MerahPutih.com - Berawan dan hujan lebat diperkirakan akan mendominasi kondisi cuaca saat Hari Raya Idulfitri. Hal ini sesuai perkiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
“Kalau hujan lebat, tadi sudah saya sebutkan di beberapa provinsi yang dapat kita perhatikan, tapi pada saat Lebaran diperkirakan didominasi kondisi berawan hingga berpotensi hujan lebat,” kata Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani.
Ini disampaikan Teuku Faisal Fathani saat rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/3).
Ia juga menjelaskan bahwa terdapat dinamika atmosfer yang mempengaruhi kondisi cuaca menjelang Hari Raya Idul Fitri dan periode libur Lebaran, yakni monsun Asia yang membawa lebih banyak uap air, Madden Julian Oscillation (MJO) atau fenomena pergerakan aktivitas awan dan hujan di wilayah tropis ke timur, gelombang atmosfer, serta potensi tumbuhnya bibit siklon tropis di wilayah selatan Indonesia.
“Dengan demikian, di pekan kedua Maret ini ada potensi kenaikan curah hujan, tapi selanjutnya akan menurun,” ujar Faisal.
Baca juga:
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia
Ia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi curah hujan sangat tinggi di sejumlah wilayah selama Maret, khususnya di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.
“Kita perlu mewaspadai tiga provinsi yang berpotensi mengalami curah hujan sangat tinggi, yaitu di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan,” kata dia.
Sejalan dengan beragam kondisi cuaca itu, Faisal mengatakan pihaknya akan terus memperbarui informasi cuaca guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat selama periode libur dan perayaan Idul Fitri.
"BMKG terus memperbarui informasi cuaca transportasi darat, laut, dan udara melalui System of Interactive Aviation Meteorology (INASIAM) untuk penerbangan, Indonesia Weather Information for Shipping (INA-WIS) untuk pelayaran, serta Digital Weather for Traffic (DWT) untuk transportasi darat," ucapnya.