Pramono Anung Groundbreaking Revitalisasi Taman Semanggi, Tanpa Bebani APBD

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 20 Februari 2026
Pramono Anung Groundbreaking Revitalisasi Taman Semanggi, Tanpa Bebani APBD

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama pihaknya terkait melakukan groundbreaking revitalisasi Taman Semanggi. (foto: dok Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) revitalisasi Taman Semanggi, Jakarta Pusat, pada Jumat (20/2). Kegiatan ini menandai dimulainya penataan ruang terbuka hijau (RTH) di salah satu simpul strategis Ibu Kota.

Revitalisasi ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama PT Media Indra Buana melalui skema pembiayaan kreatif berbasis hak penamaan (naming rights).

Taman Semanggi memiliki luas sekitar 6 hektare yang tersebar di empat sisi kawasan Simpang Susun Semanggi. Kawasan ini merupakan bagian dari gagasan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, pada 1962.

Bentuk simpang susun yang menyerupai empat helai daun semanggi merepresentasikan fungsi, konektivitas, dan transformasi, sekaligus nilai estetika yang tetap relevan hingga kini.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin kawasan ini benar-benar menjadi tempat yang ikonik dan dapat dimanfaatkan oleh semua orang dengan baik. Taman Semanggi akan menjadi simbol regenerasi dari gagasan Bung Karno yang tetap kontekstual dengan kebutuhan Jakarta hari ini,” ujar Pramono.

Baca juga:

Ramai Keluhan di Media Sosial, Pramono Siap Tertibkan Lapangan Padel tak Berizin

Tarif Parkir Rp 100 Ribu Viral, Pramono Pastikan Jukir Liar Tanah Abang Bakal Ditindak

Pramono menjelaskan, revitalisasi Taman Semanggi mengusung tiga pendekatan utama.

Pertama, regeneration, yakni pemulihan ekologi kawasan melalui penataan lanskap dan penanaman vegetasi.

Kedua, reconnection, yaitu penguatan keterhubungan antarruang agar taman seluas kurang lebih 6,5 hektare ini dapat diakses dengan lebih mudah, aman, dan nyaman oleh masyarakat.

Nantinya, taman akan dilengkapi berbagai fasilitas publik seperti jalur pedestrian, area olahraga, plaza kegiatan, ruang komunal, elemen air, hingga kolam resapan dan tampungan air untuk meningkatkan kualitas lingkungan serta pengelolaan limpasan air hujan.

“Yang paling penting, seluruh penataan ini dilakukan tanpa mengganggu lalu lintas yang ada. Kawasan Semanggi merupakan koridor transportasi utama sekaligus wajah Jakarta,” jelasnya.

Baca juga:

Gubernur Pramono Sebut Progres Taman Bendera Pusaka Telah Capai 92 Persen, Siap Jadi Ruang Terbuka Hijau dan Pengendali Banjir

Pembangunan kawasan ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp134 miliar. Seluruh pendanaan tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan melalui skema naming rights yang memungkinkan pembangunan berjalan tanpa membebani kas daerah.

Selama ini, kawasan Taman Semanggi dinilai cenderung berfungsi pasif dan terfragmentasi oleh arus lalu lintas. Melalui revitalisasi, kawasan tersebut akan ditata menjadi ruang publik yang aktif, terintegrasi, dan inklusif dengan menghubungkan fungsi ekologi, mobilitas pejalan kaki dan pesepeda, serta aktivitas sosial masyarakat. (Asp)

#Taman Semanggi #Pemprov DKI Jakarta #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Pramono memiliki keinginan agar para peserta LPDP ala Jakarta tak hanya belajar mata kuliah yang umum tetapi juga belajar keterampilan yang dibutuhkan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Tarif Transjakarta bakal naik mulai 1 Januari 2027. Lalu, ada enam golongan masyarakat yang bisa naik gratis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Indonesia
Pramono Belum Berani Hapus Ganjil-Genap DKI, Tunggu MRT Kota Tua Selesai
Gubernur DKI Pramono Anung tunda keputusan ganjil-genap hingga proyek MRT Kota Tua tuntas. Simak kajian Pemprov DKI terkait aturan lalu lintas Jakarta!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Pramono Belum Berani Hapus Ganjil-Genap DKI, Tunggu MRT Kota Tua Selesai
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Mulai 12 Oktober 2026, pembayaran MRT Jakarta terintegrasi JakLingko. Simak daftar kartu yang bisa digunakan, cara tapping, dan tarif integrasi Rp10.000.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Bagikan