasih Rekening Dengan Saldo Awal Rp 50 Ribu
Indonesia
Saldo Simpeda Nasional Tembus Rp 75 Triliun, Layanan Digital Sinergi 27 BPD
Tabungan Simpeda yang dikelola bersama oleh 27 Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia mencatatkan saldo nasional mencapai Rp74,86 triliun per Juni 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Saldo Simpeda Nasional Tembus Rp 75 Triliun, Layanan Digital Sinergi 27 BPD
Indonesia
BI Perkuat Likuiditas Perbankan, Terbitkan SBRI Buat Gaet Aliran Modal Asing
BI juga terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
BI Perkuat Likuiditas Perbankan, Terbitkan SBRI Buat Gaet Aliran Modal Asing
Indonesia
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Data Sistem Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SSKI) Bank Indonesia pada 2025, total kredit perbankan mencapai Rp 8.149 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Indonesia
Gelontorkan Rp 281 Triliun ke Bank BUMN, Dana Harus Disalurkan ke Kredit Produktif
Pertumbuhan kredit belum merata. Kredit korporasi meningkat 15,51 persen, sedangkan kredit UMKM hanya tumbuh 0,16 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Gelontorkan Rp 281 Triliun ke Bank BUMN, Dana Harus Disalurkan ke Kredit Produktif
Indonesia
Pemerintah Kembali Gelontorkan Dana SAL Rp 281 Triliun ke Bank BUMN, Siapkan Dana Standby Rp 100 triliun
Pemerintah sempat menarik dana SAL sebesar Rp 110 triliun pada Juni 2026 dari total penempatan dana sebelumnya yang tersisa Rp 281 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Pemerintah Kembali Gelontorkan Dana SAL Rp 281 Triliun ke Bank BUMN, Siapkan Dana Standby Rp 100 triliun
Indonesia
Prabowo Panggil Semua Pimpinan Bank Milik Negara
Para pimpinan Bank Himbara itu tiba mulai pukul 14.00 WIB dan terlihat kompak mengenakan kemeja putih dan dasi biru muda.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Prabowo Panggil Semua Pimpinan Bank Milik Negara
Berita Foto
Transformasi UOB Plaza Dorong Efisiensi Energi dan Target Net-Zero Emission 2060
Transformasi UOB Plaza berkolaborasi dengan UOB Property ini akan menghadirkan peningkatan yang berfokus pada aspek berkelanjutan.
Didik Setiawan - Rabu, 17 Juni 2026
Transformasi UOB Plaza Dorong Efisiensi Energi dan Target Net-Zero Emission 2060
Indonesia
Grab Jadi Pemegang Saham Mayoritas Super Bank Indonesia
Periode empat bulan yang berakhir 30 April 2026, Superbank membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 142 miliar
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Grab Jadi Pemegang Saham Mayoritas Super Bank Indonesia
Bagikan