Presiden Jokowi Harap KRL Yogya-Solo Dongkrak Pariwisata DIY dan Soloraya

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 01 Maret 2021
Presiden Jokowi Harap KRL Yogya-Solo Dongkrak Pariwisata DIY dan Soloraya

Presiden Jokowi meresmikan Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo di Stasiun Tugu Yogyakarta pada Senin (1/3). Foto: MP/Teresa Ika

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Jokowi meresmikan Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo di Stasiun Tugu Yogyakarta pada Senin (1/3). Jokowi berharap kehadiran KRL ini dapat mendongkrak pariwisata di kedua wilayah

"Hari ini saya resmikan KRL lintas Yogyakarta-Solo. (Saya harap) ini (KRL Yogya-Solo) membantu pariwisata dari Solo ke Yogyakarta," ujar Jokowi di stasiun Tugu Yogyakarta, Senin (1/3)

Baca Juga

Jajal KRL Yogyakarta-Klaten, Jokowi Minta Kemenhub Bikin Transportasi Ramah Lingkungan

Selain itu, ia juga berharap KRL Yogya-Solo dapat membantu memperlancar mobilitas orang dan barang. Bekas Gubernur DKI Jakarta itu memuji kehadiran KRL Yogya-Solo yang dinilainya lebih baik dibandingkan kereta sebelumnya yakni kereta Prameks.

"Tadi saya juga diberitahu bahwa KRL ini lebih cepat 10 menit dibandingkan (kereta) Prambanan Ekspress (Prameks). KRL merupakan sebuah moda transportasi massal yang ramah lingkungan. Memang sekarang semuanya akan didorong ke sana," tegasnya.

Presiden Jokowi meresmikan Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo di Stasiun Tugu Yogyakarta pada Senin (1/3).
Presiden Jokowi meresmikan Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo di Stasiun Tugu Yogyakarta pada Senin (1/3). Foto: MP/Teresa Ika

Usai meresmikan, Jokowi tak menyia-nyiakan kesempatan untuk menjajal KRL Yogya-Solo. Ia memutuskan jalan-jalan dengan KRL ke kampung halamannya. Nampak Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo serta Menhub Budi Karyadi ikut mendampingi Jokowi.

Sebagaimana diketahui, KRL lintas Yogyakarta-Solo melayani naik dan turun penumpang di 11 stasiun yakni, Stasiun Yogyakarta (Tugu), Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, dan Solo Balapan.

Walau tempuh perjalanan KRL ini rata-rata sekitar 68 menit. Lebih cepat dibandingkan perjalanan KA Prameks dengan waktu tempuh rata-rata selama 75 menit.

Presiden Jokowi meresmikan Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo di Stasiun Tugu Yogyakarta pada Senin (1/3).
Presiden Jokowi meresmikan Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo di Stasiun Tugu Yogyakarta pada Senin (1/3). Foto: MP/Teresa Ika

Masyarakat yang hendak menaiki KRL Jogja Solo hanya cukup membayar Rp8.000 saja sekali perjalanan. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

Usai Melayat Artidjo Alkostar, Jokowi Pantau Vaksinasi dan Resmikan KRL Yogya-Solo

#Jokowi #Presiden Jokowi #KRL Solo-Yogya
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Berkas Perkasa Lengkap, Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi Segera Disidangkan
Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma atau dr Tifa sudah lengkap alias P21. Keduanya akan segera disidang.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
Berkas Perkasa Lengkap, Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi Segera Disidangkan
Indonesia
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) absen tidak menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6) pagi tadi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
Perkara Ijazah Jokowi Memanas, Penggugat Ajukan Banding usai Ditolak PN Surakarta
Kasus ijazah Jokowi kini berlanjut ke Pengadilan Tinggi Semarang. Penggugat pun mengajukan banding atas kasus tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Perkara Ijazah Jokowi Memanas, Penggugat Ajukan Banding usai Ditolak PN Surakarta
Indonesia
Jokowi Digugat Lagi di PN Solo, Kali Ini Penggugatan Sesama Alumnus Kehutanan UGM
Presiden ke-7 Joko Widodo kembali digugat di PN Surakarta terkait dugaan ijazah UGM. Gugatan diajukan alumnus Kehutanan UGM.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Jokowi Digugat Lagi di PN Solo, Kali Ini Penggugatan Sesama Alumnus Kehutanan UGM
Indonesia
Disinggung Jusuf Kalla soal Peran Jadi Presiden, Jokowi: Saya Bukan Siapa-siapa, Cuma Orang Kampung
Presiden ke-7 RI, Jokowi, menanggapi statement Jusuf Kalla. Ia menyebut bahwa Jokowi menjadi presiden berkat dirinya.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Disinggung Jusuf Kalla soal Peran Jadi Presiden, Jokowi: Saya Bukan Siapa-siapa, Cuma Orang Kampung
Indonesia
Polda Metro SP3 Kasus Ijazah Palsu dengan Tersangka Rismon, Jokowi: Semua sudah Clear
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut pemberian SP3 tersebut merupakan kewenangan Polda Metro Jaya.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Polda Metro SP3 Kasus Ijazah Palsu dengan Tersangka Rismon, Jokowi: Semua sudah Clear
Indonesia
JK: Kasih Tahu Termul-Termul, Jokowi Jadi Presiden Karena Saya!
Istilah termul yang digunakan JK itu merujuk kepanjangan dari Ternak Mulyono. Adapun, Mulyono merupakan nama masa kecil Jokowi yang akhirnya diganti oleh orang tuanya karena sering sakit-sakitan
Wisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
 JK: Kasih Tahu Termul-Termul, Jokowi Jadi Presiden Karena Saya!
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Bagikan