Presiden Jokowi: Stop Saling Hujat Hanya Menghabiskan Pikiran dan Tenaga

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 23 Mei 2017
Presiden Jokowi: Stop Saling Hujat Hanya Menghabiskan Pikiran dan Tenaga

Presiden Jokowi bersama Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/5). (ANTARA/Puspa Perwitasari)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh bangsa Indonesia berhenti saling menghujat, menjelekkan satu sama lain dan saling menyalahkan. Menurutnya, pembangunan di Indonesia tertinggal jauh dari negara-negara lain karena kehabisan tenaga dan pikiran untuk hal-hal yang tidak perlu dan berguna.

“Sekali lagi jangan habiskan pikiran kita untuk hal-hal yang menyebabkan iri, dengki, saling hujat, saling menjelekkan, saling menyalahkan. Setop. Tutup itu,” Presiden Joko Widodo atau Jokowi di sela pertemuan dengan tokoh lintas agama yang tergabung dalam Asosiasi Forum Komunikasi Umat Beragama Indonesia, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Selasa (23/5) siang.

Presiden Jokowi mengajak semua pihak selalu berpikir positif dan berpikir ke masa depan bangsa, karena Indonesia memiliki kesempatan untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain.

Jokowi menyebut banyak negara yang belajar pada Indonesia, seperti Malaysia.

“Tahun ’70-an kita ingat kita banyak mengirim guru ke Malaysia, banyak sekali. Dari sana belajar ke IKIP-IKIP kita dulu di sini. Sekarang kita ditinggal,” ujar Presiden.

Jokowi menambahkan, pembangunan jalan tol di Indonesia tertinggal dari Tiongkok dalam kurun 40 tahun ini.

“Sampai sekarang, sudah 40 tahun, sudah 40 tahun tol kita baru terbangun 780 km. Negara yang lain yang nengok ke kita tadi, ini yang paling ekstrim, Tiongkok/China itu sudah membangun 280.000 km,” kata Jokowi

Presiden menambahkan contoh, industri perkapalan di Korea Selatan berkembang pesat.

“Tahun ’72 kita bikin (kapal), mereka bikin tahun ’73. Sekarang mereka sudah bikin kapal selam. Kita pesan kapal selam ke sana. Kita sekarang, saya enggak ingin cerita PT PAL kita sudah, yang jelas sudah kalah jauh,” ujar Kepala Negara.

Karena itu, Presiden Jokowi mengajak para tokoh lintas agama untuk menyadari dan memahami bersama, bahwa ada sesuatu yang harus diluruskan.

“Jangan tunggu esok hari, jangan tunggu 2-3 hari lagi. Selesaikan pada saat api itu masih sangat kecil, segera padamkan. Ingatkan kepada yang akan bergesekan bahwa kita ini saudara, kita ini saudara,” tegas Presiden.

Bahwa bangsa Indonesia berbeda-beda, ditegaskan Presiden, iya. Tapi ia mengingatkan, bahwa semua bangsa Indonesia adalah saudara-saudara sebangsa dan setanah air.

#Presiden Jokowi
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tiba dikediaman Jalan Kutai Utara 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo usai berlibur bersama cucunya di Bali, Sabtu (12/7).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 13 Juli 2025
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Berita Foto
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Djan Faridz usai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Rabu (26/3/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Maret 2025
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Indonesia
Pulang ke Solo, Jokowi Akan Dilibatkan dalam Kegiatan Kampung oleh Pengurus RT/RW Setempat
Jokowi diharapkan kembali berbaur dengan masyarakat di wilayah setempat.
Frengky Aruan - Selasa, 22 Oktober 2024
Pulang ke Solo, Jokowi Akan Dilibatkan dalam Kegiatan Kampung oleh Pengurus RT/RW Setempat
Indonesia
H-1 Pensiun, Mural Infrastruktur Era Jokowi Mejeng di Jalan Slamet Riyadi
Presiden Joko Widodo akan kembali ke Solo setelah purnatugas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 Oktober 2024
H-1 Pensiun, Mural Infrastruktur Era Jokowi Mejeng di Jalan Slamet Riyadi
Indonesia
Hari Kerja Terakhir di Istana Negara, Jokowi Bicarakan Proses Transisi Pemerintahan
Jokowi juga menggelar makan siang terakhir bersama jajaran menteri kabinet kerja
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 Oktober 2024
Hari Kerja Terakhir di Istana Negara, Jokowi Bicarakan Proses Transisi Pemerintahan
Lifestyle
Mitos Seputar Pohon Pulai yang Ditanam di Istana Negara oleh Jokowi
Presiden Joko Widodo menanam pohon pulai di perkarangan Istana Negara Jakarta pada Kamis (17/10) atau sebelum berakhirnya masa jabatan.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Oktober 2024
Mitos Seputar Pohon Pulai yang Ditanam di Istana Negara oleh Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marah karena Prabowo Tiba-tiba Pilih Anies Jadi Wapres
Dalam narasinya disebutkan Jokowi marah karena Prabowo diam-diam memilih mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan sebagai wakil presiden (wapres) pengganti Gibran Rakabuming Raka.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Oktober 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marah karena Prabowo Tiba-tiba Pilih Anies Jadi Wapres
Indonesia
Di Penghujung Jabatan, Jokowi Bentuk Korps Pemberantasan Korupsi Polri
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 Oktober 2024
Di Penghujung Jabatan, Jokowi Bentuk Korps Pemberantasan Korupsi Polri
Indonesia
Gantikan Heru Budi, Sekda Joko Ditunjuk Jadi Plh Pj Gubernur Jakarta
Sekda DKI Jakarta, Joko Agus Setyono, ditunjuk sebagai Plh Pj Gubernur Jakarta. Ia menggantikan Heru Budi yang lengser hari ini.
Soffi Amira - Kamis, 17 Oktober 2024
Gantikan Heru Budi, Sekda Joko Ditunjuk Jadi Plh Pj Gubernur Jakarta
Bagikan