MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berniat mengundang Presiden RI, Prabowo Subianto, saat eresmikan Jalan Rasuna Said bebas dari tiang monorel.
Ia berharap, Prabowo bisa hadir dalam acara yang rencananya digelar bulan depan itu.
"Tanggal 22 Juni nanti, saya akan mengundang Bapak Presiden untuk, mudah-mudahan beliau berkenan untuk meresmikan," kata Pramono di Jakarta, Minggu (3/5).
Mulanya, politikus PDI Perjuangan ini menyoroti masalah ego pemimpin di Indonesia, yang tidak melanjutkan program gubernur sebelumnya. "Salah satu kelemahan bangsa ini adalah ego pemimpinnya kebesaran. Begitu, jadi pemimpin enggak mau melanjutkan apa yang belum selesai dari pemimpin sebelumnya," urainya.
Baca juga:
Pembongkaran Tuntas, 109 Tiang Monorel Mangkrak di Jalan Rasuna Said Sudah Bersih
"Maka kalau saudara-saudara lihat sekarang ini apa yang saya lakukan dalam satu tahun pertama, saya selesaikan Pak Sutiyoso, monorel yang ada di Rasuna Said sekarang sudah terpotong rapi," lanjutnya.
Ia juga menyinggung persoalan Rumah Sakit Sumber Waras yang muncul pada era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purmana (Ahok). Ia mengatakan, bakal menjadikan RS Sumber Waras rumah sakit internasional.
"Alhamdulillah sekarang persoalan tanahnya sudah selesai. Kita akan bangun menjadi rumah sakit internasional sehingga dengan demikian apa yang dulu digagas oleh Pak Ahok itu bisa kita jalankan," katanya.
Baca juga:
Program Sekolah Swasta Gratis Diperluas, Pramono Yakin Bisa Pangkas Angka Rasio Gini
Ia juga mengaku, menyelesaikan urusan Jakarta Internasional Stadium (JIS) yang dibangun pada era kepemimpinan Anies Baswedan. Pramono menyebutkan, dirinya membangun jembatan Ancol-JIS dan stasiun KRL di JIS.
"Bagaimana dengan JIS? JIS ini kalau tidak ada transportasi yang baik, tidak kita hubungkan dengan Ancol, maka akan tetap menjadi persoalan. Maka, saya membangun jalur penghubung yang bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) sepanjang 350 meter," pungkasnya. (Asp)