Presiden Joko Widodo membagikan 1.000 Kartu Indonesia Pintar (KIP) di kantor Dinas Pendidikan Kota Malang, Jawa Timur.
"Senang sekali hari ini bertemu dengan anak-anakku semuanya, dan tadi kita sudah serahkan 1.000 Kartu Indonesia Pintar yang pagi ini kita serahkan di Kota Malang. Coba kartunya diangkat semuanya, diangkat jangan turun dulu mau saya hitung 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 1.000 benar," kata Presiden Jokowi di Malang, Rabu (24/5).
Presiden hadir bersama dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhamad Nasir, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Sidarto, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Wali Kota Malang M Anton.
Dari 1.000 KIP yang dibagikan, adalah 189 untuk siswa SD, 218 untuk siswa SMP, 213 untuk siswa SMA, dan 311 untuk siswa SMK.
"Saya senang sekali program penyetaraan diikutkan hari ini. Jadi, siswa SD mendapatkan Rp450.000, yang SMP mendapat Rp750.000, dan yang SMA/SMK mendapat Rp1 juta, sedangkan kesetaraan paket A mendapat seperti SD, kesetaraan paket B seperti SMP, dan kesetaraan paket C seperti SMA. Cukup tidak? Yang bilang tidak cukup maju, silakan maju," kata Presiden kepada ribuan pelajar.
Presiden pun mengingatkan agar uang itu digunakan untuk kebutuhan sekolah seperti membeli buku, seragam, sepatu maupun tas tapi tidak boleh digunakan untuk membeli pulsa.
Sumber: ANTARA

