Prediksi Tren Wisata dan Akomodasi di 2022, Domestik jadi Primadona
Berwisata sambil menikmati keindahan alam. (Foto: Unsplash/Simon English)
SIAPA yang sudah merencanakan liburan di wisata alam tahun depan? Kondisi pandemi COVID-19 saat ini memungkinkan kamu untuk berwisata namun tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Akomodasi yang mengusun ide menarik dan memungkinkan orang-orang untuk berlibur di alam terbuka diprediksi menjadi tren pariwisata di 2022. Apa saja aktivitas dan akomodasi yang bakal digandrungi tahun depan?
Baca juga:
1. Wisata luar ruangan
Mengutip laman ANTARA, turis akan mencari lokasi dan pengalaman yang berbeda di luar ruangan. Selain bisa menghirup udara segar dan menikmati keindahan alam, wisata luar ruangan di alam terbuka juga dirasa lebih aman. Orang-orang pun cenderung mencari liburan yang berbeda dari biasanya. Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Henky Manurung mengatakan mereka menginginkan pengalaman yang otentik.
2. Akomodasi unik
Menurut Ketua Pelatihan Sumber Daya Manusia di Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Alexander Nayoan, akomodasi unik yang memberikan pengalaman seru di alam terbuka kini digandrungi, misalnya hotel tengah laut yang ramai tamu tahun ini. Penginapan yang jauh dari keramaian kian digandrungi demi mengurangi risiko penularan virus.
CEO Bobobox Indra Gunawan mengatakan pihaknya senantiasa beradaptasi sesuai perubahan kebiasaan konsumen dan berkolaborasi dengan pelaku bisnis lokal untuk menghadirkan akomodasi dengan pengalaman otentik.
Baca juga:
3. Perjalanan darat
Seiring berjalannya waktu, semakin banyak orang yang berlibur dengan cara berkendara via darat menuju lokasi wisata. Alexander mengatakan, faktor infrastruktur yang semakin bagus berperan dalam hal ini. Dari segi pemerataan pendapatan pelaku wisata, perjalanan via darat berdampak positif untuk lebih banyak orang karena turis menghabiskan lebih banyak waktu di jalan.
Sebelum tiba di tujuan, wisatawan bisa singgah di tempat makan atau beristirahat di penginapan sebelum melanjutkan perjalanan. Jika membawa kendaraan pribadi, jumlah bawaan yang bisa diangkut saat pulang juga lebih banyak sehingga ada ruang untuk membawa oleh-oleh dari tujaun wisata.
4. Wisata domestik makin dieksplorasi
Diprediksi jumlah wisatawan yang memilih untuk mengeksplorasi Nusantara akan bertambah. Pandemi membuat masyarakat punya kesempatan lebih untuk mengenal lebih dekat wisata-wisata di negeri sendiri yang potensial dan indah. Tak hanya itu, pilihan wisata di Indonesia sangat bervariasi karena negara ini luas dan kaya budaya serta alam. (and)
Baca juga:
Seperti Apa Tren Berwisata di 2022?
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku