Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pramono Klaim Banjir Jakarta Akibat Kiriman Air dari Bogor

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 07 Juli 2025
Pramono Klaim Banjir Jakarta Akibat Kiriman Air dari Bogor

etugas saat mengecek kondisi banjir di Jakarta, Senin (7/7/2025). (ANTARA/HO-BPBD DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 100 Rukun Tetangga (RT) dan 3 ruas jalan di Jakarta masih mengalami banjir hingga Senin (7/7) pukul 08.00 WIB. Hampir ribuan jiwa juga terpaksa harus mengungsi.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan, banjir kali ini disebabkan oleh tingginya curah hujan di wilayah hulu serta kiriman air dari Bogor yang menyebabkan luapan Kali Ciliwung dan beberapa sungai lainnya.

Ia pun menginstruksikan seluruh dinas terkait untuk bergerak cepat menangani banjir, termasuk Dinas Sumber Daya Air (SDA).

"Semua pompa air telah dioperasikan, pintu-pintu air disesuaikan, dan kami harapkan genangan segera surut," ujar Pramono, Senin (7/7).

Pramono juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, serta memanfaatkan layanan darurat Jakarta Siaga 112 yang beroperasi 24 jam dan bebas pulsa.

Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menuturkan pihaknya telah mengerahkan personel ke lapangan untuk memantau kondisi genangan, sekaligus berkoordinasi dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), serta jajaran lurah dan camat.

Baca juga:

Ratusan RT Masih Terendam, Pramono Kerahkan Pompa Air agar Banjir Cepat Surut

"Fokus utama kami adalah menyedot air yang menggenangi permukiman, memastikan tali-tali air dan saluran berfungsi, serta mendistribusikan bantuan dasar untuk warga terdampak," terang Yohan.

Di sisi lain, Dinas Sosial DKI Jakarta terus menyalurkan bantuan makanan dan sandang kepada warga terdampak. Kepala Suku Dinas Sosial di masing-masing wilayah telah berkoordinasi dengan para lurah dan camat untuk menjamin distribusi berjalan tepat sasaran.

Selain itu, Pemprov DKI juga bekerja sama dengan Kementerian Sosial RI untuk mendistribusikan bantuan tambahan, terutama ke wilayah yang terdampak cukup parah seperti Kecamatan Jatinegara, Kramat Jati, dan Cawang. Bantuan yang disalurkan antara lain makanan siap saji, air mineral, perlengkapan bayi, dan pakaian layak pakai.

Pemprov DKI Jakarta menargetkan seluruh genangan surut dalam waktu singkat, serta memastikan seluruh unsur pemerintah daerah dalam keadaan siaga penuh untuk menjamin keselamatan dan kebutuhan dasar warga.

Adapun data wilayah Jakarta yang terdampak banjir, sebagai berikut:

Jakarta Pusat terdapat 17 RT yang terdiri dari:

- Kel. Karet Tengsin

Jumlah: 17 RT

Ketinggian: 30 s.d 40 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Krukut

Jakarta Barat terdapat 14 RT yang terdiri dari:

- Kel. Kedaung Kali Angke

Jumlah: 3 RT

Ketinggian: 40 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Angke

- Kel. Rawa Buaya

Jumlah: 5 RT

Ketinggian: 70 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Angke

- Kel. Kedoya Selatan

Jumlah: 4 RT

Ketinggian: 30 s.d 60 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Pesanggrahan

- Kel. Kembangan Selatan

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 60 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Pesanggrahan

- Kel. Kembangan Utara

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 30 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Angke

Jakarta Selatan terdapat 27 RT yang terdiri dari:

- Kel. Tanjung Barat

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 40 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

- Kel. Pela Mampang

Jumlah: 13 RT

Ketinggian: 50 s.d 150 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Krukut

- Kel. Pengadegan

Jumlah: 2 RT

Ketinggian: 30 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

- Kel. Rawajati

Jumlah: 7 RT

Ketinggian: 80 s.d 100 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

- Kel. Jati padang

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 80 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan PHB Sarua

- Kel. Pejaten Timur

Jumlah: 4 RT

Ketinggian: 50 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

Jakarta Timur terdapat 42 RT yang terdiri dari:

- Kel. Bidara Cina

Jumlah: 14 RT

Ketinggian: 75 s.d 130 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

- Kel. Cipinang Muara

Jumlah: 2 RT

Ketinggian: 40 s.d 50 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Sunter

- Kel. Kampung Melayu

Jumlah: 4 RT

Ketinggian: 80 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

- Kel. Cawang

Jumlah: 7 RT

Ketinggian: 80 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

- Kel. Cipinang Melayu

Jumlah: 15 RT

Ketinggian: 150 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Sunter

Jalan Tergenang terdapat 3 Ruas Jalan yang terdiri dari:

1. Jl. Adi Karya, Kel. Kedoya Selatan, Jakarta Barat

Ketinggian: 60 cm

2. GG. H Musanif, Kel. Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat

Ketinggian: 40 cm

3. Jl. Cipinang Indah ( SMK Penabur ) , Kel. Pondok Bambu, Jakarta Timur

Ketinggian: 60 cm

Pengungsi

1. Aula Kantor Kelurahan Bidara Cina

- Jumlah Pengungsi: 33 KK 137 Jiwa

2. Masjid Jami Ittihadul Ikhwan Kampung Melayu

-Jumlah Pengungsi: 24 KK, 74 Jiwa

3. SDN 01/02 Kampung Melayu

-Jumlah Pengungsi: 37 KK, 119 Jiwa

4. Masjid Al-Hawi Cililitan

- Jumlah Pengungsi: 3 KK, 11 Jiwa

5. Mushala Al-Ishlah Kampus Binawan Cawang

-Jumlah Pengungsi: 11 KK, 30 jiwa

6. Masjid Al Ridwan Jatipadang

7. Mushollah Sibili Jatipadang

- Jumlah Pengungsi: 23 KK, 75 jiwa

8. Masjid Jami Al Khaer, Kedaung Kali Angke

- Jumlah Pengungsi: 10 KK, 20 jiwa

9. Musholla Kelurahan Kedoya Selatan

- Jumlah Pengungsi: 12 KK, 37 jiwa

10. RPTRA Segas Karet Tengsin

11. Masjid Nurul Huda Karet Tengsin

12. Masjid Al Muhajirin Karet Tengsin

- Jumlah Pengungsi: 44 KK, 156 jiwa

13. Masjid Al Muqorobbin Cipinang Melayu

14. Masjid Universitas Borobudur

15. Masjid Al Hidayah Cipinang Melayu

16. Posko Pengungsi Tenda BPBD

17. RW. 10

- Jumlah Pengungsi: 95 KK, 337 jiwa. (Asp)

#Gubernur DKI Jakarta #Pramono Anung #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
JPO Tendean Dibongkar, Pramono Usulkan Zebra Cross Sementara untuk Pejalan Kaki
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyiapkan zebra cross sementara di JPO Tendean.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
JPO Tendean Dibongkar, Pramono Usulkan Zebra Cross Sementara untuk Pejalan Kaki
Indonesia
Harga Sayuran Naik akibat Pasokan Berkurang, Pemprov DKI Siapkan Langkah Penanganan
Pemprov DKI Jakarta mengendalikan kenaikan harga sejumlah komoditas sayuran akibat berkurangnya pasokan. TPID diminta mengecek penyebab dan menyiapkan solusi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Harga Sayuran Naik akibat Pasokan Berkurang, Pemprov DKI Siapkan Langkah Penanganan
Indonesia
Gubernur Pramono Persilakan ASN Nonton Final Piala Dunia 2026, Cuma Sekali dalam 4 Tahun
Antusiasme masyarakat terhadap laga puncak turnamen sepak bola dunia empat tahunan itu memang sangat besar.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Gubernur Pramono Persilakan ASN Nonton Final Piala Dunia 2026, Cuma Sekali dalam 4 Tahun
Indonesia
Gubernur Pramono Jagokan Argentina di Laga Final Piala Dunia 2026
Penampilan Argentina, khususnya saat menyingkirkan Inggris di babak sebelumnya, membuatnya semakin yakin terhadap tim berjuluk 'Albiceleste' tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Gubernur Pramono Jagokan Argentina di Laga Final Piala Dunia 2026
Indonesia
Pramono Murka 2 JPO Jakarta Ditabrak Truk, Instruksikan Cabut Lisensi Sopir Kedapatan Main HP
Gubernur DKI Pramono Anung instruksikan Dishub cabut lisensi sopir truk yang main HP hingga menabrak JPO di Jakarta. Perusahaan angkutan juga terancam teguran.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Pramono Murka 2 JPO Jakarta Ditabrak Truk, Instruksikan Cabut Lisensi Sopir Kedapatan Main HP
Indonesia
Legislator Minta Gubernur Pramono Tegas Cabut Bansos Keluarga Pelaku Tawuran, Ring Tinju saja tak Cukup
Pemerintah Provinsi DKI harus mengambil langkah yang lebih tegas lagi, seperti mencabut bantuan sosial (bansos) terhadap keluarga yang anggotanya terlibat tawuran.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Legislator Minta Gubernur Pramono Tegas Cabut Bansos Keluarga Pelaku Tawuran, Ring Tinju saja tak Cukup
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Indonesia
Perbaikan JPO Kapten Tendean, Pemprov DKI Rapat Pekan Depan
Perbaikan tak mungkin memakai biaya APBD 2026 yang sidah berjalan.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Perbaikan JPO Kapten Tendean, Pemprov DKI Rapat Pekan Depan
Indonesia
Pramono Cari Dana CSR Buat Perbaiki JPO Tendean Jakarta Ditabrak Truk
Opsi yang dipertimbangkan ialah menggunakan dana corporate social responsibility (CSR), koefisien lantai bangunan (KLB), hingga APBD Perubahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Pramono Cari Dana CSR Buat Perbaiki JPO Tendean Jakarta Ditabrak Truk
Indonesia
LRT Jakarta Bakal Tembus Dukuh Atas, Pramono Gelontorkan Rp 2,1 Triliun untuk Ubah Wajah Ibu Kota
Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan Rp2,1 triliun untuk melanjutkan pembangunan LRT Jakarta dari Manggarai ke Dukuh Atas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
LRT Jakarta Bakal Tembus Dukuh Atas, Pramono Gelontorkan Rp 2,1 Triliun untuk Ubah Wajah Ibu Kota
Bagikan