Pramono Buka Peluang LRT Jakarta Diperpanjang hingga PIK 2 dan Bandara Soetta

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
Pramono Buka Peluang LRT Jakarta Diperpanjang hingga PIK 2 dan Bandara Soetta

LRT Jabodebek hanya.(Foto: MerahPutih/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta terus menyempurnakan konektivitas transportasi di ibu kota guna memudahkan masyarakat dalam beraktivitas.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membuka peluang melanjutkan pembangunan jalur kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) hingga kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) dan terkoneksi dengan bandara.

Menurut dia, apabila jalur tersebut diteruskan menuju Jakarta Utara, Tanjung Priok, JIS, Ancol, hingga PIK 2 dan bandara, maka sistem transportasi Jakarta akan membentuk konektivitas menyeluruh.

Pramono menyebutkan, trase LRT hingga Ancol sebenarnya telah mendapatkan izin dari pemerintah pusat, sementara segmen yang belum tersedia hanya jalur dari Ancol menuju PIK 2.

Baca juga:

LRT Jakarta Fase 1B Ngebut Tanpa Maut, Pramono Anung Pastikan Bukan Sekadar Kejar Tayang

"Saya segera akan memutuskan memang apakah menyelesaikan dari Manggarai ke Dukuh Atas atau melanjutkan trase yang sudah keluar izinnya dari pemerintah pusat. Yang belum ada adalah hanya segmen dari Ancol ke PIK2," ucap Pramono kepada wartawan yang dikutip Senin (18/5).

Menurutnya, konektivitas transportasi di Jakarta akan semakin baik apabila jalur tersebut dapat terhubung dengan kawasan utara Jakarta hingga bandara. Terlebih, saat ini Stasiun KRL di JIS disebut sudah beroperasi dan akan segera diresmikan.

"Kalau dari Ancol ke PIK2 ada LRT dan sekarang ini di JIS sekarang sudah ada KRL, bahkan KRL sudah berhenti di JIS. Minggu-minggu depan akan saya resmikan, maka konektivitas di Jakarta menjadi semakin baik," katanya.

Pramono juga menjelaskan jalur LRT yang saat ini sedang berjalan menghubungkan Velodrome hingga Manggarai dengan panjang 12,2 kilometer dan 11 titik pemberhentian.

Baca juga:

MRT Jakarta Fase 2A Capai 59 Persen, Pramono Sebut Stasiun Harmoni Beroperasi Akhir 2027

Proyek tersebut memiliki nilai investasi sebesar Rp 11,5 triliun dan ditargetkan diresmikan pada Agustus 2026 mendatang.

"Kalau itu sudah bisa disambungkan, maka loop Jakarta ini transportasinya sudah tersambung dengan keseluruhan. Sampai hari ini baru 93 persen dan tentunya sebagai gubernur saya berharap bahwa bisa memulai untuk menyelesaikan loop yang belum terselesaikan yang melalui Ancol, kemudian PIK2, dan ke bandara," ujarnya. (Asp)

#LRT Jabodebek #Pramono Anung #Pemprov DKI Jakarta #Transportasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Perintahkan Pedagang Induk Kramat Jati Pindah Jualan di Dalam Pasar
Sebanyak 110 personel gabungan dikerahkan untuk menertibkan para pedagang kaki lima yang beraktivitas di trotoar dan badan Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Gubernur Pramono Perintahkan Pedagang Induk Kramat Jati Pindah Jualan di Dalam Pasar
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Pemprov DKI Jakarta menyalurkan bantuan Rp 5,8 miliar untuk korban gempa NTT. Distribusi bantuan segera dilakukan.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Indonesia
Rute Transjakarta Koridor 13 Dialihkan, Penumpang ke Ciledug Turun di Halte JORR
Rute Transjakarta koridor 13 kini dialihkan sementara. Penumpang yang ingin menuju Ciledug turun di Halte JORR.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Rute Transjakarta Koridor 13 Dialihkan, Penumpang ke Ciledug Turun di Halte JORR
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Indonesia
Komisi B DPRD DKI Minta Kajian Matang Rencana Transjakarta, jangan Muncul Persepsi Tarif Rp 3.500
Tarif transportasi laut memiliki struktur biaya yang berbeda.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Komisi B DPRD DKI Minta Kajian Matang Rencana Transjakarta, jangan Muncul Persepsi Tarif Rp 3.500
Indonesia
Jakarta Bersiap Jadi Ruang Biodiversitas Nusantara, FLONA 2026 Targetkan 70.000 Pengunjung
FLONA 2026 digelar di Taman Lapangan Banteng, Jakarta, pada 28 Agustus–27 September. Mengusung tema Akar Nusantara Bertumbuh di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Jakarta Bersiap Jadi Ruang Biodiversitas Nusantara, FLONA 2026 Targetkan 70.000 Pengunjung
Indonesia
Sempat Optimistis Groundbreaking September 2025, Kini Pramono Belum Bisa Pastikan Nasib Giant Sea Wall Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung belum memastikan groundbreaking Giant Sea Wall pada September 2026. Pemprov DKI masih menunggu arahan pemerintah pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Sempat Optimistis Groundbreaking September 2025, Kini Pramono Belum Bisa Pastikan Nasib Giant Sea Wall Jakarta
Berita Foto
Menilik Proyek Perluasan MRT Bundaran HI untuk Perkuat Konektivitas Transportasi Publik
Alat berat beroperasi saat pengerjaan proyek pembangunan ruang multifungsi di Stasiun MRT Bundaran HI Bank Jakarta, Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 19 Agustus 2026
Menilik Proyek Perluasan MRT Bundaran HI untuk Perkuat Konektivitas Transportasi Publik
Indonesia
Pameran SBY Art Community 2026 Dibuka di TIM, Pramono Soroti Kolaborasi Indonesia-Jerman
Pramono Anung membuka Pameran SBY Art Community 2026 di TIM. Pameran Art for Peace and a Better Future mempertemukan seniman Indonesia dan Jerman.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Pameran SBY Art Community 2026 Dibuka di TIM, Pramono Soroti Kolaborasi Indonesia-Jerman
Indonesia
Hujan Buatan Guyur Jakarta, Pramono: Awan Sekecil Apa Pun Akan Kita Buat untuk Hujan
Pramono Anung menyebut hujan yang mengguyur Jakarta pada Rabu (19/8) merupakan hasil operasi modifikasi cuaca BPBD DKI. Memanfaatkan awan Cumulus Congestus.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Hujan Buatan Guyur Jakarta, Pramono: Awan Sekecil Apa Pun Akan Kita Buat untuk Hujan
Bagikan