Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pramono Anung Ajukan Pengunduran Diri dari Kursi Sekretaris Kabinet

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 06 September 2024
Pramono Anung Ajukan Pengunduran Diri dari Kursi Sekretaris Kabinet

Setkab Pramono Anung. (Dok. Setkab)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bakal calon Gubernur Jakarta Pramono Anung sudah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pramono berharap surat pengunduran diri itu sudah diteken pada 22 September mendatang.

Tanggal tersebut adalah waktu penetapan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta.

"Dengan demikian saya sudah minta izin kepada Bapak Presiden kepada Mensesneg tanggal 22 September adalah waktunya," tutur Sekretaris Kabinet itu kepada wartawan di Jakarta, Jumat (6/9).

Pramono mengungkapkan dirinya belum dapat mundur dalam waktu dekat ini lantaran masih harus menyelesaikan sejumlah tugas. Salah satunya sidang kabinet yang akan dilaksanakan 11 September 2024 di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca juga:

Cak Lontong Jadi Ketum Tim Pemenangan Pramono-Rano di Pilkada Jakarta

"Jadi saya masih bekerja dan secara resmi karena kalau sudah ditetapkan saya sudah tidak punya waktu lagi," kata Pramono.

Dia juga mengingatkan akan banyaknya tugas Presiden Jokowi yang memerlukan bantuannya.

"Sebagai kepala pemerintahan tugasnya sangat banyak sekali dan saya masih bekerja bahkan sebelum saya ke sini saya masih bekerja seperti biasa," lanjutnya.

Lebih lanjut, Pramono mengatakan dirinya sudah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Jokowi

“Saya sudah menyampaikan terima kasih selama dua periode diberikan kepercayaan oleh beliau," imbuhnya.

Sebagai informasi, Pramono Anung dan Rano Karno maju sebagai bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur di Pilkada Jakarta 2024. Keduanya mendaftarkan pencalonan ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta.

Adapun berdasarkan ketentuan UU Pilkada, memang tidak ada kewajiban bagi seorang menteri, pejabat setingkat menteri, atau kepala lembaga yang hendak maju sebagai calon kepala daerah/wakil kepala daerah untuk mundur dari jabatannya. (Knu)

#Pramono Anung #Presiden Jokowi #Pilkada Jakarta #Pilkada 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Tak pernah mempersoalkan latar belakang partai politik anggota DPRD DKI Jakarta yang ikut serta turun ke warga saat menjalankan tugas.
Dwi Astarini - 1 jam, 59 menit lalu
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Indonesia
Pramono Minta Kemenkeu Segera Rampungkan Kajian Obligasi DKI Rp 3,5 Triliun
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Kemenkeu untuk segera merampungkan kajian obligasi DKI.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Pramono Minta Kemenkeu Segera Rampungkan Kajian Obligasi DKI Rp 3,5 Triliun
Indonesia
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Saat ini wilayah Jakarta sudah tidak hujan selama hampir tiga pekan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Indonesia
Tak Lagi Berhenti di Velodrome, LRT Jakarta Segera Tembus Manggarai dalam 28 Menit
LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai mulai beroperasi pada Agustus 2026. Jalur sepanjang 12,2 kilometer ini akan melayani 11 stasiun dengan waktu tempuh sekitar 28 menit.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
Tak Lagi Berhenti di Velodrome, LRT Jakarta Segera Tembus Manggarai dalam 28 Menit
Indonesia
Kabar Gembira! Kini Bayar Tiket MRT Bisa Pakai Kartu Kredit Nirsentuh
Pemprov DKI menargetkan sistem pembayaran nirsentuh dapat dikembangkan dan diintegrasikan pada moda transportasi publik lainnya di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Kabar Gembira! Kini Bayar Tiket MRT Bisa Pakai Kartu Kredit Nirsentuh
Indonesia
Gubernur Pramono Desak Kemenkeu Segera Keluarkan Kajian Obligasi Daerah Rp 3,5 Triliun
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki alasan tersendiri terkait penetapan tenor minimal tujuh tahun untuk obligasi daerah senilai Rp 3,5 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Gubernur Pramono Desak Kemenkeu Segera Keluarkan Kajian Obligasi Daerah Rp 3,5 Triliun
Indonesia
Pramono Prihatin soal Bentrokan Matraman, Ingatkan Warga Jangan Ikut Terprovokasi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, prihatin dengan bentrokan Matraman. Ia mengingatkan warga jangan terprovokasi.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
Pramono Prihatin soal Bentrokan Matraman, Ingatkan Warga Jangan Ikut Terprovokasi
Indonesia
Dikritik Mendagri Soal Rencana Surat Utang, Gubernur Pramono: Sudah Bulat
enerbitan obligasi merupakan salah satu skema pembiayaan kreatif (creative financing) yang disiapkan Pemprov DKI agar pembangunan tetap berjalan meski ada potongan Dana Bagi Hasil
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Dikritik Mendagri Soal Rencana Surat Utang, Gubernur Pramono: Sudah Bulat
Indonesia
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bentrokan di Matraman tidak boleh dikaitkan dengan isu suku atau etnis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Indonesia
Gubernur Pramono Bertemu Seskab Teddy, Bahas Penguatan Pengembangan MRT hingga LRT
Momen tersebut menjadi istimewa mengingat Pramono Anung pernah mengemban amanah sebagai Sekretaris Kabinet Republik Indonesia pada periode 2015-2024.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Gubernur Pramono Bertemu Seskab Teddy, Bahas Penguatan Pengembangan MRT hingga LRT
Bagikan