Presiden Trump Gugat Kampus Harvard Atas Tuduhan Antisemit, Tuntut Ganti Rugi Rp 16,9 T

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 21 Maret 2026
Presiden Trump Gugat Kampus Harvard Atas Tuduhan Antisemit, Tuntut Ganti Rugi Rp 16,9 T

Presiden AS Donald Trump (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Donald Trump resmi menggugat Universitas Harvard ke Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Massachusetts.

Dalam gugatan itu, Harvard dituduh melanggar hak-hak sipil mahasiswa Yahudi dan Israel dengan "menutup mata" terhadap praktik antisemitisme di kampus.

“Mahasiswa Yahudi dan Israel mengalami pelecehan yang parah, meluas, dan secara objektif menyinggung berdasarkan ras atau asal kebangsaan mereka,” demikian isi gugatan, dilansir dari Antara, Sabtu (21/3).

Gugatan ini menandai eskalasi serius setelah berbulan-bulan negosiasi antara pemerintah federal dan pihak universitas mengalami kebuntuan

Pemerintah Trump menuduh Harvard memiliki pengetahuan nyata atas kasus diskriminasi, tetapi dengan sengaja bersikap tidak peduli terhadap pengucilan dan pelecehan yang dialami mahasiswa Yahudi dan Israel.

Baca juga:

Trump Larang Terima Mahasiswa Asing Skema Beasiswa, Kampus Harvard Meradang

Ancaman Pemotongan Dana

Sejak Januari 2025, Pemerintah AS telah mengeluarkan ancaman kepada sejumlah universitas, termasuk Harvard, terkait kemungkinan pemotongan dana jika tidak menyesuaikan kebijakan mereka.

Pemerintah menuntut penghapusan antisemitisme di kampus serta pencabutan inisiatif keberagaman yang dianggap mengutamakan kelompok minoritas tertentu.

Pada April 2025, setelah Harvard menolak tuntutan pemerintah, Trump mengumumkan pembekuan dana hibah multitahun sebesar US$ 2,2 miliar serta kontrak senilai US$ 60 juta, atau totalnya setara Rp 38,3 triliun.

Baca juga:

Hakim Batalkan Kebijkan Pemotongan Dana untuk Harvard oleh Donald Trump, Pemerintah akan Ajukan Banding

Tuntutan Ganti Rugi US$ 1 Miliar

Pada Februari 2026, Presiden Trump menyatakan pemerintahannya tengah mengupayakan tuntutan ganti rugi sebesar US$ 1 miliar atau sekitar Rp 16,9 triliun dari Harvard.

Dilansir dari Antara, gugatan terbaru ini mempertegas sikap keras pemerintah Presiden Trump terhadap universitas yang masuk jajaran Ivy League itu, atau delapan kampus elit di negeri Paman Sam. (*)

#Harvard University #Donald Trump #Kampus
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Olahraga
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Presiden FIFA, Gianni Infantino, merespons kritik terhadap Piala Dunia 2026. Ia bicara soal harga tiket hingga visa.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Dunia
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan mereka telah menyelesaikan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas serangan terhadap sebuah helikopter Apache.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Olahraga
Dicoret Skuad Prancis di Piala Dunia 2026, Eduardo Camavinga Pilih Belajar di Harvard
Eduardo Camavinga secara mengejutkan belajar di Harvard. Ia sendiri tak masuk skuad Prancis di Piala Dunia 2026.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Dicoret Skuad Prancis di Piala Dunia 2026, Eduardo Camavinga Pilih Belajar di Harvard
Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Oman agar tidak mencoba menguasai Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Indonesia
Komisi X DPR Desak Investigasi Transparan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta
DPR menilai kasus dugaan kekerasan seksual di UPN Veteran Yogyakarta sudah masuk kategori darurat dan tak boleh ditutup-tutupi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Komisi X DPR Desak Investigasi Transparan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta
Dunia
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Terkait keinginan Iran yang mengajukan penundaan (moratorium) pengayaan uranium selama dua dekade, Donald Trump menuntut kepastian yang mutlak.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Dunia
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Selain isu nuklir, Trump menyoroti ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur perdagangan global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Dunia
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Pertemuan tingkat tinggi ini turut menghadirkan raksasa teknologi AS seperti Elon Musk (Tesla), Jensen Huang (Nvidia), dan Tim Cook (Apple)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Bagikan