Pramono Anung Ikuti Semua Prosesi Pelantikan Kepala Daerah, Tak Mau Dibedakan dengan Yang Lain
Pasangan Pramono Anung-Rano Karno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih periode 2025-2030. (Foto: MP/Didik Setiawan)
MerahPutih.com - Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta terpilih periode 2025-2029, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin dibedakan dengan kepala daerah lainnya.
Menjelang pelantikannya di Istana Kepresidenan, Pramono menyatakan, "Saya mencoba untuk tidak mau dibedakan," kepada wartawan di kediamannya di Jakarta Selatan, Kamis (20/2), seperti dikutip Antara.
Pramono berbagi cerita tentang pengalaman uniknya saat menjalani gladi resik pada Rabu (19/2) lalu. Setelah tiga bulan tidak mengunjungi Istana, ia mengaku tidak pernah terbayangkan bisa berbaris bersama tokoh-tokoh seperti Rano Karno dan kepala daerah lainnya.
"Saya mengikuti proses yang ada termasuk dalam baris-berbaris yang mungkin tidak pernah terbayangkan oleh saya," ujarnya.
Latihan tersebut menjadi semakin berkesan karena diguyur hujan, menciptakan momen kebersamaan yang tak terlupakan.
Baca juga:
Antusias Warga Menyambut Iring-Iringan Kepala Daerah Dilantik di Istana oleh Prabowo
Sebanyak 961 kepala daerah, termasuk 33 gubernur dan wakilnya, serta ratusan bupati dan wali kota, akan dilantik dalam satu rangkaian prosesi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis pagi ini.
Upacara pelantikan ini akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, yang akan mengambil sumpah jabatan para kepala daerah terpilih.
Pelantikan serentak ini menjadi momen bersejarah, menandai komitmen kuat pemerintah dalam menciptakan pemerintahan daerah yang lebih efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Setelah pelantikan, para kepala daerah akan mengikuti retret atau pembekalan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, dari 21 hingga 28 Februari 2025. (*)
Baca juga:
Rombongan dan Keluarga Antar Kepala Daerah Terpilih Dilantik di Istana Negara
Bagikan
Hendaru Tri Hanggoro
Berita Terkait
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Transjabodetabek Bakal Tembus Bandara Soetta, Pramono: Saya Yakin akan Ramai
Pemprov DKI Mulai Bangun Giant Sea Wall September 2026
Ada Stasiun MRT, Kawasan Harmoni Diproyeksikan Jadi Pusat Transit Oriented Development
Pramono Anung Targetkan Stasiun Harmoni Sebagai Pusat Nongkrong Baru Warga Jakarta Tahun 2029
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Gelar Lomba Lampu dan Lampion Imlek di Pusat Perbelanjaan
Gubernur Pramono Pastikan Modifikasi Cuaca di Jakarta Bisa Tetap Berjalan, Gunakan Dana BTT
Transjabodetabek Bakal Layani Blok M ke Bandara Soekarno Hatta dan Cawang ke Jababeka