MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyatakan kematian pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Sang pemimpin tewas dalam serangan Israel dan Amerika Serikat di Teheran.
Kematian Khamenei disampaikan Trump, yang juga diunggah di akun X The White House.
“Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati. Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi semua warga Amerika yang hebat, dan orang-orang dari banyak negara di seluruh dunia, yang telah dibunuh atau dimutilasi oleh Khamenei,” kata Donald Trump.
Sementara itu, Iran mengatakan bahwa pemimpinnya masih memimpin dengan tegas di lapangan.
Baca juga:
Kepala Pentagon Pete Hegseth lewat akun X menjelaskan bahwa Iran sedang menanggung konsekuensi setelah menolak kesepakatan. Iran sebelumnya dilaporkan menolak tuntutan terkait program nuklirnya.
“Rezim Iran memiliki kesempatan, namun menolak untuk membuat kesepakatan — dan sekarang mereka menanggung konsekuensinya.”
"Selama hampir lima puluh tahun, Iran telah menargetkan dan membunuh warga Amerika, selalu mencari senjata paling ampuh di dunia untuk memajukan tujuan radikal mereka. Tadi malam, tidak seperti presiden sebelumnya, Presiden Trump mulai menangani kanker ini.”
Ia juga menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak memulai konflik, namun mencoba mengakhiri seperti yang ditulisnya, Minggu (1/3) pagi WIB. (*)