Pramono Anung Diprediksi Bakal Jadi Jembatan Rekonsiliasi Jokowi-Megawati
Pramono Anung, kader PDIP yang diusung maju dalam Pilkada DKI 2024. (MP/Ponco Sulaksono)
MerahPutih.com - Majunya Pramono Anung sebagai Calon Gubernur Jakarta dianggap memiliki penting sebagai jembatan rekonsiliasi hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri.
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie meyakini Pramono dapat mendinginkan suasana Jokowi dan Megawati yang belakangan tengah renggang. Pasalnya, Pramono merupakan salah satu orang terdekat Jokowi yang selama hampir satu dekade menjabat Sekretaris Kabinet.
Di sisi lain, Pramono juga kader senior PDIP, orang dekat Megawati dan mantan Sekjen PDIP. “Ini untuk menenangkan suasana, agar kondusif dipasanglah Pramono,” ujar Jerry kepada wartawan di Jakarta, Kamis (29/8).
Baca juga:
Jerry mengingatkan, Pramono dikenal sebagai figur yang tidak pernah berkonflik dengan Jokowi. Karena itu, majunya Pramono di Pilkada diyakini bisa mengoreksi sikap keras PDIP sebelum-sebelumnya kepada Jokowi. “Apalagi Pramono sudah minta izin sama Jokowi (maju Pilkada Jakarta) dan Jokowi mempersilakan,” jelasnya.
Menurut dia, Pramono memiliki rekam jejak yang bersih dalam dunia politik. Salah satunya dengan gaya bicaranya yang santun dan tak pernah membuat kontroversi di panggung politik tanah air.
“Ini PDIP memainkan politik yang lebih santun, karena Pramono adalah figur yang berbicara itu enggak blak-blakan,” tambah Jerry.
Baca juga:
Sebelumnya, Pramono Anung-Rano Karno mendaftar menjadi cagub dan cawagub Jakarta pada Rabu (27/8). Sebelum ke KPU DKI, Pramono menceritakan proses dirinya dipilih jadi cagub.
Salah satunya, Pramono mengaku telah meminta izin ke Jokowi baik melalui telepon dan bertemu langsung. Dia mengungkap respons Jokowi yang tertawa terbahak-bahak dan memberikan dorongan untuk menerima perintah Megawati untuk maju dalam Pilkada Jakarta. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Penataan Rasuna Said Rp 102 Miliar, Pramono: Bongkar Monorel Tak Sampai Rp 1 M
Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said
Pramono Anung Minta Maaf Usai Penyandang Disabilitas Terperosok Got di Halte CSW, Manajemen Transjakarta Kena Semprot
Bukan Rp 100 Miliar, Gubernur Pramono Tegaskan Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said hanya Rp 254 Juta
Legenda Barcelona dan Real Madrid Bakal Jadi Saksi Sejarah 5 Abad Jakarta, Pemprov DKI Siapkan Dukungan Penuh
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan