Presiden Korsel Perintahkan Operasi Penyelamatan Kapal Nelayan Tenggelam di Jeju

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 08 November 2024
Presiden Korsel Perintahkan Operasi Penyelamatan Kapal Nelayan Tenggelam di Jeju

Arsip - Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol didampingi sang istri, Kim Keon Hee, tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (5/9/2023) ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Pre

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Belasan anak buah kapal (ABK) menjadi korban dalam kecelakaan kapal penangkap ikan tenggelam di lepas pantai bagian selatan Pulau Jeju, Korea Selatan.

Dilansir dari Antara, Jumat (8/11), Presiden Korsel Yoon Suk Yeol telah diberi tahu mengenai tenggelamnya kapal tersebut dan memerintahkan operasi penyelamatan besar-besaran.

Presiden Suk Yeol menginstruksikan lembaga-lembaga terkait, termasuk KCG serta kementerian pertahanan dan kelautan, untuk memobilisasi semua sumber daya dan personel yang tersedia guna menyelamatkan mereka yang hilang. Orang nomor satu di Korsel itu juga meminta agar keselamatan para petugas penyelamat dijamin.

Tercatat, sedikitnya dua orang ABK meninggal dan 12 nelayan lainnya hilang. Badan keamanan laut Korea Selatan atau Korea Coast Guard (KCG) mengonfirmasi kejadian tersebut sembari menyampaikan bahwa pencarian masih terus dilakukan.

Baca juga:

Jumlah Orang Korsel Menikah dengan Warga Asing Meningkat, Jomlo Lokal Kurang Laku?

Kapal seberat 129 itu, Geumseong, mengangkut 27 awak kapal, yang terdiri atas 16 warga Korea Selatan dan 11 warga negara asing. Bakamla Korsel itu menerima panggilan darurat pada pukul 04:33 (06:33 WIB) menyebutkan kapal tenggelam 24 kilometer di lepas Pulau Biyang, Jeju.

Dari 27 orang, sebanyak 15 berhasil diselamatkan, termasuk dua yang ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dan dibawa ke rumah sakit terdekat. Dua korban, yang adalah warga Korea Selatan, kemudian dinyatakan meninggal.

Para awak kapal yang diselamatkan menceritakan bahwa mereka sedang memindahkan hasil tangkapan ke kapal lain, lalu kapal tersebut tiba-tiba terbalik dan akhirnya tenggelam. (*)

#Korea Selatan #Kapal Tenggelam #Kecelakaan Kapal
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Dunia
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Tak sembarang main drum, aksi tersebut menjadi bagian dari pendekatan diplomatik Jae-myung kepada kekuatan regional, termasuk Jepang.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Dunia
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Para jaksa khusus menggambarkan deklarasi darurat militer tersebut sebagai tindakan perusakan konstitusi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan sangat serius.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
 Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Dunia
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Para jaksa khusus menyebut deklarasi darurat militer tersebut sebagai tindakan perusakan konstitusi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan sangat serius.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Indonesia
Nakhoda dan ABK KM Putri Sakinah Ditetapkan Tersangka, Polisi Sebut Ada Unsur Kelalaian
Nakhoda dan ABK KM Putri Sakinah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menyebutkan, ada unsur kelalaian dalam kejadian yang menewaskan pelatih Valencia itu.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
Nakhoda dan ABK KM Putri Sakinah Ditetapkan Tersangka, Polisi Sebut Ada Unsur Kelalaian
Indonesia
Permintaan Spanyol Dikabulkan, Pencarian Korban Kapal Tenggelam Labuan Bajo Diperpanjang
Akhirnya disepakati operasi pencarian korban kapal KM Putri Sakinah di kawasan Labuan Bajo diperpanjang hingga Jumat (9/1) besok
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Permintaan Spanyol Dikabulkan, Pencarian Korban Kapal Tenggelam Labuan Bajo Diperpanjang
Indonesia
Kronologi Jasad Putri Pelatih Valencia Ditemukan di Bangkai Kapal, Sempat Tercium Bau Busuk
Jasad putri pelatih Valencia akhirnya ditemukan di bangkai kapal. Awalnya, hal itu diketahui ketika nelayan Pulau Komodo menemukan bangkai kamar kapal.
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
Kronologi Jasad Putri Pelatih Valencia Ditemukan di Bangkai Kapal, Sempat Tercium Bau Busuk
Indonesia
Insiden Tenggelamnya Kapal Wisata di Labuan Bajo Buka 'Borok' Pengelolaan Pelayaran di Indonesia
Kecelakaan tersebut menunjukkan status laik laut kapal kerap bersifat administratif dan belum disertai pengawasan teknis yang memadai.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Insiden Tenggelamnya Kapal Wisata di Labuan Bajo Buka 'Borok' Pengelolaan Pelayaran di Indonesia
Indonesia
Aksi Kemanusiaan Nelayan Indramayu Sugianto di Korea Selatan Diganjar Penghargaan dari Presiden Lee Jae-myung
Pemerintah Korea Selatan menilai tindakan Sugianto sebagai bentuk kemanusiaan luar biasa yang dilakukan tanpa pamrih, meski dengan risiko besar terhadap keselamatan diri.
Frengky Aruan - Minggu, 04 Januari 2026
Aksi Kemanusiaan Nelayan Indramayu Sugianto di Korea Selatan Diganjar Penghargaan dari Presiden Lee Jae-myung
Indonesia
DPR Desak Investigasi Detail Terkait Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo
DPR menunggu laporan resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
DPR Desak Investigasi Detail Terkait Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo
Indonesia
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengambang di Labuan Bajo, Diduga Putri Pelatih Valencia yang Hilang
Jenazah perempuan ditemukan mengambang di Labuan Bajo. Jasad itu diduga merupakan putri pelatih Valencia yang hilang.
Soffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengambang di Labuan Bajo, Diduga Putri Pelatih Valencia yang Hilang
Bagikan